Ini Kesalahan Mencuci Rambut yang Wajib Dihindari

Mencuci rambut (sumber: allthingshair.com)Mencuci rambut (sumber: allthingshair.com)

Saat mencuci rambut, sebagian besar orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan. Kesalahan saat mencuci rambut jika dilakukan secara sering, tentu tidak baik untuk kesehatan dan kecantikan rambut. Untuk itu, apa saja hal-hal yang wajib dihindari saat Anda keramas?

Sebelumnya, keramas atau mencuci rambut adalah ilmu kecantikan yang disebut shampooing. Shampooing merupakan pekerjaan utama yang wajib dilakukan dalam perawatan rambut. Tujuan keramas, yaitu untuk menghilangkan debu, minyak, sebum, keringat, dan kotoran yang menempel di atas kulit kepala.[1]

Meskipun keramas terbilang mudah, namun jangan salah menilai jika sebagian besar orang sering melakukan kesalahan, entah itu kesalahan selama proses keramas atau sebelum keramas. Nah, berikut sejumlah kesalahan yang masih kerap dilakukan banyak orang ketika keramas.

Pemilihan Shampo yang Kurang Tepat

Salah satu kesalahan yang wajib dihindari saat keramas, yaitu memilih produk yang kurang baik dari segi bahan dan kandungan. Dilansir dari Manchester Evening News, menggunakan shampo yang tidak tepat bisa menjadi masalah serius bagi kesehatan kulit kepala. Selain itu, hindari shampo yang mengandung SLS (Sodium Lauryl Sulphates).

Baca juga:  Selain Enak Diminum, Inilah Beberapa Khasiat dan Cara Membuat Masker Yogurt Untuk Jerawat

Meskipun produk shampo dengan kandungan SLS baik untuk Anda yang memiliki kondisi kulit berminyak, tetapi tidak bisa sering digunakan. Sehingga, sebaiknya Anda menghindarinya. Hal ini karena SLS adalah salah satu bahan deterjen yang dapat menyerap habis kandungan minyak alami di kulit kepala Anda, sehingga kulit kepala akan kering, rapuh, dan mudah mengelupas atau berketombe.

Selain itu, pada orang yang memiliki kondisi kulit sudah kering dan sensitif, SLS dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi dan gejala alergi. Biasanya, SLS sering menyebabkan ketombe berlebih, peradangan, sensasi gatal, dan rasa nyeri di kulit kepala.

Menuangkan sampo sebelum keramas (sumber: boldbarber.com)

Menuangkan sampo sebelum keramas (sumber: boldbarber.com)

Memakai Kondisioner di Kulit Kepala

Sebagian besar orang mungkin berpikir kondisioner juga baik untuk kulit kepala, atau akan lebih praktis jika memakai kondisioner dengan cara yang sama seperti memakai shampo. Namun, tahukah Anda bahwa kandungan zat kimia pada kondisioner lebih keras dibanding shampo?

Dilansir dari Cantika, dengan kandungan bahan kimia yang lebih banyak dan keras, tentu akan berbahaya jika Anda mengaplikasikan kondisioner secara langsung di kulit kepala. Sebenarnya, penggunaan kondisioner yang tepat adalah dengan mengoleskannya secara merata pada batang rambut saja. Sehingga, zat kimia pada kondisioner tidak akan merusak akar rambut yang rapuh saat Anda keramas atau masuk ke dalam pori-pori kulit yang sedang terbuka.

Baca juga:  Survivor Kanker Mungkin Punya Peluang Lebih Rendah Terkena Demensia

Asal Membasahi Rambut

Sebelum menuangkan shampo dari botolnya, kebanyakan orang akan membilas rambutnya terlebih dahulu. Bagi mereka yang ingin cepat selesai keramas, biasanya akan membasahi rambut dengan cara asal-asalan, sehingga air tidak membasahi rambut secara merata. Rambut yang kurang lembap ketika diolesi shampo, tidak akan bereaksi terhadap kandungan shampo.

Mencuci rambut (sumber: beritagar.id)

Mencuci rambut (sumber: beritagar.id)

Bisa dibilang, jika Anda menuang shampo ke bagian rambut yang kering, shampo tidak bisa membersihkan kotoran yang menempel di rambut dengan baik. Justru ini dapat membuat kotoran semakin menggumpal dan mengendap di kulit kepala Anda. Apalagi, shampo baru akan berbusa setelah Anda mencampurnya dengan sedikit air.

Untuk itu, sebelum menuangkan shampo di kepala Anda, sebaiknya Anda membasahi rambut terlebih dahulu. Biarkan rambut Anda basah kuyup selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, baru tuangkan shampo secukupnya dan gosok secara lembut di rambut Anda.

Baca juga:  Harganya Terjangkau, Toner Wardah Acne Tightening Dikhususkan Kulit Berminyak Dan Berjerawat

Menggunakan Air Panas

Dilansir dari tirto.id, mandi dengan air panas atau air hangat adalah hal yang menyenangkan. Air dengan suhu tinggi mampu mengatasi lelah dan membuat pikiran menjadi rileks, namun itu tidak berlaku bagi rambut Anda. Rambut yang terkena air panas akan lebih berisiko kehilangan minyak alaminya, sehingga rambut menjadi kering dan dehidrasi.

Selain itu, air panas juga tidak baik untuk akar rambut Anda karena suhu yang tinggi dapat membuat akar rambut menjadi rapuh. Sehingga, rambut mudah rontok dan patah. Sebaiknya, Anda memakai air dengan suhu normal jika ingin keramas, karena selain tidak menyebabkan kerusakan rambut, kulit kepala juga terasa lebih segar.

Itulah beberapa kesalahan mencuci rambut yang sering dilakukan oleh banyak orang. Pastikan Anda menghindarinya agar tidak mengalami kerusakan rambut. Selain itu, rajinlah menggunakan masker vitamin rambut untuk mencegah kerusakan dan mempertahankan kecantikan rambut Anda.

[1] Wahyuni, Anisa Nurul. 2016. Meningkatkan Kemampuan Mencuci Rambut melalui Analisis Tugas bagi Anak Tunagrahita Sedang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, Vol. 5(2): 1-13.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: