Grafik Pertumbuhan Bayi, Penting untuk Pantau Kesehatan Anak Anda

Grafik Pertumbuhan Bayi untuk Pantau Kesehatan Anak - www.parents.comGrafik Pertumbuhan Bayi untuk Pantau Kesehatan Anak - www.parents.com

Sesaat setelah bayi lahir, dokter akan mengukur dan mencatat berat badannya. Sangat penting mengetahui berat badan bayi untuk memperkirakan pertumbuhan bayi ke depannya. Setelah dokter melakukan pencatatan, sang ibu harus melakukan perawatan khusus terkait dengan tumbuh kembang bayi. Perlu Anda ketahui bahwa dengan mencatat berat badan bayi secara berkala, dapat mengidentifikasi grafik pertumbuhan bayi Anda. 

Pada grafik pertumbuhan bayi, Anda akan dibantu mencocokkan berat badan bayi Anda dengan keadaan tumbuh kembangnya oleh dokter atau bidan. Tidak semua bayi dengan ukuran tubuh besar dan gemuk adalah bayi yang sehat, dan tidak semua bayi yang kurus dengan ukuran tubuh kecil adalah bayi yang tidak sehat. Semua ini bisa Anda ketahui dengan melihat cara kerja dari grafik pertumbuhan bayi. Tak jarang pula orang bertanya-tanya mengenai hasil yang mengejutkan dari grafik pertumbuhan bayi mereka. 

Bagaimana Cara Kerja Grafik Pertumbuhan Bayi?

Ketika mengunjungi sebuah posyandu, tak jarang banyak ibu yang bertanya tentang kondisi bayinya. Mereka juga khawatir dengan kondisi bayi yang bertubuh kecil, tetapi dokter mengatakan semua akan baik-baik saja ke depannya karena pertumbuhan bayi tersebut masih mengikuti kurva pada grafik pertumbuhan dengan baik. 

Jika bayi Anda “mengikuti kurva” dari grafik pertumbuhan, dengan garis kurva tersebut sejajar dengan salah satu garis persentil pada grafik, maka Anda tidak perlu khawatir. Ini artinya, bayi Anda memiliki asupan kalori yang bagus dan baik-baik saja, tidak peduli pada berapa banyak atau seberapa sedikit ASI yang ia minum.

Cara Kerja Grafik Pertumbuhan Bayi - www.parents.com

Cara Kerja Grafik Pertumbuhan Bayi – www.parents.com

Di sisi lain, jika bayi Anda memiliki grafik pertumbuhan tidak normal, seperti garis yang berada di bawah dua atau lebih garis persentil pada grafik pertumbuhan, maka Anda perlu waspada. Bisa jadi bayi Anda memiliki asupan nutrisi yang tidak memadai. Ini bisa menjadi sebuah permasalahan yang serius ke depannya terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara kerja grafik pertumbuhan, Anda juga perlu memperhatikan grafik pertumbuhan untuk berat, tinggi, dan lingkar kepala yang terpisah. Ini hanya mewakili berat rata-rata, tinggi, atau lingkar kepala sekelompok anak normal untuk ke depannya. Anda akan melihat garis persentil pada grafik yang berjalan sejajar satu sama lain. Garis persentil meliputi 5%, 10%, 25%, 50%, 75%, 90%, dan 95%. 

Tanda Pertumbuhan Anak Normal Menurut Grafik

Jika berat badan anak berada pada garis persentil ke-50, itu berarti bahwa dari 100 anak normal seusianya, 50 di antaranya akan memiliki tubuh lebih besar dari dia dan 50 lainnya bertubuh lebih kecil. Demikian pula, jika dia berada di persentil ke-75, itu berarti bahwa dia akan memiliki tubuh lebih besar dari 75 anak lainnya dan lebih kecil dari 25 anak lainnya, dibandingkan dengan 100 anak seusianya.

Persentil pertumbuhan sendiri penting untuk diperhatikan pada kurva, dan bagian penting lainnya adalah tingkat pertumbuhan pada grafik pertumbuhan bayi. Tingkat pertumbuhan normal berarti titik pertumbuhan anak mengikuti garis persentil pada grafik. Dokter anak maupun bidan biasanya tidak khawatir tentang pertumbuhan yang tidak mencukupi (atau berlebihan) sampai tingkat pertumbuhan anak telah melewati setidaknya dua garis persentil, misalnya dari di atas persentil ke-90 ke di bawah ke-50.

Jika berat, tinggi, atau ukuran kepala anak di bawah persentil ke-5, penting untuk melihat apakah titik pertumbuhannya selalu sejajar dengan garis persentil ke-5 yang berarti tingkat pertumbuhannya normal. Selain itu, jika ia tiba-tiba jatuh lebih jauh di bawah, ini perlu dikhawatirkan oleh orang tua. Untuk melihat apakah anak Anda terlalu kurus atau kelebihan berat badan, ada grafik “berat untuk tinggi” atau indeks “BMI”. Ini memberi tahu jika berat badan anak Anda mendekati apa yang seharusnya, mengingat tinggi badannya.

Pertumbuhan Anak Normal Menurut Grafik - closeronline.co.uk

Pertumbuhan Anak Normal Menurut Grafik – closeronline.co.uk

Tanda Masalah pada Pertumbuhan Bayi

Salah satu tanda pertama bahwa seorang anak tidak mendapatkan kalori yang cukup adalah ketika berat badannya meningkat pada tingkat yang jauh lebih lambat dari tinggi badannya dan mulai turun di bawah dua garis persentil. Bergantung pada sejauh mana asupan kalori yang buruk, tinggi anak bisa menjadi “terhambat,” tinggi mulai turun pada grafik pertumbuhan. Jika kekurangan gizi parah dan berlanjut untuk jangka waktu yang lama, pertumbuhan kepala melambat, menunjukkan bahwa tidak ada cukup kalori bagi otak untuk tumbuh pada tingkat normal.

Demikian pula, peningkatan berat badan stabil, sementara tinggi badan anak meningkat jauh lebih lambat, menunjukkan bahwa ia mungkin memiliki terlalu banyak daging pada tulang dan bagian tubuh lainnya. Ini bisa menjadi hal yang baik atau bisa juga sebagai pertanda awal dari risiko obesitas.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tumbuh kembang anak, selain mempertimbangkan grafik pertumbuhan bayi, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap tubuh bayi. Pemeriksaan mendalam akan membantu dokter menganalisis lebih lanjut mengenai keadaan tumbuh kembangnya. Perlu Anda ketahui pula, pertumbuhan dan perkembangan anak tidak selalu sempurna seperti garis-garis grafik. Ini semua juga tergantung pada selera, masalah makan, penyakit, pemogokan makan singkat, dll.

Perlu juga dilakukan pertimbangan terhadap tanda-tanda kesehatan lainnya yang baik. Apakah anak Anda terlihat bahagia dan sehat? Apakah dia membuat kemajuan perkembangan yang bagus? Jika jawabannya ya, kemungkinan besar masalahnya kecil. Demikian yang dikatakan oleh seorang ahli gizi dan spesialis anak bernama Dr. P’s Pearl.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: