Ingin Coba Menurunkan Berat Badan? Ini Sederet Manfaat Puasa untuk Diet

Puasa untuk Diet Puasa untuk Diet

Setiap umat muslim yang ada di seluruh dunia diwajibkan untuk menjalankan ibadah ketika memasuki bulan Ramadan. Namun pada perjalanannya rupanya bukan hanya sebatas ibadah yang dilakukan oleh pemeluk agam Islam saja. Pasalnya berdasarkan sejumlah rupanya membawa banyak untuk diet atau penurunan berat badan.

Banyak orang yang memberikan testimoni positif dan mengaku berhasil menurunkan berat badannya secara signifikan karena menjalankan puasa secara rutin, baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud, hingga yang puasa tiap hari sekalipun. Meski dikenal efektif untuk menurunkan berat badan, puasa tetap saja harus melalui tertentu dan tidak bisa berlangsung cepat begitu saja tanpa adanya olahraga atau diimbangi konsumsi makanan yang seimbang.

Agar tidak penasaran, Anda bisa menyimak ulasan lengkap seputar manfaat puasa untuk diet maupun kesehatan berikut ini!

Manfaat Puasa untuk Diet & Kesehatan

Ibadah puasa bukan hanya memaksa Anda untuk menahan lapar, haus, dan amarah saja. Dalam proses yang luar biasa ini ternyata juga berlangsung proses detoksifikasi dalam tubuh, yakni pengeluaran racun-racun yang tersembunyi pada lemak tubuh Anda. Bahkan kabarnya setelah beberapa hari menjalani puasa, tubuh Anda akan memproduksi hormon endorfin lebih banyak. Hormon endorfin sendiri diketahui hormon yang berperan dalam membuat Anda merasa bahagia, sehingga tak heran jika puasa kerap dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik.

Menurunkan Berat Badan

Menurunkan Berat Badan

Berpuasa juga diyakini sebagai cara efektif untuk meregenerasi sel imun atau sel kekebalan tubuh Anda. Sehingga saat berada dalam kondisi puasa, yakni tidak makan atau minum dalam jangka waktu tertentu, maka sistem tubuh secara otomatis akan mencoba untuk menyimpan energi, salah satunya dengan mendaur-ulang sel imun yang tidak dibutuhkan atau berisiko untuk rusak.

Puasa juga sangat erat hubungannya dengan diet atau upaya untuk menurunkan berat badan. Pada perjalanannya, diet sebenarnya bukan hanya dilakukan oleh orang-orang yang hendak melangsingkan atau menguruskan berat badan. Orang-orang yang menderita penyakit tertentu seperti kolesterol atau diabetes juga kerap melakukan diet, namun diet yang dimaksud adalah membatasi asupan makanan yang tinggi lemak jenuh atau makanan dan minuman yang mengandung kadar gula terlalu tinggi.

Ketika Anda berpuasa, sistem tubuh akan bekerja sedemikian rupa cerdasnya. Pasalnya tubuh tidak memperoleh energi dari asupan makanan yang dikonsumsi seperti biasa, melainkan makanan disimpan dalam bentuk glukosa pada hati dan otot. Proses tersebut dimulai 8 jam usai Anda mengonsumsi makanan yang terakhir atau sahur. Saat glukosa yang tersimpan digunakan, maka tubuh akan mulai membakar lemak yang kemudian dijadikan sebagai sumber energi. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa saat puasa berat badan Anda secara otomatis akan berkurang.

Manfaat puasa untuk diet pun sangat beragam. Karena lemak digunakan sebagai cadangan energi yang diolah ketika puasa, maka puasa dapat menjaga kekuatan otot serta menurunkan kadal kolesterol dalam tubuh. Tentunya jika selama puasa Anda terus memperhatikan keseimbangan makanan yang Anda konsumsi, misalnya mengandung energi yang cukup.

Wanita Diet

Wanita Diet

Kemudian energi yang digunakan saat puasa pun lebih efisien. Proses penurunan insulin dalam puasa juga berdampak pada pengaturan gula darah tubuh yang menjadi lebih stabil. Keadaan ini menghindarkan tubuh Anda dari hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi.

Lalu bagaimana agar ibadah puasa Anda tidak hanya sempurna di mata Allah SWT, tetapi juga sempurna dari segi kesehatan maupun program penurunan berat badan? Berikut tips untuk menurunkan berat badan secara maksimal ketika berpuasa.

  1. Perhatikan asupan makanan. Sebagian orang percaya, bahwa untuk dapat bertahan dan kuat menjalani puasa seharian maka Anda harus mengonsumsi banyak karbohidrat ketika sahur. Anggapan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun bagi Anda yang menurunkan berat badan, maka Anda justru lebih disarankan untuk membatasi asupan karbohidrat yang berlebihan.
  2. Jangan tidur setelah sahur. Anjuran ini mungkin sudah sering Anda dengar namun terlalu sulit untuk dilakukan karena terkadang Anda kesulitan untuk menahan rasa kantuk yang melanda setelah sahur. Padahal tidur setelah sahur justru dapat mengakibatkan timbunan kalori dari menu makanan yang baru saja Anda konsumsi. Agar tidak mengantuk, Anda mungkin bisa mengisi jeda setelah sahur hingga waktu Subuh dengan mengaji atau bisa juga dengan olahraga ringan.
  3. Minum air yang cukup. Walaupun sedang puasa, asupan cairan dalam tubuh tetap harus dijaga. Agar lebih memudahkan Anda mengonsumsi setidaknya 8 gelas sehari, maka Anda bisa mencoba pola minum air putih 2-4-2, yakni 2 gelas air putih saat buka puasa, 4 gelas saat makan malam (setelah salat tarawih), dan 2 gelas air putih saat sahur. Dengan demikian risiko dehidrasi seperti migrain atau sakit kepala dapat dihindari.
  4. Tetap beraktivitas. Tidak ada alasan untuk bermalas-malasan ketika puasa. Meskipun tidur adalah ibadah ketika sedang berpuasa, Anda yang ingin memiliki tubuh lebih langsing sebaiknya mengisi waktu senggang saat puasa dengan melakukan aktivitas yang bermanfaat, entah itu olahraga ringan, membereskan kamar, atau sebagainya.

Selain puasa saat bulan Ramadan, Anda juga bisa mencoba diet dengan menjalankan puasa Senin-Kamis, atau puasa Daud (puasa 2 hari sekali). Jika aktivitas Anda kurang memungkinkan untuk menjalani puasa layaknya yang dilakukan umat muslim, Anda bisa tetap berpuasa selama kurun waktu tertentu, misalnya 3 hari atau 1 minggu dengan tetap meminum air putih meski tidak makan selama beberapa jam.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: