Seberapa Sering Legging dan Pakaian Dalam Harus Dicuci?

Pakaian dalam bersih (sumber: cleanipedia.com)Pakaian dalam bersih (sumber: cleanipedia.com)

Selama ini, mungkin kita hanya sekadar mencuci pakaian tanpa memperhatikan jadwalnya. Ternyata, setiap jenis pakaian memiliki jadwal cuci yang berbeda-beda. Bahkan, untuk legging yang setiap hari Anda pakai, memiliki waktu pencucian yang berbeda dengan pakaian dalam. Lalu, seberapa sering kita harus mencuci legging dan pakaian dalam?

Penyebab Bau pada Legging dan Pakaian Dalam

Mencuci pakaian merupakan salah satu sarana untuk melakukan kegiatan membersihkan diri sendiri.[1] Hal ini karena pakaian akan digunakan setiap hari. Selain fungsinya sebagai pelindung, pakaian juga berfungsi sebagai penutup tubuh. Karena pemakaiannya terbilang lama dan berbahan dasar kain, maka untuk membersihkannya perlu dicuci.

Pakaian yang bersih juga akan membuat badan Anda bersih, karena tidak akan ada debu dan kotoran dari pakaian yang menempel di badan Anda. Ini juga salah satu alasan mengapa Anda harus mencuci pakaian. Selain pakaian luar yang dicuci, tentunya pakaian dalam juga perlu dicuci dan mungkin jadwalnya akan lebih sering dibanding pakaian luar.

Ilustrasi: pakaian bau (sumber: sohu.com)

Ilustrasi: pakaian bau (sumber: sohu.com)

Dilansir dari HuffPost, selain polusi dan bakteri dari luar, kontaminasi terbesar yang dapat terjadi pada pakaian adalah bakteri yang disebabkan oleh kondisi tubuh manusia secara alami. Tingkat produksi bakteri akan lebih tinggi, terutama di bagian tubuh yang berlekuk dan terlipat, seperti bagian ketiak, selangkangan, lutut, dan siku.

Baca juga:  Sehat & Murah, Begini Cara Membuat Rice Milk Sendiri di Rumah

Bagian tubuh dengan kulit yang dapat bergesekan antara bagian satu dengan yang lain, cenderung menghasilkan keringat lebih banyak. Kadar pH yang tidak seimbang pada kulit inilah yang membuat bakteri bersarang dan semakin berkembang. Selain menimbulkan sensasi lengket, bakteri juga menimbulkan aroma tidak sedap, baik itu di badan atau di pakaian.

Masalahnya, jenis pakaian yang sering dijadikan sarang bakteri akibat keringat adalah legging dan pakaian dalam. Mengapa bisa begitu? Hal ini dikarenakan pakaian dalam dan legging adalah jenis pakaian yang berbahan dasar kain dengan sifat body fit atau press body. Kain seperti ini lebih mudah menempel di bagian kulit dan bersifat menyerap keringat. Sehingga, bakteri yang terserap oleh pakaian dalam dan legging tentu lebih banyak dibanding pakaian biasa atau pakaian luar yang cenderung longgar.

Selain itu, pakaian dalam dan legging adalah jenis sandang yang pemakaiannya langsung menempel pada kulit. Tak heran jika jenis pakaian tersebut adalah pakaian yang pertama kali akan diserang bakteri dan aroma tidak sedap dari tubuh Anda.

Baca juga:  Benarkah Memencet Jerawat di Segitiga Wajah Tingkatkan Risiko Kematian?

Sementara itu, pakaian santai yang cenderung longgar dan kainnya tidak terlalu intens menyentuh kulit, tentunya tidak akan banyak menyerap bakteri dan bau. Karena itu pula, Anda tidak perlu sering mencuci pakaian santai yang dipakai di rumah. Selain itu, jika Anda tidak melakukan olahraga dengan pakaian rumahan atau daster Anda, Anda bahkan boleh tidak mencucinya selama 1 minggu. Lalu, bagaimana dengan jadwal mencuci legging dan pakaian dalam?

Kapan Waktu Mencuci Legging dan Pakaian Dalam?

Ilustrasi: mesin cuci

Ilustrasi: mesin cuci

Untuk legging, karena termasuk jenis sandang yang bisa digunakan di luar setelah menggunakan celana dalam, maka Anda bisa memperlakukannya seperti pakaian luar lainnya. Namun, sekali lagi, dengan catatan jika Anda menggunakan legging hanya pada waktu tertentu.

Jika Anda menggunakan legging setiap hari, maka setidaknya Anda harus mencucinya setiap 2 hingga 3 hari sekali. Sementara itu, jika legging dipakai untuk berolahraga dan melakukan berbagai macam aktivitas yang menimbulkan keringat, Anda perlu mencucinya setiap selesai menggunakannya.

Sementara itu, untuk pakaian dalam yang Anda gunakan setiap hari, tentunya perlu dicuci lebih sering. Bisa dibilang, pakaian dalam adalah salah satu jenis sandang yang paling sering dicuci. Cucilah pakaian dalam, terutama celana dalam, kaos dalam, dan bra setiap hari. Jika perlu, Anda bisa mencuci pakaian dalam setelah digunakan.

Baca juga:  Mengandung Ekstrak Kembang Sepatu dan Buah Langsat, Sariayu Putih Langsat Night Cream Menutrisi Kulit Wajah Pada Malam Hari

Lama penggunaan pakaian dalam sendiri paling ideal adalah 24 jam. Lebih baik jika setiap mandi, Anda mengganti pakaian dalam. Sehingga, Anda tidak akan menggunakan pakaian dalam selama 24 jam. Sehingga, bakteri yang menumpuk di pakaian dalam tidak akan tertransfer kembali ke tubuh Anda.

Mencuci pakaian sangat penting, selain sebagai cara untuk membersihkan tubuh, juga untuk mencegah penyakit bersarang di tubuh. Apalagi saat ini banyak virus dari penyakit yang mudah menular dapat bertahan selama berjam-jam di kain, seperti COVID-19 atau biasa disebut dengan virus corona. Karena itu, sangat penting bagi Anda memperhatikan jadwal cuci baju sesuai dengan jenisnya.

[1] Salsabila, Khairina. 2016. Meningkatkan Kemampuan Mencuci Pakaian pada Anak Tunagrahita Sedang Melalui Teknik Token Ekonomi di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu (PSBGHI) Padang. E-JUPEKhu, Vol. 5(1): 1-14.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: