Efek Samping Veet untuk Merontokkan Bulu

Mencukur bulu kaki (sumber: mirror.co.uk)Mencukur bulu kaki (sumber: mirror.co.uk)

Veet merupakan salah satu produk yang menjadi pilihan banyak wanita agar kulit bebas dari bulu dan terlihat mulus. Di pasaran sendiri, Veet dijual dalam berbagai varian, tergantung kebutuhan setiap orang. Meskipun memiliki manfaat yang penting untuk kecantikan, penggunaan Veet yang kurang tepat bisa menimbulkan efek samping.

Keunggulan Veet

Veet sendiri merupakan produk penghilang bulu dari PT Reckitt Bencjinster. Produk ini tidak hanya terkenal karena dirilis oleh sebuah perusahaan ternama, tetapi juga karena taglinenya, “cantik itu kulit mulus bebas bulu.” Dengan tagline tersebut, tentunya banyak orang yang tergiur untuk mencoba menggunakan Veet. Veet bahkan tidak hanya dipasarkan di Indonesia, tetapi juga hampir di 50 negara, termasuk India.[1]

Menurut wisebread.com, Veet adalah produk yang masuk kategori Top 5 krim penghilang bulu pada tubuh. Hal ini semakin membuat banyak orang percaya diri untuk mencoba memakai Veet sebagai bahan kosmetik andalan dalam masalah perawatan kulit.

Di pasaran sendiri, Veet ditawarkan dalam 3 varian, antara lain Veet Hair Removal Cream Kulit Normal, Veet Hair Removal Cream Kulit Kering, dan Veet Hair Removal Cream Kulit Sensitif. Semua varian tersebut tersedia dalam kemasan 25 gr dan 60 gr serta dilengkapi dengan spatula plastik untuk membersihkan bulu.

Baca juga:  Simak Pelembab Wajah Pilihan untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat!

Setiap varian produk tentunya memiliki kandungan yang berbeda karena penggunaan yang berbeda. Veet Hair Removal Cream Kulit Normal mengandung ekstrak lotus milk dan jasmine yang dapat membuat kulit terlihat mulus serta terjaga kesehatannya. Untuk varian Veet Hair Removal Cream Kulit Kering, memiliki komposisi ekstrak shea butter dan lily yang berfungsi melembapkan kulit. Sementara itu, varian Veet Hair Removal Cream Kulit Sensitif dilengkapi dengan ekstrak aloe vera dan vitamin E untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah terjadinya alergi.

Meskipun Veet memiliki kemampuan yang terbilang bagus untuk menghilangkan bulu dan merawat kulit, penggunaannya tanpa mengetahui cara yang tepat dapat menimbulkan efek samping. Ada beberapa efek samping yang bisa muncul dan memengaruhi struktur, kecantikan, dan kesehatan kulit, seperti berikut.

Krim perontok bulu, Veet (sumber: beautynesiablog.id)

Krim perontok bulu, Veet (sumber: beautynesiablog.id)

Efek Samping Veet

  • Gejala iritasi bisa saja muncul jika Anda salah memilih produk Veet. Pada beberapa kasus, orang yang memiliki kulit sensitif lebih sering mengalami kesemutan dan sensasi panas saat memakai produk yang salah. Sebaiknya Anda memilih produk Veet sesuai dengan kondisi kulit Anda. Sebagai contoh, untuk kulit sensitif, Anda harus memilih varian Veet Hair Removal Cream Kulit Sensitif.
  • Selain iritasi, gejala alergi seperti gatal-gatal, ruam pada kulit, dan pembengkakan pada kulit juga sering terjadi. Ini karena konsumen memiliki alergi atau hipersensitif terhadap kandungan produk. Sebaiknya, Anda melihat komposisi produk secara lengkap pada bagian kemasan sebelum memakai Veet.
  • Luka juga bisa terjadi jika Anda tidak memperhatikan arah tumbuh rambut ketika membersihkan bulu dan cream. Penggunaan spatula yang sembarangan, dapat membuat bulu tumbuh tak karuan. Pada beberapa kasus, juga ditemukan ada rambut yang tumbuh ke dalam kulit atau mengalami ingrown. Ini yang menyebabkan nyeri dan luka di kulit Anda.
  • Gejala iritasi yang jarang sekali terjadi pada pengguna Veet adalah pusing. Gejala ini bisa saja terjadi jika Anda memiliki hidung yang sensitif. Hal ini karena produk memiliki aroma yang agak menyengat dan tajam.
Baca juga:  Asam Salisilat, Pertolongan Ampuh untuk Masalah Jerawat

Itulah beberapa efek samping pemakaian Veet secara sembarangan. Sebenarnya, cara memakai Veet tidaklah sulit. Anda hanya perlu menyiapkan krim dan spatula Veet. Setelah itu, pakai bagian melengkung dari spatula dan aplikasikan krim Veet ke seluruh permukaan bulu di kulit hingga merata. Diamkan krim tersebut selama 3 menit, kemudian gunakan ujung spatula untuk membersihkan bulu pada permukaan kulit.

Setelah semua bulu terangkat dan tidak ada sisa lagi, bilas dan bersihkan sisa cream yang masih menempel dengan air bersih. Sebaiknya Anda membilasnya dengan air dingin atau air bersuhu normal. Ini akan mencegah terjadinya perubahan ukuran pori-pori di kulit.

Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan produk pelembap seperti lotion atau serum untuk kulit tangan, kaki, bahkan ketiak. Selain membuat kulit menjadi lembap, skincare tersebut bisa mencegah hiperpigmentasi pada kulit akibat proses pembersihan bulu memakai spatula.

Baca juga:  Obsesi Miliki Kulit Putih, Produk Masker Pemutih Wajah Laris di Pasaran

[1] Khairina, Astrid S. 2016. Persepsi Remaja Perempuan pada Tagline Veet “Cantik Itu Kulit Mulus Bebas Bulu” (Skripsi). Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: