Efek Samping Berhenti Konsumsi Pil KB

Efek, samping, berhenti, konsumsi, pil, KB, pengontrol, kehamilan, hamil, ovulasi, pms, menstruasi, tanda, wanita, suntikan, rahim, fase, vitamin, tubuh, kanker, siklus, sakit, minum, tidak, teratur, lancar, Aneka macam pil KB

Anda mungkin merasakan beberapa perubahan ketika mulai mengonsumsi pil KB, seperti mual, masalah berat badan, atau nyeri pada payudara. Maka tidak heran jika Anda akan merasakan perubahan pula pada tubuh ketika berhenti mengonsumsi pil tersebut.

Pada umumnya, segala jenis pengontrol kehamilan memang dapat memberikan efek samping. Apapun bentuk dan metode yang digunakan, baik itu berbentuk pil maupun suntikan. Efek samping yang akan timbul pun tergantung kondisi tubuh Anda sebelum mulai mengonsumsi pil KB. Dan umumnya, para wanita akan mengalami perubahan-perubahan ini, kala menghentikan konsumsi pil KB.

Potensi Hamil

Menghentikan konsumsi pil KB dapat membuat wanita berpotensi untuk hamil. Perlu diingat bahwa itu bisa terjadi lebih cepat dari yang Anda pikirkan. Banyak wanita berpikir butuh waktu lama untuk hamil setelah mereka stop minum pil, tetapi penelitian menunjukkan tingkat kehamilan hampir sama dengan wanita yang telah menggunakan metode penghalang (seperti kondom).

Efek, samping, berhenti, konsumsi, pil, KB, pengontrol, kehamilan, hamil, ovulasi, pms, menstruasi, tanda, wanita, suntikan, rahim, fase, vitamin, tubuh, kanker, siklus, sakit, minum, tidak, teratur, lancar,

Tes kehamilan positif

Setidaknya 96% mantan pengguna pil KB hamil dalam setahun. Dalam satu penelitian, lebih dari setengah di antara para wanita tersebut mulai mengandung dalam waktu 6 bulan pertama. Namun bagi mereka yang menggunakan metode suntikan Depo-Provera, akan butuh waktu lebih lama untuk hamil, sekitar satu tahunan. Oleh karena itu, jika Anda dan pasangan tidak ada keinginan untuk hamil, pastikan menggunakan kondom atau jenis kontrasepsi lain saat berhubungan seksual setelah berhenti minum pil KB.

Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Saat masih belum aktif mengonsumsi pil KB Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur. Maka ketika memutuskan untuk berhenti meminum pil ini, Anda akan butuh beberapa waktu (bulan) untuk membuatnya kembali normal. Terlebih jika siklus menstruasi Anda pada dasarnya tidak teratur, maka semakin sulit bagi Anda untuk mengembalikannya ke jangka waktu yang normal. Bahkan, jika menstruasi Anda sempat berhenti, maka Anda akan butuh waktu lebih lama untuk memulainya kembali.

Menstruasi Terasa Lebih Berat dan Lebih Sakit

Jika sebelum memulai minum pil KB menstruasi Anda penuh dengan darah dan rasa nyeri, sepertinya masalah itu akan kembali lagi setelah Anda memutuskan untuk berhenti.
Tapi jika Anda memulainya saat masih berusia remaja dan Anda sekarang berumur 30-an atau 40-an, Anda cenderung tidak akan mengalami kembali masa-masa berat tersebut

Kembali Alami PMS

Pil KB dapat membantu tubuh untuk mengatasi kekacauan hormonal yang menyebabkan Anda jadi merasa tertekan, cemas, dan mudah tersinggung ketika menjelang menstruasi. Nah, itu sebabnya jika Anda mulai berhenti mengonsumsi pil KB, Anda harus bersiap menghadapi berbagai gejala PMS termasuk suasana hati yang cepat berubah saat menjelang datang bulan.

Efek, samping, berhenti, konsumsi, pil, KB, pengontrol, kehamilan, hamil, ovulasi, pms, menstruasi, tanda, wanita, suntikan, rahim, fase, vitamin, tubuh, kanker, siklus, sakit, minum, tidak, teratur, lancar,

Nyeri perut saat pra haid (sumber: megalindas.com)

Rasa Sakit Saat Ovulasi

Cara kerja dari setiap alat pengontrol kehamilan pada dasarnya untuk mencegah Anda dari proses ovulasi. Itu sebabnya, saat Anda mulai berhenti menggunakan alat kontrasepsi ini Anda mungkin akan merasakan situasi tersebut kembali. Akibatnya, Anda mungkin akan merasa sedikit kram pada bagian panggul saat ovarium Anda mulai melepaskan telur. Tidak hanya itu, Anda juga berkemungkinan mengeluarkan banyak cairan dari vagina (keputihan).

Penurunan Kadar Vitamin D dalam Tubuh

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menemukan bahwa banyak wanita mengalami penurunan kadar vitamin D saat mereka berhenti minum pil KB. Hal ini tentu akan bermasalah bagi wanita yang mencoba untuk hamil, karena vitamin D membantu mendukung kerangka janin pada kehamilan.

Itu sebabnya, penting untuk memberi tahu dokter jika Anda berhenti minum pil KB. Tidak hanya itu, jangan lupa tanyakan juga tentang cara mendapatkan asupan vitamin D yang terbaik untuk Anda, entah itu dengan menghabiskan lebih banyak waktu di berjemur di bawah paparan sinar matahari, makan makanan kaya vitamin D seperti ikan, atau mungkin mengonsumsi suplemen vitamin D.

Berat Badan Menurun

Wanita yang menggunakan KB tipe progestin (seperti KB suntik, KB spiral, atau pil KB) cenderung mengalami kenaikan berat badan. Nah, hal ini memungkinkan Anda akan mengalami penurunan berat badan jika Anda memutuskan untuk berhenti. Akan tetapi sampai saat ini pun masih tidak jelas apakah pil KB kombinasi juga dapat menaikkan berat badan atau tidak.

Jika Anda ingin serius menurunkan berat badan, maka cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan menerapkan diet sehat serta olahraga yang baik dan benar ketimbang bergantung pada efek samping penggunaan pil KB.

Muncul Jerawat

Penggunaan pil KB kombinasi di mana yang menggabungkan estrogen dan progestin bisa membersihkan jerawat pada banyak wanita karena menurunkan kadar androgen dalam tubuh. Androgen sendiri merupakan hormon yang menghasilkan minyak pada kulit.

Efek, samping, berhenti, konsumsi, pil, KB, pengontrol, kehamilan, hamil, ovulasi, pms, menstruasi, tanda, wanita, suntikan, rahim, fase, vitamin, tubuh, kanker, siklus, sakit, minum, tidak, teratur, lancar,

Mulai timbul jerawat pada wajah (sumber: aaptiv.com)

Nah, itu sebabnya, saat Anda berhenti mengonsumsi pil KB, maka jerawat bisa saja akan datang kembali lagi, terutama saat menjelang menstruasi, di mana kadar hormon sedang tidak stabil (naik-turun).

Merasa Semakin Lincah

Sebagian kecil wanita merasa pil KB membuat libido mereka menurun, khususnya saat mereka mengonsumsi pil dengan dosis yang rendah. Maka tak heran sekitar 15% wanita dalam sebuah penelitian dinilai memiliki suasana hati yang lebih baik saat mereka memutuskan untuk berhenti meminum pil KB.

Sakit Kepala Hilang

Jika pil KB cenderung memberikan Anda rasa sakit kepala, maka akan lebih baik jika Anda mulai berhenti mengonsumsinya.

Tetap Terlindungi dari Beberapa Jenis Kanker

Salah satu efek samping yang setidaknya cukup baik dari pil KB adalah saat Anda menggunakannya dalam jangka waktu yang lama, maka Anda secara tidak langsung telah menurunkan risiko kanker ovarium dan endometrium. Jika Anda termasuk wanita yang sangat lama mengonsumsi pil ini, ‘perlindungan’ masih tetap akan berjalan meskipun Anda telah berhenti meminumnya. Efek samping ini juga berlaku pada permasalahan non-kanker lainnya, seperti tumor jinak pada bagian payudara (fibrocystic breast disease) dan tumor jinak di bagian rahim (fibroid).

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: