Keuntungan Sistem Full Day School Bagi Siswa

Keuntungan, full, day, school, bagi, siswa, orang, tua, guru, sistem, pendidikan, model, pembelajaran, kesimpulan, dampak, positif, negatif, pro, kontra, tujuan, manfaat, fungsi, Siswa sampai di rumah setelah pulang sekolah

Saat ini telah banyak yang menerapkan . Meskipun masih banyak pro dan kontra terhadap model pembelajaran ini, namun sekolah di beberapa wilayah telah mulai menerapkan peraturan , atau sekolah sehari penuh dari pagi sampai sore. Di Jakarta, misalnya, telah diberlakukan sejak tahun lalu di beberapa sekolah dasar dan menengah.

Kebijakan lima hari per delapan jam di sekolah tidak sejalan dengan kondisi masyarakat yang sangat plural dan multikultural. Situasi peserta didik tidak seragam, demikian juga situasi orang tua mereka. Sebelum ada Permendikbud, kondisi sudah ideal. Ada sekolah yang membuka model full day school untuk memberikan layanan dan orang tua yang memang cocok dengan model tersebut. Ada yang half day, bagi yang sosok sesuai kebutuhan subjektifnya.

Namun di sisi lain, kebijakan sekolah penuh hari juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Tak sedikit orang tua yang tidak keberatan anak-anak mereka pulang sore. Para orangtua ini sepakat dengan tujuan awal kebijakan sekolah penuh hari, yaitu untuk menerapkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) demi terciptanya generasi mendatang yang berkualitas di segala bidang.

Berdasarkan sebuah studi dilakukan tahun 2015 oleh Inter-American Development Bank untuk mengetahui apa dampak positif full day school di negara-negara Amerika Selatan.
Fokus penelitian adalah full day school di Kolombia yang, sama juga seperti Indonesia, masih menjadi perdebatan. Secara singkat, studi itu menyimpulkan kelebihan atau manfaat full day school. Berikut keuntungan full day school bagi dirangkum dari laman The Asia Parent:

Pemahaman materi lebih dalam

Pemahaman siswa tentang materi pelajaran akan lebih mendalam, sehingga mengurangi risiko siswa tidak naik kelas atau tertinggal dalam memahami materi.

Keuntungan, full, day, school, bagi, siswa, orang, tua, guru, sistem, pendidikan, model, pembelajaran, kesimpulan, dampak, positif, negatif, pro, kontra, tujuan, manfaat, fungsi,

Ilustrasi: pemahaman siswa lebih dalam

Kemampuan siswa lebih stabil

Kemampuan siswa untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa menjadi lebih baik dan stabil.

Asah bakat

Siswa memiliki banyak waktu untuk menggali bakat dan kemampuannya melalui pelajaran praktek.

Pernikahan dini berkurang

Mengurangi jumlah pernikahan dini dan jumlah siswa putus sekolah.

Orang tua tenang

Mengurangi kecemasan orang tua yang (karena berbagai hal) tidak bisa mengawasi aktivitas anak-anak saat mereka pulang sekolah.

Hubungan sosial antar siswa lebih baik

Anak/siswa bisa lebih dekat dan akrab dengan teman-teman sekolahnya, baik yang satu kelas atau tidak.

Salurkan bakat lewat ekskul

Jam pelajaran terakhir dimanfaatkan untuk aktivitas ekstrakurikuler, yang (di beberapa sekolah) cenderung dipandang sebelah mata, berpeluang akan lebih aktif dan berfungsi maksimal sebagai ajang penyaluran bakat dan ekspresi siswa.

Hubungan guru dan siswa lebih baik

Jalinan emosional antara guru dan siswa akan lebih dekat dan personal, karena mereka akan lebih sering menghabiskan waktu bersama-sama.

Materi lebih tuntas

Menjelang akhir semester para guru tidak perlu terburu-buru menyampaikan materi sesuai tuntutan silabus, karena waktu belajar di sekolah yang lebih lama memungkinkan materi bisa diajarkan dengan lebih tuntas. Siswa dapat mengerjakan PR di sekolah dan tersedia waktu untuk berkonsultasi pada guru tentang materi yang tidak atau belum dipahami.

Keuntungan, full, day, school, bagi, siswa, orang, tua, guru, sistem, pendidikan, model, pembelajaran, kesimpulan, dampak, positif, negatif, pro, kontra, tujuan, manfaat, fungsi,

Kegiatan belajar di sekolah

Namun, dibalik semua keuntungan dan sisi positif dari sistem pendidikan full day school, nyatanya masih ada dampak negatif dari model pembelajaran yang satu ini, termasuk:

  • Sekolah akan mengeluarkan lebih banyak biaya. Ada biaya kompensasi untuk tenaga pengajar karena penambahan jam belajar mengajar, biaya pengadaan perlengkapan tambahan untuk praktek siswa, juga bertambahnya biaya untuk membayar tagihan listrik.
  • Orang tua akan mengeluarkan biaya lebih besar untuk pendidikan anak. Misalnya untuk biaya kompensasi guru dan uang saku anak.
  • Anak bisa merasa lelah, sehingga sulit konsentrasi atau bahkan tertidur saat jam belajar mengajar. Akibatnya mereka tidak bisa memahami materi pelajaran.
  • Jam belajar lebih lama tidak selalu membuahkan pencapaian akademik lebih baik. Kemampuan individu siswa tetap berperan menentukan nilai mereka di akhir semester.
  • Guru juga akan lelah karena mereka harus tinggal lebih lama di sekolah untuk mengajar. Mereka tiba di sekolah lebih awal untuk menyiapkan materi, mencatat nilai, dan menghadiri rapat guru sepulang sekolah.
  • Tidak semua sekolah di semua daerah di Tanah Air layak memberlakukan sekolah penuh hari. Penyebab utamanya adalah tidak seragamnya kualitas bangunan fisik sekolah dan fasilitas pendukungnya.
  • Besar kemungkinan anak tidak punya waktu untuk mengenal lingkungan sekitarnya dan tidak punya waktu untuk berinteraksi dengan golongan selain keluarga dan teman-teman sekolah.
  • Anak-anak tidak punya waktu untuk mengikuti kegiatan di luar sekolah, misalnya: Karang Taruna, klub olahraga (renang, bulu tangkis, dan lain-lain), sanggar seni untuk anak, dan mengaji.
  • Para orang tua (terutama para ibu) harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan makanan untuk bekal makan siang anak, karena sekolah tidak menanggung makan siang siswa.
  • Berkurangnya komunikasi antara anak dan orang tua. Di sore hari anak sudah lelah dan mereka cenderung ingin tidur. Libur dua hari di akhir pekan cenderung digunakan anak untuk diri mereka sendiri, sehingga tidak ada waktu untuk berbicara dengan orang tua.

Berdasarkan penjelasan dan pendapat tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa dampak positif full day school yakni para peserta didik diberikan pendidikan secara umum sebagaimana sekolah dasar konvensional lainnya untuk mengantisipasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Peserta didik mendapatkan pendidikan utuh meliputi tiga ranah yakni kognitif, afektif, psikomotorik. Peserta didik mendapat pelajaran dan bimbingan ibadah praktis (doa makan, doa-doa harian, dan lain-lain).

Keunggulan full day school lainnya adalah anak dapat meningkatkan prestasi belajarnya dengan perpustakaan yang representatif. Serta potensi anak tersalurkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan sekolah. Namun demikian, sistem pembelajaran model full day school ini tidak terlepas dari kelemahan atau dampak negatif yang didapati. Tapi yang terpenting adalah dari beberapa kekurangan dan kelemahan itu bisa dijadikan bahan refleksi dan evaluasi untuk terus memperbaiki dan mengembangkan sistem full day school untuk mendapatkan keunggulan full day school.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: