Cara Membuat & Kegunaan Olahan Tepung Pisang

Tepung pisang (sumber: scmp.com)Tepung pisang (sumber: scmp.com)

Jenis tepung pengganti terigu sangat banyak macamnya. Belakangan, yang cukup populer karena kandungan glutennya rendah dan memiliki kualitas yang tak kalah dari terigu adalah tepung pisang. Tepung pisang adalah tepung yang terbuat dari buah pisang melalui penjemuran dan digiling menjadi butiran halus.[1] Tepung pisang memiliki banyak kegunaan. Terlebih ragam produk olahan tepung pisang pun cukup luas.

Pisang merupakan produk hortikultura yang cepat mengalami penurunan mutu akibat proses fisiologis buah. Peningkatkan umur simpan dan daya guna buah pisang memerlukan diversifikasi pengolahan. Salah satu produk antara dari olahan buah pisang adalah tepung.

Memperpanjang umur simpan, memberikan kemudahan penyimpanan dan pengangkutan bahan, merupakan keuntungan dari pengolahan tepung pisang yang dapat dirasakan oleh petani. Selain itu, tepung pisang juga dapat digunakan sebagai substitusi tepung pada berbagai produk olahan.

Pemanfaatan tepung pisang dalam industri pengolahan pangan sangat bervariasi, antara lain digunakan sebagai substitusi tepung terigu pada makanan bayi dan cookies. Hal ini dilakukan karena tepung pisang mengandung nutrisi yang baik dan mudah dicerna oleh organ pencernaan.[2] Beberapa olahan lain bernilai ekonomis yang bisa dibuat berbahan dasar tepung pisang adalah kue kering tepung pisang, cake tepung pisang, kue pasir, kue lapis tepung pisang, dan masih banyak lagi. Berikut informasi komposisi kimia yang terkandung dalam setiap 1.000 gram (1 kg) tepung pisang.

Baca juga:  Tak Perlu Bingung, Segini Takaran & Pengganti Cream of Tartar

Komposisi Kimia Tepung Pisang[3]

Tepung pisang (sumber: myrecipes.com)

Tepung pisang (sumber: myrecipes.com)

KomponenTepung Pisang
Air3 g
Kalori340 kal
Protein4,4 g
Lemak0,8 g
Karbohidrat88,6 g
Serat Kasar2,0 g
Abu3,2 g
Vitamin-vitamin76,92 mg

Tepung dan pati pisang cukup kaya akan karbohidrat dan protein, dapat digunakan sebagai bahan campuran pembuat roti, cake, biskuit, bubur bayi, pastry, souffle, ice cream, dan puding. Berbagai jenis pisang potensial untuk dijadikan bahan baku pembuatan tepung dan pati pisang, tetapi hasil yang paling baik tepung ataupun pati pisang yang terbuat dari pisang kepok.

Ciri-ciri tepung pisang yang baik adalah: warna putih, rasa, dan aroma khas, tahan disimpan 9-12 bulan, tidak ditumbuhi jamur, serta kadar air sekitar 9-11 persen. Secara sederhana proses pembuatan tepung dan pati pisang adalah sebagai berikut.

Baca juga:  Info Lengkap Cara Membuat Tepung Rumput Laut

Proses Pembuatan Tepung Pisang

Ilustrasi: pembuatan tepung pisang (sumber: freepik)

Ilustrasi: pembuatan tepung pisang (sumber: freepik)

  1. Pilih pisang yang cukup tua, kupas kulitnya dan pisahkan daging buahnya.
  2. Kemudian buah pisang dipotong kecil dengan ukuran kurang lebih 1 x 0,5 cm. Gunakan pisau yang tahan karat (stainless steel).
  3. Rendam potongan pisang dalam larutan sodium meta bisulfit selama ± 10 menit, untuk menghilangkan getahnya. Setelah itu tiriskan.
  4. Setelah ditiriskan, kemudian dikeringkan dengan terik matahari. Waktu penjemuran yang diperlukan ± 2 hari.
  5. Setelah kering atau kadar air ± 11%, irisan pisang dapat digiling/dihancurkan dengan ditumbuk atau menggunakan alat penepungan lainnya.
  6. Hasil penggilingan kemudian diayak.
  7. Tepung pisang siap dikemas dalam kantong plastik.[4]

Tepung pisang umumnya mempunyai tekstur yang mirip tepung terigu, tetapi lebih ringan dan massa jenisnya sekitar 25% lebih kecil, sehingga menjadikannya pengganti yang baik untuk tepung terigu putih dan tepung gandum utuh putih.

Kegunaan Olahan Tepung Pisang

Dilansir dari Wikipedia, tepung pisang banyak digunakan sebagai alternatif tepung bebas gluten bagi mereka penderita seliak maupun yang mengikuti diet bebas gluten. Selain dijadikan bahan pembuat makanan seperti yang dijelaskan sebelumnya, kegunaan olahan tepung pisang juga kerap dipakai sebagai pakan ternak di berbagai belahan dunia. Bahkan, ada juga yang menggunakan tepung pisang sebagai bahan pengganti susu untuk anak sapi atau digunakan dalam produksi lem, terutama lem kayu lapis.

Baca juga:  Sehat & Murah, Begini Cara Membuat Rice Milk Sendiri di Rumah

[1] Ramadhani, ZO dkk. 2019. Pengaruh Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Pisang Kepok (Musa Acuminata L.) terhadap Kadar Protein, Kadar Serat, Daya Kembang, dan Mutu Hedonik Bolu Kukus. Jurnal Teknologi Pangan. 3(1): 80-85.

[2] Rosalina, Y dkk. 2018. Karakteristik Tepung Pisang dari Bahan Baku Pisang Lokal Bengkulu. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri. 7(3): 153-160.

[3] Nuroso, S. 2012. Studi Pembuatan Tepung Pisang. Jurnal Teknologi Pertanian. 1(2): 1-9.

[4] Soenardi, T & Sri W. 2009. Hidangan Nikmat Bergizi dari Bumi Indonesia: Aneka Sajian Mi dan Olahan Lain. Intarina H, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 21.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: