Dampak Buruk Screen Time Berlebih pada Anak

Screen Time Berlebih pada Anak - www.drbeurkens.comScreen Time Berlebih pada Anak - www.drbeurkens.com

Anak-anak seringkali lupa saat menatap layar gadget, apalagi ketika bermain media sosial dan internet. Screen time tanpa batas yang membuat mereka lupa dengan hal yang lain, tentu membuat cemas para orang tua. Sebagai orang tua yang baik, sebaiknya Anda tegas dalam membatasi screen time untuk menghindari dampak buruknya.

Perkembangan media komunikasi tidak hanya merambat pada usia-usia tertentu, tetapi sudah memengaruhi semua kalangan usia, dari anak-anak sampai lansia. Media komunikasi dan teknologi sekarang juga sudah menjadi ‘sahabat’ bagi anak dan mengurangi minat untuk bermain dan belajar.[1] Selain itu, masih ada banyak efek merugikan dari kecanggihan sebuah teknologi untuk anak-anak.

Dampak Buruk Screen Time pada Anak

  • Penggunaan media terkait dengan obesitas. Saat anak-anak melakukan screen time tanpa batas, secara tidak sadar mereka telah mengurangi waktunya untuk berolahraga. Selain itu, biasanya mereka akan memperbanyak waktu untuk mengonsumsi camilan di depan layar. Inilah yang membuat anak-anak menjadi kelebihan berat badan.
  • Mengganggu tidur anak. Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar membangunkan otak dan membuat anak menjadi sulit tidur. Selain itu, ketika gadget berada di kamar tidur, anak-anak lebih sering menggunakannya daripada tidur lebih awal.
  • Mengganggu perkembangan belajar. Anak-anak membutuhkan waktu yang lama untuk belajar bagaimana mengendalikan perilaku mereka sendiri, serta menggunakan imajinasi mereka. Meletakkan anak di depan layar gadget tanpa memedulikan waktu, bisa merusak imajinasi dan perkembangan belajarnya.
  • Menghalangi interaksi antara sesama. Jika anak dibiarkan terus-terusan melakukan screen time, bisa jadi Anda akan kehilangan waktu bersamanya. Anak-anak lebih tertarik dengan layar HP daripada berbicara dengan Anda. Sehingga, mereka akan cenderung dingin dan kehilangan kemampuan untuk berinteraksi dengan sesama.
  • Mengganggu jadwal aktivitas di luar. Anak-anak yang memiliki screen time tanpa batas, tentu akan lebih memilih berdiam diri di rumah dan menatap gadget-nya. Sehingga, semua hal yang harus mereka lakukan di luar rumah, seperti bercocok tanam, bermain bersama teman, olahraga, dan sekolah, menjadi kacau.
  • Memengaruhi perilaku anak. Media sosial secara tidak sengaja bisa memengaruhi perilaku anak melalui video dan iklan yang mereka tonton. Apalagi, dengan internet, anak-anak bisa mengakses sejumlah situs yang berbau kekerasan, seks, hingga narkoba.
  • Menyebabkan gangguan mental. Ada beberapa kasus anak-anak mudah emosi dan cemas akibat gadget. Ini karena media sosial dapat dijadikan sebagai alat untuk melakukan banyak hal, termasuk tindak intimidasi dan cyber bullying.
Baca juga:  Manfaat & Dampak Negatif Minyak Bunga Matahari untuk Menggoreng

Dampak buruk screen time seperti di atas bisa dihindari jika Anda memperhatikan batasan yang baik untuk mengakses gadget. Sebagai orang tua, Anda harus bijaksana menyikapi kebutuhan screen time anak. Paling tidak, Anda harus bersikap tegas mengenai batasan atau waktu yang tepat bermain sosial media dan internet kepada anak.

Dampak Buruk Screen Time Berlebih - www.newsweek.com

Dampak Buruk Screen Time Berlebih – www.newsweek.com

Dilansir dari Harvard Health Publishing, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan batasan yang tepat untuk screen time bagi anak adalah dua jam per hari. Namun, karena teknologi semakin canggih dan sekolah sudah menerapkan budaya belajar online, sepertinya akan sulit menerapkannya.

Sebagai solusi, AAP telah membuat dua aplikasi canggih bernama Plan Wizard dan kalkulator waktu media. Dua alat tersebut akan membantu Anda mengontrol aktivitas screen time yang dilakukan anak-anak. Selain itu, AAP juga telah memperbarui aturan bermain gadget pada anak, seperti berikut.

Baca juga:  Tips Cerdas Memilih Hotel yang Ideal untuk Keluarga

Aturan Screen Time Anak

  • Anak-anak di bawah 18 bulan sebaiknya tidak menggunakan media dalam sehari penuh, kecuali untuk obrolan video dan belajar.
  • Anak-anak usia 18-24 bulan hanya boleh menggunakan media yang dipilih dengan cermat oleh orang tua, terkait proses perkembangan otak dan bermain.
  • Anak-anak 2-5 tahun boleh memiliki screen time satu jam atau kurang dalam sehari, dengan isi konten yang mendidik serta mempromosikan keterampilan sosial yang baik.
  • Gadget harus dimatikan selama makan dan selama satu jam sebelum waktu tidur serta harus diisi daya di luar kamar tidur pada malam hari.

Itulah cara menangkal dampak negatif screen time pada anak. Selain itu, Anda juga harus selalu memantau apa saja yang diakses oleh anak-anak selama bermain gadget. Pastikan mereka tidak mengakses hal-hal negatif yang dapat merusak moral dan pikiran.

Baca juga:  Tips Aman Menggunakan Headset Tanpa Merusak Pendengaran
Aturan Screen Time untuk Anak = www.telegraph.co.uk

Aturan Screen Time untuk Anak = www.telegraph.co.uk

[1] Mukramin, Sam’un. 2018. Dampak Media Sosial terhadap Perilaku Sosial Anak di Kota Makassar. Equilibrium Jurnal Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar, Vol. 6(2): 86-94.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: