Haruskah Anda Menggunakan Masker Wajah?

Perawatan dengan masker wajah di spa

Masker kulit, meskipun sesuatu yang trendi, tetapi bukanlah suatu hal yang baru. Perempuan telah menggunakan masker sejak zaman dulu. Wanita Mesir dan Yunani membuat clay mask sendiri. Wanita Romawi yakin bahwa minyak domba bermanfaat, walaupun memiliki bau kurang sedap. Bahan masker zaman Romawi lainnya yang biasa digunakan antara lain urine, empedu, dan lemak angsa.

Meskipun wanita telah menggunakan masker selama ribuan tahun, itu tidak berarti bahwa masker menjadi penting demi mendapatkan kulit yang cantik. Saat itu, mungkin wanita tidak memiliki banyak pilihan dalam perawatan kulit. Jadi, apakah masker itu benar-benar diperlukan? Atau dengan kata lainnya, haruskah Anda menggunakan masker wajah? Berikut ini ada beberapa mitos tentang kekuatan masker.

Masker bersifat membersihkan wajah (purifying)

Mitos di atas dianggap kurang tepat. Apa sebenarnya yang dilakukan masker dalam tujuan membersihkan wajah? Ketika Anda memikirkannya, kulit tidak benar-benar perlu dibersihkan dengan masker. Tentu, pori-pori terkadang bisa tersumbat, tetapi itu masalah yang berbeda. Wajah tidak banyak berkeringat, jadi itu tidak masalah. Polutan lingkungan? Polutan bisa menempel di atas kulit, tetapi polutan tidak dapat menembus kulit karena molekulnya terlalu besar. Obat-obatan, alkohol, dan kontaminan kimia lainnya akan tertelan ke dalam tubuh melalui ginjal dan hati, bukan kulit. Intinya adalah pembersihan wajah merupakan konsep pemasaran.

Masker dapat membuka pori-pori

Anggapan di atas dianggap benar. Jika Anda melakukan eksfoliasi terlebih dahulu dan kemudian menggunakan masker asam alfa hidroksi atau clay mask, akan dapat melunakkan sumbatan sel mati dan membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan. Dan juga masker yang jika kering bisa dikelupas seperti strip Biore untuk hidung. Jenis masker seperti itu dapat mengambil beberapa sel-sel kulit mati saat Anda mengupasnya.

Baca juga:  Tanpa Bedak Padat, Ini Rangkaian Produk Garnier Sakura White

Masker bisa menghidrasi kulit

Anggapan di atas dianggap benar. Hidrasi kulit bisa terjadi baik dari dalam maupun luar. Ya, Anda benar-benar perlu memerhatikan kadar air minum untuk menjaga kulit Anda terhidrasi. Jadi, jika Anda menggunakan masker pelembab dan membiarkan selama setidaknya 15-20 menit, masker akan dapat membantu menghidrasi kulit Anda untuk sementara.

Masker dapat memberi nutrisi dan menyehatkan kulit

face, mask, skin, clay, jenis, masker, kulit, peel, off, mati, kotoran, minyak, di wajah, jerawat, berminyak, sensitif, kandungan, arang, perawatan, kering, nutrisi, sheet, pori-pori, tepat, kebutuhan, mitos

Kulit wajah sehat terawat (sumber: apaxmedical.com)

Pendapat di atas bisa benar, tetapi bisa juga salah. Kebenaran dari fungsi masker dianggap karena kulit dapat menyerap mineral, lipid, hidrasi, vitamin, dan lainnya yang berasal dari sumber eksternal, seperti masker dan kosmetik lainnya. Produk-produk ini dapat memberi nutrisi pada kulit saat digunakan secara teratur.

Tetapi bisa jadi salah dalam hal bahwa masker memberikan nutrisi dan hidrasi yang terbaik, paling stabil, dan konsisten untuk setiap organ. Hal itu karena nutrisi dan hidrasi terbaik bukan berasal dari luar, tetapi dari berasal dari sirkulasi dan aliran darah.

Sekarang setelah Anda mengetahui mitos mengenai masker, lalu masker apakah yang bisa dan tidak boleh digunakan? Berikut uraiannya.

Baca juga:  Penyebab dan Pengobatan Penyakit Herpes Genital

Clay mask

Clay mask dinilai memiliki kandungan hingga 75 mineral yang berbeda di dalamnya, tetapi juga memiliki banyak bakteri yang tidak diinginkan dan mikroorganisme lainnya. Namun, clay mask cenderung menyerap minyak wajah (sebum) dan bagus untuk kulit yang rentan jerawat dan berminyak.

Masker peel-off

Masker peel off biasanya berbasis arang atau bahan lainnya yang dapat melekat pada kulit saat kering. Ketika Anda mengupasnya, mereka (masker) akan menarik kulit mati, bakteri, rambut, dan kotoran dari wajah. Mengupas masker bisa jadi terasa menyakitkan, jadi harus dilakukan perlahan. Masker peel off mungkin bukan pilihan terbaik untuk orang dengan kulit sensitif atau kering.

Masker Asam Alpha Hydroxy

Karena kadar keasaman, masker dinilai tidak bagus untuk pemilik kulit sensitif. Masker asam alpha hydroxy memberikan bahan kimia dibanding melakukan pengelupasan kulit mati. Masker ini bagus untuk mengecilkan pori-pori dan membuat sel-sel kulit sedikit lebih aktif untuk mendapatkan kembali cahaya alami kulit.

Sheet mask

face, mask, skin, clay, jenis, masker, kulit, peel, off, mati, kotoran, minyak, di wajah, jerawat, berminyak, sensitif, kandungan, arang, perawatan, kering, nutrisi, sheet, pori-pori, tepat, kebutuhan, mitos

Penggunaan sheet mask untuk perawatan wajah

Jenis masker ini mungkin tidak disarankan kecuali dari perusahaan yang memproduksinya. Jenis masker ini seperti terbuat dari kain yang direndam dalam serum, kemudian ditempatkan di atas wajah dan dibiarkan beberapa menit. Serum yang terkandung di dalam sheet mask akan menyerap ke dalam kulit. Sebuah artikel di Racked, jurnal media yang berfokus pada budaya pop dan fashion, melaporkan adanya proses pengemasan sheet mask yang tidak sehat dan meningkatkan kekhawatiran akan keamanan masker. Menurut artikel itu, beberapa merek masker Korea dikemas sendiri di rumah, daripada mengemas di pabrik atau melalui proses sanitasi. Hal itu membuat keamanan sheet mask menjadi dipertanyakan.

Baca juga:  Tips Melakukan Perawatan Kulit Wajah Sesuai Usia

Masker dengan tujuan melembapkan kulit

Pelembab bisa didapatkan dalam berbagai bentuk, termasuk varietas yang lebih organik dan alami. Jenis masker dengan kandungan yang melembapkan dinilai cocok untuk kulit kering, kulit sensitif, relaksasi, dan lainnya. Tetapi, masker dengan kandungan melembapkan mungkin akan tidak cocok untuk pemilik jenis kulit rentan jerawat dan kulit berminyak.

Kulit perlu dirawat dengan baik dan cara yang benar. Untuk menentukan perawatan terbaik bagi kulit, bisa dilakukan dengan mengenali jenis kulit. Dengan mengetahui jenis kulit, Anda akan mengetahui kebutuhan kulit. Sehingga, kulit nantinya akan mendapatkan penanganan yang tepat bagi masalah/kebutuhan masing-masing jenis kulit.

Cara untuk mengetahui perawatan yang tepat untuk kulit bisa dilakukan dengan berkonsultasi dengan dokter atau bereksperimen sendiri. Misalnya saja dalam menentukan masker wajah yang tepat.

Menurut Lela Lankerani, seorang dokter kulit di Austin, Texas mengatakan bahwa jenis kulit menentukan jenis masker yang paling bermanfaat bagi Anda. Ia menjelaskan bahwa masker dengan kandungan arang atau tanah liat akan membantu kulit mengeluarkan kotoran wajah dengan mengikat kotoran dan minyak sehingga pori-pori wajah bisa bersih. Begitu pula dengan jenis masker lainnya, harus disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: