Kandungan & Manfaat Quaker Oat Merah untuk Kesehatan

Ilustrasi: mengonsumsi oatmeal (sumber: thelist.com)Ilustrasi: mengonsumsi oatmeal (sumber: thelist.com)

Anda yang ingin memulai hidup sehat mungkin bisa mencoba mengganti sarapan dengan menu oat. Sudah banyak pilihan merek oatmeal yang bisa Anda konsumsi. Salah satu yang cukup mudah ditemukan di mana saja adalah produk dari Quaker Oat. Quaker Oat menawarkan berbagai macam oat yang kaya manfaat, mulai dari kemasan warna merah hingga biru.

Apa Itu Oat?

Oat adalah salah satu jenis gandum yang paling bergizi. Oat seringkali masih dapat dikonsumsi oleh orang yang menderita alergi terhadap gandum. Oat dalam bentuk serpihan dan gulungan biasanya tidak melewati proses penyulingan, sehingga masih merupakan makanan utuh yang tidak kehilangan kekayaan gizinya.[1]Di pasaran terdapat 3 macam produk oats yang paling banyak dijual, yaitu:

Jenis-jenis Oat

  • Oats intan (instant oatmeal): yaitu oats yang dijual dalam bentuk serpihan yang sedikit agak halus dan dapat dikonsumsi langsung tanpa dimasak. Cukup ditambah air atau susu panas, lalu aduk rata.
  • Oats cepat masak (quick cook oatmeals): yaitu oats yang dijual dalam bentuk serpihan agak kasar. Waktu yang diperlukan untuk memasak juga tidak terlalu lama, cukup 3-4 menit saja dengan api kecil.
  • Oats giling utuh (rolled oatmeals) atau disebut juga old-fashioned rolled oats: yaitu oats yang dikupas, lalu dipres hingga menghasilkan kepingan-kepingan oats utuh. Cara memasak bubur oats jenis ini diperlukan lebih banyak, yakni 2-3 gelas air untuk 1 gelas oats. Waktu pemasakannya lebih lama, sekitar 10-25 menit.
Baca juga:  Cara Membuat & Menyimpan Ragi Roti Alami

Tentang Quaker Oat Merah

Brand oat sebenarnya cukup banyak, namun merk yang mendominasi produk oat di Indonesia adalah Quaker Oat. Di Tanah Air, ada tiga jenis oat yang dipasarkan, yakni Quaker Oat kemasan warna merah (instant oatmeal), Quaker Oat kemasan warna biru (quick cooking oatmeal), dan Quaker Rolled Oats.

Quaker Oatmeal merah (sumber: foodsided.com)

Quaker Oatmeal merah (sumber: foodsided.com)

Quaker Oat merah diklaim terbuat dari 100% oat utuh Australia, namun oat satu ini digulung sedikit lebih tipis dan dipotong lebih baik agar bisa dimasak dengan cepat. Oatmeal satu ini juga disebut-sebut tinggi serat, beta glucan dari oat membantu menurunkan kadar kolesterol darah jika disertai dengan diet rendah lemak jenuh dan rendah kolesterol. Selain itu, produk ini diklaim membantu memelihara fungsi pencernaan.

Penyajian Quaker Oat merah tergolong instan, karena praktis tidak perlu dimasak. Anda cukup melarutkan 4 sendok makan Quaker Oat merah dengan 210 ml air panas atau susu panas rendah lemak. Dapat dikonsumsi setiap saat dengan topping yang Anda suka, seperti buah-buahan, madu, abon, dan lain-lain.

Baca juga:  Cara Membuat Cuanki Instan, Cuma Perlu Direbus Sebentar!

Kandungan &Manfaat Quaker Oat Merah

Oat kaya akantucotrienol, keluarga vitamin E yang punya kekuatan antioksidan lebih kuat dari alfa tocopherol, bentuk vitamin E paling umum. Oat juga mengandung antioksidan alami lain seperti polyphenol, saponin, dan avenanthramide, atau antioksidan yang unik dan hanya terdapat dalam oat. Pada tahun 2002, di pertemuan ilmiah Experimental Biology, antioksidan ini mampu menekan proses peradangan dan proses atherogenic, yang mana kedua proses tersebut dapat menyebabkan penyakit jantung.

Fiber atau serat pada oat terdiri atas 55% soluble–larut air–dan 45% insoluble. Fiber soluble atau larut air ini berpengaruh sangat penting dengan menurunkan lemak dalam pembuluh darah, sementara serat insoluble membantu mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker usus besar, hemoroid, konstipasi, diverticulosis, dan fissure.[2]

Manfaat paling terkenal dari oat adalah menurunkan lemak darah, kolesterol total, dan kolesterol jahat LDL (Low Density Lipoprotein). Penelitian menunjukkan 1 1/2 mangkuk oatmeal mengandung sekitar 3 gram beta glucan, materi yang berperan dalam aksi menurunkan lemak darah. Kerja beta glucan dalam menurunkan lemak darah dibantu oleh asam amino yaitu arginine dan lysine.[3]

Baca juga:  5 Tips Diet Ketogenik ala Dewi Hughes yang Berhasil Turun 75 Kg

Oat mampu mengurangi penyerapan karbohidrat ke dalam aliran darah dan menstabilkan kadar gula darah, sehingga dapat membantu mengatasi penyakit diabetes. Oat juga dapat memperbaiki suasana hati yang tak menentu, terutama akibat gejala pramenstruasi (PMS) karena mampu menstabilkan tingkat hormon estrogen dan mengurangi penahanan air.

Oat dapat mencegah kekurangan darah merah akibat berkurangnya zat besi, khususnya bagi wanita yang mengalami haid sangat berat.Oat juga dipercaya mampu menstimulasi kelenjar tiroid. Kelenjar ini memproduksi hormon yang mengatur metabolisme makanan dan mengubah makanan menjadi energi.[4]

[1] Selby, A. 2005. Makanan Berkhasiat. Jakarta: Erlangga, hlm 74.

[2]Toruan, PL. 2007. Fat-loss Not Weight-loss: Gemuk tapi Ramping. Rani AK, editor. Jakarta: TransMedia, hlm 158.

[3]Ibid., hlm 159.

[4]Selby, A. Op, cit., hlm 75.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: