Kegunaan & Cara Pemakaian Durex Play Longer yang Benar

Ilustrasi: hubungan suami istriIlustrasi: hubungan suami istri

Dalam hubungan suami istri, tercapainya kepuasan seksual di antara kedua belah pihak memang penting. Namun sayang, beberapa pria mungkin khawatir mengalami ejakulasi dini di saat pasangannya belum mencapai orgasme. Oleh sebab itu, keberadaan cairan pelumas khusus yang memiliki kegunaan menunda ejakulasi seperti Durex Play Longer memang cukup membantu.

Ejakulasi merupakan proses keluarnya cairan ejakulat (berupa semen/mani) yang ditandai dengan keluarnya komponen-komponen ejakulat, ejakulasi antegrad, penutupan katup saluran kencing di bagian dalam, dan pembukaan katup saluran kencing di bagian luar. Normalnya, ejakulasi terjadi sekitar dua sampai sepuluh menit dari dimulainya hubungan seksual. Umumnya, sekitar 75% pria berejakulasi dua menit setelah penis memasuki vagina.

Menurut ICD X, kriteria ED ditujukan untuk mereka yang memenuhi kriteria umum disfungsi seksual, yaitu ketidakmampuan pasangan seksual dalam mengendalikan ejakulasi secara cukup untuk menikmati hubungan seksual. Bermanifestasi sebagai terjadinya ejakulasi sebelum atau segera setelah aktivitas seks dimulai (sekitar lima belas detik), tidak cukup ereksi untuk memungkinkan terjadinya hubungan seks. Seseorang pria didiagnosis ED bila berejakulasi dalam waktu 15 detik setelah penetrasi.

Ejakulasi dini (ED) merupakan gangguan atau disfungsi seksual pria yang paling sering dijumpai. Umumnya, ED memengaruhi sekitar 14-30% pria berusia lebih dari delapan belas tahun, 30-40% pria yang aktif secara seksual, dan 75% pria di saat tertentu di dalam kehidupannya. Di seluruh dunia, ada sekitar 22-38% penderita ED.

Baca juga:  5 Pengawet Makanan yang Aman untuk Dikonsumsi Jangka Panjang
Ilustrasi: hubungan suami istri (unsplash: Sharon McCutcheon)

Ilustrasi: hubungan suami istri (unsplash: Sharon McCutcheon)

Penyebab Ejakulasi Dini

Penyebabnya kompleks dan multifaktor, meliputi interaksi antara faktor psikologis dan biologis. Faktor psikologis meliputi efek pengalaman dan pengondisian seksual pertama kali (termasuk pengalaman seks di usia dini, hubungan seks pertama kali, dan sebagainya), terburu-buru ingin mencapai klimaks atau orgasme, teknik seksual, frekuensi aktivitas seksual, rasa bersalah, cemas, penampilan seksual, problematika hubungan, penjelasan psikodinamika, dan alexithymia.

Faktor biologis meliputi ketidaknormalan kadar hormon seks, reseptor, kadar neurotransmiter pusat, ketidaknormalan aktivitas refleks sistem ejakulasi, permasalahan tiroid tertentu (disfungsi tiroid, hipertiroidisme), peradangan dan infeksi prostat kronis atau sindrom nyeri pelvis kronis, ciri yang diwariskan, teori evolutionary, sensitivitas penis, degree of arousability, dan kecepatan refleks ejakulasi. Riset terbaru menduga hipersensitivitas penis merupakan salah satu penyebab yang mendasari ED.

Faktor lainnya yang dapat juga berperan adalah impotensi (disfungsi ereksi), kerusakan sistem saraf akibat pembedahan atau trauma (luka), serta ketergantungan narkotika dan obat yang digunakan untuk mengobati cemas dan gangguan mental lainnya. Ejakulasi dini yang dimulai setelah beberapa tahun dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih, konflik antarpasangan, atau gangguan neurologis.[1]

Baca juga:  Perdebatan Mengenai Siapa Yang Lebih Percaya Diri, Pria atau Wanita?

Bagaimana mengatasi ejakulasi dini? Pertama-tama disarankan untuk melakukan sex therapy. Jika sex therapy tidak berhasil, lakukan cara yang kedua, yaitu menggunakan obat. Obat untuk mengatasi ejakulasi dini adalah obat yang berkhasiat mengontrol ejakulasi.[2] Nah, jika ejakulasi dini masih pada tahap awal atau belum begitu parah, selain berkonsultasi dengan dokter pun Anda dapat mencoba penggunaan lubricant atau pelumas yang diformulasikan secara khusus untuk menunda ejakulasi seperti produk Durex Play Longer.

Durex Play Longer (sumber: shopee)

Durex Play Longer (sumber: shopee)

Kegunaan Durex Play Longer

Durex Play Longer Lubricant (Desensitizing Lubricant For Men) adalah produk pelumas Durex yang dikhususkan untuk pria dewasa, karena pelumas ini dirancang sebagai “Climax Control Lubricant” yang dapat membantu menunda terjadinya klimaks dan ejakulasi dini pada pria sehingga durasi pengalaman bercinta Anda dan pasangan menjadi lebih tahan lama. Produk satu ini dijual dengan harga sekitar Rp174 ribu sampai Rp200 ribuan per tube isi 1 oz (28,4 gr).

Baca juga:  Keunggulan dan Efek Samping Setelah Lepas IUD

Durex Play Longer Lubricant memiliki kandungan bahan aktif utama Benzocaine 7,5%, dimana bahan itu sudah terdaftar sebagai bahan aktif khusus pelumas pria. Pelumas ini memiliki fungsi sebagai anestesi lokal yang bekerja dengan cara mengurangi sensitivitas pada ujung saraf alat vital pria agar tidak mudah mencapai klimaks ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Durex Play Longer diklaim tidak berminyak dan tidak berbau, larut dalam air, dan sangat ideal untuk digunakan bersamaan kondom Durex berbahan latex. Namun ingat, jangan digunakan dengan kondom berbahan polyurethane.

Cara Pemakaian Durex Play Longer

Bersihkan area vital terlebih dahulu, lalu keringkan dengan handuk bersih. Oleskan Durex Play Longer secukupnya pada bagian kepala alat vital Anda, diamkan selama 15-30 menit sampai meresap. Apabila sudah meresap, bilas dengan air dan sabun sampai bersih. Kemudian, hubungan intim dapat dilakukan.

[1]Anurogo, D. 2016. The Art of Medicine: Seni Mendeteksi, Mengobati, dan Menyembuhkan 88 Penyakit dan Gangguan Kesehatan (hlm 129-131). Veronica W, editor. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[2]Suryo, J. 2010. Herbal Penyembuh Impotensi dan Ejakulasi Dini (hlm 26). Ariesta, editor. Yogyakarta: B First.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: