Selain Akrilik, Gel Extension Alternatif Oke untuk Nail Art

Gel extension kuku (sumber: byrdie.com)Gel extension kuku (sumber: byrdie.com)

Nail art atau seni merias kuku sudah biasa dilakukan dengan berbagai bahan alami serta kimia, seperti pacar dan kutek.[1] Nah, untuk memperbaiki keindahan bentuk dan ukuran kuku, dibutuhkan nail extension. Secara umum, kuku sambungan ini dibuat dari akrilik. Namun, saat ini sudah ada gel extension yang diklaim menjadi alternatif karena mudah dibentuk dan terlihat lebih natural.

Perbedaan Gel Extension dan Akrilik

Dilansir dari allure, gel extension adalah inovasi dari perkembangan cat kuku tradisional dan akrilik. Tidak hanya berperan sebagai pelapis atau pewarna kuku, gel extension bertugas untuk memperpanjang dan mengubah bentuk kuku supaya menjadi lebih indah.

Menurut seorang nail artist bernama Brittany Boyce di LA, ekstensi gel (gel extension) bisa dijadikan sebagai alternatif untuk manikur akrilik dan teknik pewarnaan kuku celup. Dengan menggunakan ekstensi gel, panjang kuku bisa disesuaikan dengan keinginan. Selain itu, produk ini mudah diaplikasikan, khususnya bagi seniman kuku yang suka teknik memahat.

Berbeda dengan cat kuku biasa, gel extension memiliki tekstur yang agak padat dan solid. Untuk membentuknya, Anda memerlukan alat khusus. Selain itu, produk ini baru bisa kering atau tercetak setelah disinari lampu LED atau UV. Sekilas mirip dengan coating untuk mengawetkan cat kuku.

Baca juga:  Olahraga Teratur, Cara Sederhana Tingkatkan Daya Ingat

Proses pemakaian ekstensi gel ini mirip dengan manikur gel biasa, hanya saja lebih rumit di fase awal. Bedanya antara manikur gel dan gel ekstensi adalah tujuan penggunaannya. Manikur gel dipakai untuk menutupi kuku alami, sedangkan ekstensi gel dipakai juga untuk memberikan tampilan kuku yang lebih realistis.

Ada juga yang kurang memahami perbedaan antara ekstensi gel dan akrilik. Perbedaan paling jelas adalah bentuk ujung kuku yang diciptakan. Akrilik harus dibentuk menggunakan alat khusus berupa cetakan yang disesuaikan dengan ukuran dan bentuk kuku supaya bisa menempel dengan baik di atas kuku. Sementara itu, ekstensi gel tidak harus dicetak dan bisa langsung dipakai dengan bantuan alat pembentuk yang sekilas seperti jarum.

Tampilan ekstensi gel juga terbilang lebih realistis dan natural dibandingkan akrilik. Hal ini karena gel extension memiliki sifat yang fleksibel dan mampu mengikuti bentuk kuku dengan baik. Sementara itu, akrilik memiliki sifat yang kaku dan keras, sehingga tidak bisa menyesuaikan bentuk kuku bagian luar. Hal ini yang membuat para nail artist harus mengoleskan lem khusus sebelum memasang akrilik.

Proses menggunakan gel extension kuku (sumber: aliexpress)

Proses menggunakan gel extension kuku (sumber: aliexpress)

Cara Menggunakan Gel Extension

  • Kuku yang akan dipasang gel extension harus dibersihkan terlebih dahulu dengan memotong kutikulanya. Setelah itu, kuku diseka dengan alkohol atau gel pembersih supaya steril. Beberapa nail artist juga menggunakan primer atau dehidrator untuk membersihkan kuku.
  • Pasang pemisah jari untuk mempermudah pemasangan ekstensi gel pada kuku. Setelah itu, lapisi kuku bagian luar dengan gel extension secara tipis, sebagai pengikat sekaligus pondasi untuk membentuk kuku. Setelah itu, lapisi bagian atasnya dengan gel extension lagi dengan panjang sesuai yang diharapkan.
  • Biarkan gel agak kaku di bagian atas kuku, lalu lapisi bagian atas, ujung, dan bagian dalam kuku. Hal ini membuat kuku seolah disambung dengan kuku baru dan menjadi lebih panjang. Gunakan jarum atau alat khusus untuk membentuk tampilan kuku supaya terlihat lebih indah.
  • Secara bertahap, lapisi lagi kuku menggunakan gel extension hingga kepadatannya sama dengan kuku asli. Beri jeda antar lapisan pada kuku extension selama satu menit supaya bentuknya tidak berantakan. Lakukan hal ini pada semua kuku di jari Anda dan pastikan panjangnya sama.
  • Siapkan lampu LED atau biasa disebut dengan alat pengering kuku setelah Anda mendapatkan bentuk kuku yang sempurna. Sinari kuku Anda di bawah lampu selama 15 menit atau hingga gel mengeras.
  • Untuk tampilan natural, Anda bisa langsung mengaplikasikan coating atau pengilap kuku. Sementara jika Anda suka dengan tampilan kuku yang lebih berwarna, Anda bisa melapisi kuku Anda dengan cat kuku.
Baca juga:  Apakah Benar Wanita Cenderung Lebih Mudah Kecanduan Daripada Pria?

Gel ekstension diketahui mampu bertahan selama 2 hingga 3 minggu. Setelah itu, ekstensi akan lepas atau patah dengan sendirinya dan Anda harus segera melakukan touch up atau menghapusnya di salon. Namun, jika Anda ingin agar ekstensi gel dapat hilang dengan cepat, Anda bisa merendam kuku Anda pada aseton dan foil. Perendaman akan memakan waktu sekitar 15 menit hingga 1 jam. Semakin banyak lapisan ekstensi gel pada kuku, semakin lama waktu perendamannya.

[1] Indaryani, Emy. 2016. Modul Paket Keahlian Tata Kecantikan Kulit Kelompok Kompetensi J Nail Art dan Usaha Kecantikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: