Kapan Tanda Kehamilan Muncul?

Ilustrasi: tes kehamilan positif (sumber: thebump.com)Ilustrasi: tes kehamilan positif (sumber: thebump.com)

Kehamilan merupakan sebuah momen istimewa yang ditunggu-tunggu oleh pasangan muda baru menikah. Ada banyak sekali wanita berharap mereka cepat memasuki masa kehamilan setelah menikah. Karena itu, banyak sekali pasangan muda yang melakukan dan merencanakan program kehamilan. Namun, tanda-tanda kehamilan juga sering membuat para wanita menjadi bingung.

Kapan Tanda Kehamilan Mulai Muncul?

Tanda kehamilan seringkali mengecoh para wanita, kebanyakan dari mereka juga berharap terlalu besar. Masalah siklus menstruasi tidak normal juga sering disalahartikan. Seorang wanita muda yang baru saja menikah dan melangsungkan perkawinan terkadang sering mengalami telat pada siklus menstruasi. Namun, dilansir dari Hello Sehat, wanita dengan siklus menstruasi telat setelah menikah, belum tentu hamil.

Selain itu, ada banyak sekali gejala mirip dengan tanda kehamilan sering dialami oleh wanita yang sudah menikah. Gejala tersebut juga sering disalahartikan, seperti gejala pusing, anemia, mudah lelah, mual, dan kram perut. Gejala-gejala tersebut bisa jadi diakibatkan oleh masuk angin, demam, PMS, salah makan, darah rendah, atau stress. Dalam kondisi tersebut, untuk memastikan apakah Anda sedang mengandung atau tidak, Anda bisa berkonsultasi ke dokter umum terlebih dahulu.

Untuk mengetahui apakah seorang wanita mengalami kehamilan, perlu bukti yang akurat. Biasanya, tanda-tanda kehamilan akan muncul seminggu setelah Anda melakukan hubungan intim dengan suami. Lebih tepatnya sekitar 2 minggu setelah Anda mengalami telat menstruasi, dan sekitar 6 minggu sejak Anda mengalami menstruasi terakhir. Namun, seperti yang kita ketahui, setiap wanita memiliki siklus menstruasi berbeda-beda. Dengan ini pula, waktu tanda kehamilan pada setiap wanita juga akan berbeda-beda.

Baca juga:  Hal Lain yang Harus Dihindari dalam Kehamilan: Phthalates (Zat Ftalat)

Untuk mengetahui secara detail, kapan Anda mengalami tanda-tanda kehamilan, maka Anda perlu mencatat siklus menstruasi Anda. Catatlah pada kalender setiap Anda menstruasi di hari pertama hingga terakhir. Selain untuk mengetahui siklus menstruasi normal, ini juga sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin melakukan program kehamilan. Jika Anda yakin telah mengalami masa tanda awal kehamilan seperti yang telah disebutkan, Anda bisa mulai melakukan pengecekan dengan test pack dan segeralah berkonsultasi pada dokter kandungan.

Tanda-Tanda Kehamilan

Telat Menstruasi

Telat, haid, tapi, tidak, ada, tanda, kehamilan, penyebab, faktor, stres, menstruasi, wanita, gejala, kesehatan, negatif,

Ilustrasi: siklus menstruasi (ccrmivf.com)

Salah satu tanda jika Anda hamil, Anda mengalami siklus menstruasi tidak normal. Jika Anda melihat kalender menstruasi Anda tidak normal dan Anda mengalami telat hingga 2 minggu, Anda bisa mulai melakukan tes kehamilan. Tanda ini merupakan salah satu tanda kehamilan yang jelas dan dapat dengan mudah Anda ketahui. Namun, perlu Anda ketahui juga bahwa beberapa pasien ibu hamil terkadang juga masih mengalami menstruasi. Sehingga, sangat penting melakukan tes dan konsultasi ke dokter kandungan untuk mengetahui apakan Anda hamil atau tidak.

Apabila Anda hamil, namun mengalami menstruasi di minggu selanjutnya, ini juga perlu Anda waspadai. Pasalnya, menstruasi saat kehamilan juga dapat berbahaya bagi sebagian besar ibu hamil. Bahkan, menstruasi berkepanjangan ketika hamil merupakan indikasi akan keguguran pada ibu mengandung.

Baca juga:  Shampo Anti Dandruff dan Anti Pelliculaire, Sama atau Berbeda?

Bercak Darah dan Kram Perut

Tanda, kehamilan, setelah, haid, telat, 1, hari, terlambat, menstruasi, hamil, test pack, negatif, positif, minggu, awal, mungkin, dikatakan,

Ilustrasi: nyeri menstruasi (beautyhealthtips.com)

Sesaat setelah Anda melakukan hubungan intim dengan suami, mungkin akan mengalami beberapa hal di bagian perut Anda. Sebagian besar wanita mengalami kram hampir mirip dengan nyeri PMS setelah berhubungan intim dengan suaminya. Kram perut yang merupakan tanda kehamilan dialami kurang lebih hingga 12 hari. Selama itu, ada beberapa waktu tertentu kram yang Anda alami berhenti lalu berlanjut lagi. Dalam hal ini, jika Anda mengalami kehamilan, maka Anda tidak diperbolehkan mengonsumsi obat pereda nyeri. Ini akan berbahaya untuk kesehatan Anda dan calon buah hati.

Selain kram perut, beberapa wanita juga mengalami bercak darah di celananya. Hal ini sudah sangat biasa dan sering terjadi pada wanita hamil. Pendarahan ini juga disebut dengan implantasi dan terjadi saat sel telur telah dibuahi dalam waktu 6 hingga 12 hari. Selain mengalami kram dan bercak darah, kebanyakan wanita hamil juga mengalami keputihan di awal kehamilan. Hal ini terjadi karena adanya proses penebalan dinding pada vagina.

Mudah Lelah

Gangguan, mata, kering, solusi, cara, mengatasi, merawat, perawatan, penyakit, kondisi, pelumasan, air mata, debu, benda, sakit, pedih, makanan, jenis, omega 3, efek samping, obat, lensa kontak, penelitian, operasi, jaringan, kelenjar, kafein, kornea, faktor, penuaan, lansia, komputer, gadget,

Ilustrasi: wanita kelelahan

Sebelumnya, Anda perlu mengetahui ketahanan tubuh Anda dan seberapa fit tubuh Anda ketika menjalankan aktivitas sehari-hari. Orang yang hamil biasanya akan merasa mudah lelah walaupun pekerjaannya tidak sepadat biasanya. Ketahui kondisi tubuh Anda untuk mengetahui apakah Anda merasa mudah lelah dengan banyak dan jenis aktivitas yang sama.

Baca juga:  5 Perlengkapan Umroh Wanita 9 Hari yang Tidak Boleh Dilewatkan

Selain itu, ibu hamil juga akan mudah merasa lelah di minggu-minggu awal kehamilan. Ini juga sering terjadi pada wanita yang mengalami masa satu hari setelah proses pembuahan terjadi. Kelelahan yang terjadi pada ibu hamil juga dapat meningkatkan hormon progesteron, penurunan kadar gula darah, penurunan tekanan darah, dan anemia dalam tubuhnya.

Morning Sickness

Ilustrasi: gejala morning sick (sumber: flo.health.com)

Ilustrasi: gejala morning sick (sumber: flo.health.com)

Tanda kehamilan yang mudah dilihat yaitu morning sickness. Pada setiap wanita, morning sickness yang terjadi berbeda-beda. Bahkan, beberapa wanita tidak mengalami morning sickness ketika hamil. Mual yang terjadi pada waktu tertentu saja, seperti pagi, siang, dan malam. Untuk itu, bagi Anda yang mengalami morning sickness, akan lebih baik langsung berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mengetahui masa kehamilan Anda.

Untuk mengatasi morning sickness, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, tetapi usahakan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan. Anda bisa menggunakan minuman berbahan dasar rempah seperti jahe hangat yang ampuh mengatasi morning sickness Anda.

Itulah informasi mengenai tanda-tanda kehamilan. Jika Anda sudah mengalami beberapa tanda di atas, segeralah berkonsultasi kepada dokter kandungan dan melakukan check-up setiap bulannya agar buah hati dan Anda selalu sehat.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: