Kenali Gatal di Kepala Akibat Kutu Rambut dan Cara Mengobatinya

Ilustrasi: rambut gatal karena kutu (sumber: glamour.com)Ilustrasi: rambut gatal karena kutu (sumber: glamour.com)

Apakah Anda sering merasakan gatal di kepala? Gatal di kepala bisa disebabkan oleh banyak hal, dan Anda perlu waspada jika itu adalah kutu rambut. Kebanyakan orang dewasa saat ini memang tidak terlalu menghiraukan gejala gatal di kulit kepala mereka. Mereka mengira itu disebabkan oleh ketombe atau kotoran. Namun, setelah beberapa saat, barulah mereka sadar bahwa itu akibat adanya kutu rambut. Perlu diketahui, kutu rambut yang dibiarkan begitu saja akan sulit dihilangkan. Karena itu, penting bagi Anda mengetahui cara mengidentifikasi gatal akibat kutu rambut dan sekaligus cara mengobatinya.

Penyebaran Kutu pada Rambut dan Cara Mengidentifikasinya

Meskipun kutu rambut lebih umum ditemukan di kalangan anak-anak, tidak lantas orang dewasa, bahkan lansia, bebas dari binatang ini. Kutu dapat menular dari satu ujung rambut ke rambut lainnya secara tidak sadar. Kutu bisa berjalan atau loncat dan berpindah jika Anda terlalu dekat dengan orang yang memiliki kutu. Jika seorang anak sudah tertular kutu dari temannya misalnya, bisa jadi satu keluarga akan terkena imbasnya. 

Dilansir dari Allure, menurut siaran pers American Academy of Dermatology (AAD), kutu memengaruhi sekitar enam hingga 12 juta anak usia tiga hingga 12 tahun setiap tahunnya di AS. Ini bukanlah angka yang sedikit, apalagi kutu dapat berkembang biak dan menular dengan cepat.

Untuk mengidentifikasi rasa gatal akibat kutu, tentunya Anda juga perlu mengetahui seluk beluk tentang kutu. Kutu adalah serangga kecil yang hidup di rambut manusia dan memakan sedikit darah dari kulit kepala. “Kutu kepala adalah serangga yang hidup secara eksklusif di kulit kepala manusia,” jelas Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis dalam dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai di New York City. 

Secara ilmiah, kutu memiliki nama Pediculosis Capitis. Jika Anda memiliki kutu rambut atau tertular, ini bukan berarti kulit kepala Anda kotor. “Memiliki kutu pada rambut belum tentu membuktikan bahwa rambut Anda kotor. Kutu tidak memiliki preferensi untuk rambut yang bersih atau kotor,” jelas Zeichner.

Michele Farber, seorang dokter kulit di New York City, menambahkan bahwa kutu hanya menyebar melalui kontak langsung dengan kepala orang yang memilikinya. Secara umum, mereka menyebar dari barang yang digunakan, seperti pakaian, sikat, atau furniture yang berhubungan dengan kutu rambut.

Ilustrasi: rambut gatal karena kutu (sumber: health.com)

Ilustrasi: rambut gatal karena kutu (sumber: health.com)

Waspadai juga jika Anda memiliki rambut panjang. Penyebaran kutu akan lebih mudah jika Anda memiliki rambut panjang. Rambut panjang yang diurai akan mudah terbawa angin dan menempel kemana-mana, termasuk ke rambut lain. Apalagi jika Anda berdekatan dengan orang yang terkena kutu. Rambut Anda yang tidak sengaja menempel pada rambut orang tersebut akan mudah tertular. Perlu Anda ketahui, meskipun kutu rambut berukuran kecil, tetapi mereka dapat merangkak dengan cepat dari ujung rambut ke ujung rambut lainnya.

Untuk mengetahui apakah Anda terkena kutu, Anda bisa merasakan seberapa sering Anda merasakan gatal di kulit kepala. Jika Anda terlalu sering merasa gatal dan menggaruk kulit kepala dalam waktu yang berdekatan, bisa jadi Anda terinfeksi kutu rambut. Cara lain untuk mengidentifikasi apakah Anda terkena kutu rambut atau tidak, yaitu dengan memeriksa rambut Anda.

Mintalah bantuan kepada saudara, keluarga, atau sahabat untuk memeriksa rambut Anda. Pastikan mereka memeriksa rambut Anda secara jeli, dan agar lebih mudah, Anda bisa meminta mereka memeriksa rambut bagian belakang telinga dan leher. Kutu rambut lebih suka berada di daerah tersebut, karena lebih mudah bagi mereka untuk mendapatkan darah. Pembuluh darah pada bagian belakang telinga dan belakang leher memiliki ukuran lebih besar daripada di bagian tengah atau kulit kepala lainnya.

Anda juga bisa menggunakan sisir dengan gigi yang rapat atau sisir basah, untuk menangkap kutu. Tentu saja, gatal karena kutu dan ketombe ini berbeda, Anda tidak akan mendapatkan kutu atau telurnya jika berketombe dan sebaliknya.  “Kutu dan telurnya melekat erat pada rambut, sementara ketombe akan mudah mengelupas,” kata Farber.

Cara Mengobati Kutu Rambut

Ilustrasi: kutu rambut (sumber: beritagar.id)

Ilustrasi: kutu rambut (sumber: beritagar.id)

Cara paling umum yang bisa Anda lakukan untuk memberantas habis kutu rambut, yaitu dengan membeli obat kutu. Ada beberapa merek obat kutu terkenal di pasaran yang mengandung permethrin. Ini merupakan salah satu zat yang dapat membuat kutu rambut tidak bisa bertelur lagi. Obat ini juga akan membuat kutu rambut mati dengan efektif.

Setelah Anda melakukan pemberantasan menggunakan obat kutu, Anda pun perlu membersihkan telur-telurnya. Pasalnya, telur kutu yang masih menempel bisa berbahaya. Telur kutu yang kebal terhadap obat, dapat menetas dan menjadi kutu dewasa. Untuk itu, Anda perlu memberantas telur kutu menggunakan sisir kutu. Sisir kutu sudah banyak dijual di pasaran dengan harga yang murah. Setidaknya, ada dua jenis sisir kutu yang bisa Anda temui. Ini tergantung dari bahan pembuatannya. Ada sisir kutu yang terbuat dari kayu atau bambu, dan ada juga sisir yang terbuat dari plastik dan besi.

Pada beberapa kasus, ditemui kulit kepala yang terinfeksi dan luka. Ini sebetulnya tidak disebabkan oleh kutu kepala, tetapi jika Anda mengalami hal serupa, maka Anda perlu mengunjungi dokter kulit. Luka pada kulit kepala dengan kondisi terinfeksi kutu ini disebabkan Anda terlalu sering menggaruk kulit kepala dan jarang keramas. Luka akibat digaruk dan kotoran di kulit kepala inilah penyebab utama infeksi pada kulit kepala Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: