Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memakai Perkakas Rumah Tangga

Ilustrasi: menggunakan perkakas dapur (pexels: Anete Lusina)Ilustrasi: menggunakan perkakas dapur (pexels: Anete Lusina)

Sudah banyak sekolah yang mengajarkan penggunaan perkakas tangan dengan baik, tetapi masih ada yang kurang memahami penggunaan benda sehari-hari.[1] Mungkin, kesalahan seperti menggunakan penggulung tisu kamar mandi atau sikat gigi bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, tetapi bagaimana jika itu adalah pisau atau talenan? Tentunya ini cukup berbahaya. Berikut adalah beberapa benda di rumah yang sering dipakai dengan cara yang salah.

Papan Pemotong Roti (Breadboard)

Sudah banyak orang membuat dapur dengan konsep modern yang dilengkapi dengan perkakas atau kitchen set serbaguna. Jika dapur Anda dilengkapi dengan pelat kayu yang bisa ditarik dan biasanya terpasang di atas meja, Anda perlu mengetahui fungsinya. Sebagian yang belum paham sering menjadikannya sebagai talenan untuk memotong sayur dan bahan masakan lainnya.

Papan potong roti (sumber: stylepark.com)

Papan potong roti (sumber: stylepark.com)

Dilansir dari HuffPost, talenan tarik itu sebenarnya adalah papan pemotong roti atau biasa disebut dengan breadboard. Benda ini awalnya digunakan untuk memperpanjang area meja, sehingga ada ruang untuk menguleni sekaligus untuk memotong roti menggunakan benang atau pisau plastik, bukan pisau besi yang biasa dipakai untuk mengiris sayur dan daging.

Baca juga:  Tampil Trendi dan Fashionable Dengan Koleksi Celana Perempuan Model Sekarang

Meskipun mungkin sebagian orang tidak terlalu hobi membuat roti, bukan ide yang bagus untuk memakai papan roti sebagai tempat memotong. Perkakas ini tidak dirancang untuk menahan beban terlalu berat dan tidak bisa menyerap air dengan baik. Dengan kata lain, sayur, buah, dan daging yang cenderung lembap, biasa membuat papan berjamur dan menjadi sarang bakteri dapur.

Oven Drawer

Laci yang terletak di bawah oven atau biasa disebut dengan oven drawer bukanlah tempat yang pas untuk meletakkan barang, apalagi item dapur seperti loyang dan penggorengan. Hal ini karena laci tidak dirancang sebagai tempat penyimpanan, kecuali jika ini adalah kitchen set serbaguna yang memang dipakai untuk menyimpan piranti dapur. Sayangnya, tidak semua oven drawer berfungsi seperti ini.

Oven drawer (sumber: crownselect.com)

Oven drawer (sumber: crownselect.com)

Kebanyakan laci oven yang terbuat dari besi dengan gagang plastik atau isolator lainnya, biasanya dipakai sebagai tempat menyimpan makanan setelah dipanggang di oven. Beberapa laci juga memiliki fitur tertentu seperti pengatur suhu dan uap untuk menghangatkan makanan.

Untuk memastikan apakah laci oven Anda dapat dipakai untuk menyimpan makanan atau tidak, Anda bisa memperhatikan bagian dasar laci. Jika bagian bawahnya terbuat dari bahan anti-gores dan anti-lengket, artinya laci ini memang berguna untuk menghangatkan atau menyimpan makanan. Namun, jika dasar laci terbuat dari besi biasa dan mudah berkarat, bisa jadi ini hanya dipakai sebagai aksesoris atau tempat menyimpan peralatan dapur.

Baca juga:  Cara Membuat Kue Lapis Legit Khas ala Toko Anggrek Palmerah

Plunger

Kebanyakan orang mengira plunger atau penyedot kotoran dipakai untuk WC yang tersumbat. Tak jarang ada yang meletakkannya di samping kloset supaya lebih efisien saat membutuhkannya. Namun, tahukah Anda bahwa alat ini tidak digunakan untuk toilet, tetapi hanya dipakai untuk membersihkan kotoran yang ringan?

Plunger (sumber: ohsospotless.com)

Plunger (sumber: ohsospotless.com)

Plunger secara fisik berbentuk seperti cangkir atau mangkuk penyedot berwarna merah dengan gagang besi atau kayu. Biasanya, perkakas ini dijual dalam berbagai ukuran dan bentuk. Namun, semua plunger ini tidak bisa dipakai untuk menghentikan penyumbatan di kloset. Anda hanya bisa memakai alat ini untuk mengatasi lubang wastafel, kamar mandi, dan bathtub yang tersumbat.

Ceiling Fan

Kipas langit-langit atau yang lebih populer disebut ceiling fan tidak bisa diletakkan secara sembarangan. Jika diletakkan secara sembarangan, ceiling fan tidak bisa menghembuskan angin dengan baik dan suhu ruangan tidak akan berubah. Beberapa orang sering menggantungnya di langit-langit dengan berbagai posisi dan ini berisiko merusak baling-balingnya.

Ceiling fan (sumber: luxedecor.com)

Ceiling fan (sumber: luxedecor.com)

Sebaiknya, Anda memasang ceiling fan tepat di atas langit-langit yang agak jauh dari jendela. Selain itu, atur putaran baling-baling kipas berlawanan dengan arah jarum jam. Ini akan membantu menghasilkan angin yang bisa membuat seluruh ruangan menjadi sejuk dan dingin.

Baca juga:  Rosie The Riveter, Cerita Feminisme di Balik Perang Dunia II

Selain itu, cara ini akan membuat Anda lebih menghemat daya listrik yang dibutuhkan kipas angin. Anda tidak perlu menyetel kipas angin dengan putaran yang sangat kencang dan ini tidak akan menghabiskan banyak listrik. Angin yang dihasilkan kipas angin cenderung sepoi-sepoi tetapi mampu menjangkau seluruh sudut ruangan.

Sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk menggunakan berbagai macam perkakas di rumah Anda dengan tepat. Selain hasilnya lebih optimal, juga sebagai langkah untuk merawat perkakas tersebut.

[1] Syaefudin, Muhammad & Sudarman. 2017. Meningkatkan Hasil Belajar Pengetahuan Menggunakan Perkakas Tangan dengan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang, Vol. 17(1):  38-42.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: