Hobi Berkebun? Hindari Jenis Tanaman Berbahaya Jika Anda Punya Kucing atau Anjing

Ilustrasi: anak anjing di dekat pot tanaman (sumber: rd.com)Ilustrasi: anak anjing di dekat pot tanaman (sumber: rd.com)

Banyak orang memilih kucing dan anjing sebagai hewan peliharaan karena bentuk fisiknya yang menggemaskan. Di sisi lain, tak jarang mereka yang memelihara anjing atau kucing memiliki hobi berkebun. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis tanaman yang berbahaya untuk kucing dan anjing?

Kucing Lebih Lemah daripada Anjing

Kebanyakan kucing peliharaan adalah jenis kucing domestik dan ras dengan nama ilmiah Felis catus atau Felis Domesticus dengan warna bulu beraneka ragam.[1] Sama seperti kucing, anjing juga memiliki warna bulu dan jenis yang beragam. Namun, dari dua mamalia ini, ada kesamaan yang perlu diperhatikan, yakni sifat alergi terhadap tanaman.

Sangat penting untuk mengetahui perbedaan antara tanaman atau bunga yang beracun dan yang aman untuk hewan peliharaan Anda. Secara umum, kucing berada dalam bahaya yang lebih besar karena harus dilarikan ke UGD setelah memakan tanaman yang seharusnya tidak mereka makan daripada anjing.

“Salah satu alasan mengapa kucing lebih dalam bahaya adalah karena mereka karnivora sejati. Mereka memiliki lebih sedikit enzim untuk memecah racun di hati mereka, dibandingkan dengan anjing yang omnivora,” kata dokter hewan Tina Wismer, direktur senior Animal Poison Control Center dalam huffPost. “Jadi anjing memiliki lebih banyak variasi enzim di hati mereka untuk memecah racun.”

Baca juga:  Rasa Yang Manis dan Kaya Manfaat, Menjadi Daya Tarik Manisan Terong

Setiap pemilik hewan peliharaan perlu berhati-hati tentang apa yang hewan peliharaan Anda bisa coba makan saat Anda tidak mengawasinya. Berikut beberapa bunga dan tanaman hias paling beracun yang harus diwaspadai jika Anda memelihara kucing dan anjing.

Tanaman Paling Beracun untuk Kucing dan Anjing

Ilustrasi: aneka jenis tanaman hias indoor (sumber: laidbackgardener.blog)

Ilustrasi: aneka jenis tanaman hias indoor (sumber: laidbackgardener.blog)

Bunga Lili

Dr. Renee Schmid, ahli toksikologi veteriner senior untuk Pet Poison Helpline, mengatakan mayoritas pemilik kucing yang akhirnya menelepon dokter hewan karena kasus kucing keracunan adalah mereka yang menanam bunga lili. Bunga lili jenis tertentu yang tertelan anjing dapat menyebabkan muntah, diare, dan sakit perut, tetapi bisa menjadi faktor utama kematian bagi kucing.

Pemilik kucing juga harus mewaspadai bunga lili dalam genus Lilium dan Hemerocallis, yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut, serta bunga lili dalam genus Convallaria, seperti lily lembah, yang dapat menyebabkan keracunan akut dan detak jantung tidak teratur pada kucing. Hindari juga menanam bunga bakung paskah, bunga bakung jepang, bunga lili oriental, bunga bakung bintang, casa blanca lily, dan lili harimau.

Baca juga:  Enggak Perlu Galau Saat Kuota Habis, Begini Cara Pinjam Kuota & Pulsa 3 (Tri)

Tanaman Hias Castor Bean

Tanaman hias castor bean merupakan tanaman hias tropis yang umumnya ditanam di halaman rumah. Bentuknya seperti bola dengan bulu yang kaku dan disukai beberapa hewan peliharaan. Namun, ini sangat beracun untuk kucing dan anjing karena bisa menyebabkan gagal hati, ginjal, dan kematian.

“Tanda-tanda keracunan tanaman hias castor bean pada anjing dan kucing dapat mencakup hilangnya nafsu makan, rasa haus yang berlebihan, kolik, gemetar, berkeringat, kehilangan koordinasi, kesulitan bernapas, depresi sistem saraf pusat progresif, dan demam,” menurut Wismer.

Oleander

Semua bagian tanaman oleander, mulai dari bunga, batang, hingga akar sangat beracun bagi kucing dan anjing. Tanaman hias ini bisa menyebabkan muntah, diare, aritmia, dan bahkan kematian bagi kucing dan anjing.

Ilustrasi: kucing menggigit daun tanaman hias (sumber: cuddleclones.com)

Ilustrasi: kucing menggigit daun tanaman hias (sumber: cuddleclones.com)

Foxglove

Foxglove mengandung bahan kimia yang mempengaruhi jantung anjing dan kucing, sehingga dapat menyebabkan gagal jantung jika tertelan. Seperti oleander, Wismer menjelaskan, menelan bunga dapat menyebabkan jantung mereka berdetak tidak menentu.

Tulip, Daffodils, dan Eceng Gondok

“Kami mendapat banyak telepon ketika anjing dan kucing mereka makan tulip, daffodil, atau eceng gondok, tetapi selama mereka tidak memakan umbinya, itu hanya menyebabkan sakit perut ringan,” kata Wismer. “Tapi umbinya sangat beracun dan dapat menyebabkan perubahan detak jantung.”

Baca juga:  Produk Susu Zee Cocok untuk Dikonsumsi Usia Berapa Tahun?

Sago Palm

Biasa dikenal dengan nama rumbia, tanaman hias ini sangat beracun karena dapat mengancam jiwa anjing dan kucing. Jika daun atau batang rumbia tertelan kucing dan anjing, maka bisa menyebabkan gagal hati dan gangguan perut.

Azalea

“Azalea dan tanaman lain dalam spesies Rhododendron mengandung racun yang bisa berbahaya jika terlalu banyak dimakan anjing dan kucing,” kata Schmid. “Konsumsi 0,2% azalea dari berat badan hewan dapat menyebabkan keracunan dan gagal jantung.”

Selain jenis-jenis tanaman hias di atas, hindari menanam tanaman shamrock dan bunga kalanchoe. Dua tanaman ini dikenal mampu menyebabkan gagal ginjal, peredaran darah tidak teratur, dan gagal jantung pada kucing serta anjing. Sementara itu, jenis tanaman hias yang sedang populer dan beracun untuk anjing dan kucing adalah alocasia, monsteras, jade, mistletoe, schefflera, dan eucalyptus.

[1] Mariandayani, Harini Nurcahya. 2012. Keragaman Kucing Domestik(felis domesticus) berdasarkan Morfogenetik. Jurnal Peternakan Sriwijaya (JPS) Universitas Nasional Jakarta, Vol. 1(1): 10-19.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: