Ini Kesalahan Menata Rambut yang Sering Dilakukan di Rumah

Ilustrasi: kesalahan menata rambut sendiriIlustrasi: kesalahan menata rambut sendiri

Selama ini, untuk menghemat biaya pergi ke salon, banyak orang lebih memilih menata rambutnya sendiri di rumah. Apalagi saat ini sudah beredar banyak video tutorial cara menata rambut yang mudah. Sayangnya, tidak semua orang ahli dalam menata rambutnya sendiri. Sehingga, tak jarang orang sering melakukan kesalahan, dan berakhir fatal.

Memperlakukan rambut dengan cara yang salah tanpa disadari dapat menyebabkan penurunan kesehatan rambut dan kerusakan. Orang biasanya akan mengalami gejala kerusakan rambut, seperti rambut kusut, rontok, dan bercabang. Hal tersebut tentu tidak akan terjadi jika Anda menata rambut yang benar.[1]

Takaran Bahan Cat Rambut Salah

Dilansir dari Huffpost, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari ketika ingin menata rambut. Salah satu hal yang perlu Anda ketahui, mengecat adalah salah satu teknik menata rambut yang sulit. Kebanyakan salon akan menggunakan jenis cat rambut yang dikemas dalam wadah terpisah. Biasanya, pasta rambut dan developer cream akan dikemas dalam wadah yang berbeda juga, yang mungkin bisa membuat orang bingung. Alih-alih melihat video tutorial, beberapa orang malah tidak paham dengan campuran bahan yang benar.

Kurang hati-hati menakar pewarna rambut (sumber: pinterest)

Kurang hati-hati menakar pewarna rambut (sumber: pinterest)

Cream developer dan pasta pewarna adalah dua produk berbeda yang harus dicampur agar cat rambut dapat menutupi warna asli rambut Anda dengan sempurna. Perbandingan campuran yang salah, tentu akan membuat hasilnya terlihat kurang menarik. Selain itu, ada beberapa efek samping yang dapat timbul jika Anda salah mencampurkan dua bahan tersebut.

Baca juga:  Kumpulan Model Potongan Rambut Ikal dan Bergelombang Keren untuk Wanita & Pria

Efek samping yang sering terlihat, selain pewarnaan yang tidak berhasil, yaitu kerusakan pada rambut. Alih-alih mendapatkan warna rambut yang bagus, rambut Anda akan menjadi rusak. Jika Anda mencampur pasta pewarna lebih banyak daripada developer cream, maka ada sedikit panas yang menyelimuti kulit kepala Anda.

Selain itu, aroma bahan pewarna rambut kimia juga sangat menyengat jika Anda tidak menambahkan cream developer dengan benar. Aroma yang menyengat dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan, seperti rasa pedih di mata, mual, dan sesak napas. Untuk itu, jika Anda tidak terlalu paham menggunakan cat rambut tipe blok seperti ini, lebih baik Anda pergi ke salon.

Salah Mengaplikasikan Bleaching Rambut

Agar warna rambut terlihat lebih keren, sebelum mewarna rambut, Anda akan dianjurkan memakai bleaching. Produk bleaching biasanya diaplikasikan sekitar 2 atau 3 jam sebelum proses pewarnaan rambut. Bleaching sendiri berfungsi untuk merusak pigmen rambut, agar rambut berwarna pirang atau putih.

Rambut rusak akibat kesalahan aplikasi bleaching (youtube: Kayla Rose)

Rambut rusak akibat kesalahan aplikasi bleaching (youtube: Kayla Rose)

Untuk mengaplikasikan bleaching, tentu tidak boleh sembarangan. Pada dasarnya, bleaching sendiri adalah bahan kimia yang dapat merusak rambut. Setelah dibleaching, tak jarang rambut akan menjadi lebih kaku dan bercabang. Kerusakan pada rambut tersebut bisa bertambah parah jika Anda memakainya dengan cara yang salah.

Baca juga:  Update Paket Wardah Yang Aman Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui Beserta Harga

Kebanyakan orang akan memakai bleaching seperti semir rambut, padahal ini kurang tepat. Bleaching hanya boleh dioleskan pada batang rambut, tidak perlu ke akarnya atau kulit kepala Anda. Cara yang salah juga akan menimbulkan iritasi pada kulit kepala dan sensasi panas di bagian belakang telinga atau kulit kepala.

Mencukur Tidak Sesuai Arah Tumbuh Rambut

Bagi para pria, mungkin memangkas rambut di salon menjadi hal yang melelahkan. Apalagi ketika Anda harus mengantre selama berjam-jam, belum lagi tarifnya yang mahal. Karena  itu, tak sedikit yang akhirnya memilih memangkas rambutnya sendiri. Awalnya mereka akan terlihat percaya diri saat memegang gunting dan alat pencukur, tapi setelah melihat hasilnya, mereka akan lebih memilih memakai topi seharian penuh.

Kesalahan potong rambut berakibat fatal (sumber: insider.com)

Kesalahan potong rambut berakibat fatal (sumber: insider.com)

Rata-rata orang yang mencukur rambutnya sendiri, tidak bisa melihat dengan baik arah tumbuh rambut mereka. Sehingga, kadang mereka tak sadar bahwa gunting atau alat cukur yang mereka ayunkan tidak searah dengan pertumbuhan rambutnya. Selain menyebabkan rambut tumbuh tidak karuan, ini akan memengaruhi hasil akhir potong rambut.

Baca juga:  Pegagan (Centella Asiatica), Tanaman Herbal yang Simpan Manfaat untuk Kesuburan dan Kecantikan

Cara yang benar untuk memotong rambut pria, yaitu dengan membasahi sebagian rambut yang akan dipotong terlebih dahulu. Hal ini agar rambut mudah dipotong dan ditata. Setelah itu, lakukan pemangkasan di bagian samping kanan dan kiri sesuai dengan arah tumbuhnya rambut. Dilanjutkan dengan sisi bagian tengah hingga ke bawah, dan terakhir bagian depan rambut.

Agar Anda tidak melakukan kesalahan ketika menata rambut sendiri di rumah, sebaiknya Anda menemui pakar rambut atau pergi ke salon. Memang, pergi ke salon terbilang melelahkan dan cukup memakan biaya, tetapi hasilnya juga tidak bisa diragukan lagi.

[1] Sari, Mailan Rika. 2015. Hubungan Pengetahuan Perawatan Rambut Pasca Pelurusan (Rebonding) dengan Kesehatan Rambut Mahasiswa Jurusan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (Skripsi). Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan Jurusan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: