Hal-hal Menarik dari Kehidupan di Pondok Pesantren Putri yang Jarang Diketahui

kehidupan di pondok pesantren putri sumber: fathnan.id

Beberapa hal menarik kadang luput dari ulasan media. Termasuk kehidupan di pondok pesantren putri. Minat masyarakat tentang pondok pesantren juga dipengaruhi lho oleh ulasan-ulasan ini. Nah, kali ini bakalan kita bahas apa saja sisi kehidupan yang ada di pondok pesantren putri ini dengan asyik dan santai.

Mungkin banyak dari kita yang masih beranggapan kalau kehidupan di pondok itu terasa begitu padat dan penuh tekanan. Tapi, apa sepenuhnya benar? Belum tentu. Karena semua perlu pembiasaan. Apabila sudah terbiasa, maka apapun itu, akan menjadi habit yang sama sekali tidak terasa memberatkan.

Nah, berikut ini ada beberapa hal menarik yang akan kamu dapatkan ketika memutuskan untuk mondok. Ini dia, sekilas kehidupan di pondok pesantren putri.

1. Santri bisa belajar hidup mandiri

kehidupan di pondok pesantren putri

sumber: fathnan.id

Sisi baik yang bisa kita peroleh dari kehidupan seorang santri di pondok pesantren adalah soal kebiasaan hidup mandiri. Sudah terbiasa hidup jauh dari orangtua, membuat santri mampu memupuk rasa tangguh dalam dirinya. Tangguh untuk menyiapkan diri menjadi seorang ibu yang cerdas bagi anak-anaknya kelak.

Baca juga:  Bedak Make Over Shade No 4 (Two Way Cake dan Silky Smooth Translucent Powder)

Kemandirian secara pribadi dan sosial dapat diasah dengan hidup di pondok pesantren putri. Mereka dituntut untuk beradaptasi dan menjalin hubungan sosial yang sehat dengan lingkungan baru. Hal ini bisa diperoleh karena di pondok pesantren putri terdiri atas beragam usia dan tingkat sosial.

2. Menjalani dunia dengan tenang, menyiapkan akhirat dengan matang

Kehidupan seorang santriwati tentu tidak jauh dari belajar Alquran dan Alhadis. Belajar tentang bagaiman seharusnya kita hidup sebagai seorang hamba Allah yang taat. Juga, bagaimana kita hidup berdampingan dengan sesama manusia. Lalu, memperlakukan alam sebagaimana mestinya.

Untuk urusan dunia pun tidak luput dari pembelajaran. Ilmu-ilmu umum yang biasa didapat di sekolah formal, juga didapatkan di pondok pesantren. Jadi, santriwati ini belajar ekstra untuk menjalani dunia dengan tenang, juga menyiapkan akhirat dengan matang. Mulia sekali, ya..

Baca juga:  Bahaya Kandungan Zat Kimia Pada Produk & Tips Menghindarinya

3. Cita-cita menjadi ustadzah begitu populer

cita-cita menjadi ustadzah

sumber: darunnajah.com

Kalau kebanyakan dari kita bercita-cita menjadi dokter, arsitek, penasehat hukum, pengacara, akuntan, hingga manajer dan profesi lainnya. Berbeda dengan santriwati yang kebanyakan mempopulerkan cita-cita untuk menjadi seorang ustadzah yang gemar berdakwah menyebarkan ajaran Islam.

Keinginan dari dalam diri untuk menata diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjadi salah satu motivasi santriwati. Kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar membuat mereka ingin ikut andil untuk menciptakan masyarakat yang damai, tenteram, dan aman dengan saling menghargai.

4. Malu-malu menundukkan pandangan saat bertemu ikhwan

Hal lucu yang menggemaskan ialah saat santri putri berpapasan dengan santri putra. Walau tidak sering, namun ada rasa malu saat berpapasan dengan mereka. Seringkali santri putri dan putra saling menundukkan pandangan. Menahan hal-hal yang tidak diinginkan, walau rasa cinta tumbuh diam-diam.

Bahkan untuk komunikasi pun harus diwakilkan. Dan harus komunikasi yang bersifat formal dan menyangkut urusan pendidikan. Untuk komunikasi hal lainnya, tidak diperbolehkan. Hal ini untuk menjaga santri putri dan putra agar tetap dalam koridornya sesuai dengan syariat yang telah diajarkan.

Baca juga:  Tips Mendidik Anak Agar Dapat Berperilaku Baik

5. Diam-diam ada perasaan ke santri putra

Hal menarik dari kehidupan di pondok pesantren putri yang terakhir adalah diam-diam mereka memendam perasaan ke santri putra. Hal ini lumrah terjadi di kalangan santri putri. Mereka biasanya suka curi-curi pandang dan wajar jika merasa tertarik dengan lawan jenis.

Namun karena aturan agama yang tak boleh lebih dari memandang dengan rasa tertarik, maka santri putri hanya menunggu sembari belajar, dan juga membicarakannya dengan sesama santri putri. Bahkan di dalam kelompok santri putri seringkali terdapat pembicaraan tentang perasaan mereka pada santri putra.

Itu dia tadi sederet hal menarik yang didapatkan dari kehidupan di pondok pesantren putri. Bagaimana? Buat yang tadi penasaran, moga-moga mendapat jawaban. Buat yang tertarik mondok, moga-moga menambah kemantapan.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: