Efek Samping dan Manfaat Tawas untuk Miss V, Wanita Wajib Tahu!

Ilustrasi: organ intim wanitaIlustrasi: organ intim wanita

Tawas selama ini dipercaya sebagai bahan yang mempunyai banyak manfaat, mulai dari menghilangkan bau badan hingga membantu mencerahkan Miss V. Lantas, benarkah penggunaan tawas untuk Miss V itu aman dan tanpa efek samping?

Tawas merupakan kristal putih yang berbentuk gelatin dan mempunyai sifat yang dapat menarik partikel-partikel lain sehingga berat, ukuran, dan bentuknya menjadi semakin besar dan mudah mengendap.

Biasanya tawas digunakan dalam proses penjernihan air, yaitu sebagai bahan penggumpal padatan-padatan yang terlarut di dalam air untuk membersihkan sumur, sebagai bahan kosmetik, zat warna tertentu, dan sebagai zat penyamak kulit. Selain itu, tawas juga digunakan untuk memperbaiki mutu pangan yaitu dalam pengolahan manisan lidah buaya, campuran pembuatan bihun agar tidak rapuh dan berwarna lebih putih, menghitamkan kacang hijau sebagai bahan isi dari bakpao dan bahan perendam ikan yang akandiasapkan.

Tawas adalah nama lain dari aluminium sulfat yang memiliki rumus kimia Al2(SO4)3. Aluminium (Al) yang terdapat dalam senyawa tawas termasuk salah satu macam logam berat. Logam berat dalam bentuk ion sangat toksik dan dapat menyebabkan kerusakan organ detoksifikasi yaitu hepar dan ginjal.[1]

Baca juga:  Info Lengkap Manfaat DHA untuk Ibu Hamil

Meski bersifat toksik, nyatanya beberapa orang mempercayai bahwa bahan seperti tawas dapat bermanfaat untuk perawatan area kewanitaan. Sebagian orang bahkan memanfaatkan tawas layaknya vaginal douche atau cairan pembersih miss V. Padahal, saat ini sudah banyak produk-produk sabun pembersih kewanitaan di pasaran yang produsennya sudah jelas serta sudah terdaftar di BPOM maupun mengantongi sertifikasi halal dari MUI.

Tawas

Tawas

Manfaat Tawas untuk Miss V

Tawas kabarnya bermanfaat untuk mengatasi vagina yang lebar. Caranya, masukkan satu sendok tawas dalam satu liter air, kemudian gunakan untuk merendam vagina setiap enam jam sekali. Manfaatnya dapat menyempitkan vagina. Dan, bagi wanita yang memiliki vagina yang sempit dilarang menggunakan resep tadi.[2]

Selain dipercaya mampu menyempitkan vagina yang longgar, tawas disebut-sebut dapat menghambat pertumbuhan pubic hair atau bulu kemaluan. Caranya, bubuk tawas dicampur dengan lemon untuk mencerahkan kulit area kemaluan. Anda juga bisa mencampur tawas dengan air mawar untuk menghilangkan bulu kemaluan sekaligus memberi aroma wangi khas bunga mawar.

Baca juga:  Masker Kefir, Alami dan Berkhasiat Mencerahkan Wajah

Efek Samping Tawas untuk Miss V

“Tawas memang bisa bersifat sebagai antiseptik, penjernih air, deodoran, dll. Tapi harus diingat bahwa penggunaan tawas yang tidak sesuai takaran tentu tidak baik. Sebagai contoh jika tawas digunakan untuk membersihkan vagina maka akan berisiko mengganggu keseimbangan pH vagina. Jika keseimbangan pH terganggu, maka vagina akan berisiko mengalami infeksi seperti infeksi jamur dan bakteri,” kata dr DevikaYuldharia dari Alodokter.

Ilustrasi: organ intim wanita

Ilustrasi: organ intim wanita

Tak jauh berbeda, dr. Yuniar Cahyania Intani juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diwaspadai terkait tawas. “Tawas merupakan nama lain dari potassium aluminium sulfat yaitu semacam senyawa kimia yang biasa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan, kosmetik, dan alat-alat yang berhubungan dengan logam,” kata dokter Yuniar.

“Sampai saat ini tidak ada penelitian ilmiah yang dipublikasikan mengenai manfaat tawas terhadap pencerahan daerah kewanitaan. Oleh karena itu belum diketahui efek samping yang dapat ditimbulkan oleh tawas ini terhadap daerah kewanitaan. Namun apabila Anda memiliki kulit yang sensitif terhadap tawas maka dapat menimbulkan dermatitis alergika yang dapat menimbulkan iritasi pada kulit,” imbuhnya.

Baca juga:  New Cell Night Cream, Produk Purbasari Untuk Wajah Dengan Kandungan Kolagen

Area vagina sendiri pada dasarnya kurang dianjurkan untuk dibersihkan menggunakan vaginal douche atau sabun-sabun pembersih selain air. Menurut dr Devika, penggunaan tawas atau sabun pembersih kewanitaan lain untuk mencuci vagina justru berisiko untuk merusak pH alami vagina. Ketidakseimbangan pH itu pula yang dapat memicu terjadinya infeksi, salah satunya keputihan.

Apabila Anda ingin membersihkan area kemaluan, Anda disarankan untuk menggunakan air mengalir bersuhu biasa atau bisa juga menggunakan air hangat. Kemudian pastikan untuk mengeringkan area Miss V dengan tisu yang bersih.

[1]Ananda, PR dkk. 2016. Pengaruh Pemberian Tawas dengan Dosis Bertingkat dalam Pakan Selama 30 Hari Terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Tikus Wistar. Jurnal Kedokteran Diponegoro. 5(3): 210-221.

[2]Syuaisyi’, SHA. 2005. Kado Pernikahan. Terjemahan oleh: Abdul RS. Muslich T, editor. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, hlm 371.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: