Keterampilan yang Dibutuhkan Anak Supaya Sukses

Ilustrasi: ibu dan anak (unsplash: Sai de Silva)Ilustrasi: ibu dan anak (unsplash: Sai de Silva)

Setiap orang tua pasti ingin supaya anak-anak mereka sukses dalam kehidupannya. Sukses tidak hanya berhasil dalam pekerjaan dan sosial, tetapi juga kebahagiaan. Nah untuk mewujudkan sukses di masa depan, anak-anak harus dilatih untuk mengembangkan beberapa keterampilan wajib, seperti perencanaan, fokus, kontrol diri, kesadaran, mandiri, dan fleksibilitas.

Keterampilan pada anak memang tidak bisa muncul dengan sendirinya dan harus dibantu oleh orang tua atau orang terdekatnya. Keterampilan akan membantu mereka dalam menjalankan kehidupan sosial dan sebagai pelajaran dasar untuk bertahan hidup. Anda bisa melatih keterampilan anak sejak dini, sehingga ketika anak berusia 4-5 tahun, mereka sudah memiliki dasar-dasarnya dan bisa mengembangkan serta menerapkannya dengan baik.[1]

Dilansir dari Harvard Health Publishing, dasar keterampilan atau skill pada anak bukanlah tentang nilai dan kegiatan ekstrakurikuler. Keterampilan supaya anak sukses adalah serangkaian keterampilan inti untuk membantu si kecil menavigasi tantangan hidup saat mereka tumbuh dan berkembang.

Skill inti yang harus dipelajari anak sejak dini ini termasuk dalam apa yang disebut dengan keterampilan fungsi eksekutif untuk mengatur diri sendiri. Mengembangkan keterampilan ini supaya lebih kuat bisa membuat anak menemukan cara untuk hidup sukses dan bahagia. Nah, berikut adalah skill dasar yang wajib dipelajari anak supaya menjadi orang sukses di masa depan.

Baca juga:  Anda Seorang Introvert? Simak Cara Berikut Untuk Bersosialisasi Dengan Orang Lain

Keterampilan Dasar Supaya Anak Sukses

Ilustrasi: anak bermain (unsplash: Kelly Sikkema)

Ilustrasi: anak bermain (unsplash: Kelly Sikkema)

  • Tujuan dari latihan dasar ini adalah membuat anak mampu melaksanakan dan merencanakan tujuan dengan konkret. Salah satu contoh mudah adalah ajak anak Anda untuk merencanakan kegiatan harian, seperti bersekolah, bermain, makan, mandi, dan pekerjaan rumah. Pastikan semua rencana ditulis dalam kertas dan rinci dengan waktunya.
  • Latihan fokus bertujuan supaya anak bisa berkonsentrasi dengan hal yang penting di waktu yang tepat dan inilah kunci kesuksesan di dunia kerja. Cara terbaik untuk anak-anak melatih fokus adalah mengajak mereka bermain scrabble dan puzzle. Selain itu, ajari mereka untuk mengetahui waktu yang tepat menonton TV, belajar, dan bermain.
  • Kontrol diri. Ini bertujuan agar anak mampu mengendalikan dirinya dan merespon apa yang ada di sekitarnya dengan logika dan emosi yang seimbang. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengendalikan pikiran dan emosi di saat anak mendapatkan banyak tekanan. Ini juga bertujuan untuk melatih mentalnya supaya kuat menghadapi segala permasalahan hidup. Untuk itu, bantulah si kecil memahami sebab, akibat, dan pengaruh dari setiap perilakunya terhadap lingkungan sekitar.
  • Latihlah kesadaran anak supaya mereka bisa peka dengan situasi dan kondisi sekitar, sehingga si kecil dapat menyesuaikan diri dengan baik. Cara mudah untuk mengembangkan skill ini adalah mengajak anak pergi jalan-jalan ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi. Ajari anak cara beradaptasi dan bersosialisasi di tempat baru.
  • Ini adalah kemampuan yang sangat penting dan sangat jarang ditemukan pada orang dewasa. Fleksibilitas adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah. Dengan mempelajarinya, anak tidak akan mudah stres dan cenderung bisa mengubah keadaan yang semula buruk untuknya menjadi sesuatu yang menyenangkan. Cara mudah untuk mengasah skill ini adalah ajaklah anak Anda pergi jalan-jalan mendadak atau ubah rencana jalan-jalan mereka ke tempat lain yang lebih menyenangkan atau kurang menyenangkan.
  • Kemandirian sangat penting bagi anak dan ini adalah bekal untuk menumbuhkan rasa percaya diri saat dewasa. Dengan kemandirian, anak-anak juga akan lebih percaya dengan tujuan hidup yang mereka inginkan dan inilah yang akan membawa mereka ke kesuksesan. Cara paling mudah supaya anak terlatih mandiri adalah biarkan mereka membereskan mainannya sendiri.
Baca juga:  Berefek Negatif, Jangan Biarkan Bayi Anda Tidur dalam Posisi Miring

Meskipun skill tersebut penting dan bisa dipelajari anak sepanjang hidup, Anda harus memperhatikan waktu yang tepat. Anak-anak bisa mempelajari skill ini dengan mudah ketika mereka berusia 3-5 tahun. Sementara untuk remaja atau orang dewasa yang sebelumnya tidak pernah diajari keterampilan tersebut, bisa mulai belajar ketika usianya 13-26 tahun.

Sayangnya, untuk remaja hingga dewasa usia 13-26 tahun, mungkin akan mengalami kendala, seperti kurang bisa beradaptasi dengan latihan keterampilan dan seringkali tidak bisa untuk menerapkannya. Tak hanya itu, semakin bertambahnya usia, beberapa orang akan sulit fokus dan sering lupa dengan apa yang harus dipelajari, terutama untuk skil dasar yang berkaitan dengan perilaku.

[1] Utami, Ade Dwi & Ristiaji Yunitami. 2014. Pengembangan Keterampilan Membantu Diri Sendiri pada Anak Panti Asuhan Usia 4-5 Tahun. Jurnal Ilmiah VISI P2TK PAUDN Universitas Negeri Jakarta, Vol. 9(2): 118-124.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: