Dry Brushing, Treatment Hilangkan Selulit dengan Mudah

Metode dry brushing (sumber: vitruvi.com)Metode dry brushing (sumber: vitruvi.com)

Selain jerawat, selulit menjadi salah satu masalah kulit yang membuat orang kerap merasa kurang percaya diri, apalagi bagi mereka yang suka mengenakan pakaian sedikit terbuka. Untungnya, ada banyak cara untuk menghilangkan selulit, salah satunya adalah melakukan treatment dry brushing.

Cara Melakukan Dry Brushing

Selulit, atau secara medis dikenal dengan adiposis edematosa, merupakan suatu perubahan topografi kulit yang terjadi terutama pada saat masa post pubertas pada perempuan dan laki-laki, disebabkan adanya perbedaan distribusi lemak, otot, dan jaringan konektif.[1] Secara umum, selulit akan muncul pada bagian tubuh yang biasanya cenderung berlemak dan tebal, seperti paha, pantat, lengan atas, paha, dan leher.

Dilansir dari allure, selulit bisa diatasi dengan cara menyikat kering atau dry brushing pada bagian kulit yang berselulit. Dry brushing tampaknya juga disukai oleh beberapa orang ternama seperti model Miranda Kerr dan artis Gwyneth Paltrow. Untuk mendapatkan manfaatnya, tentunya Anda tidak bisa melakukan dry brushing secara sembarangan.

Beragam sikat dry brushing (sumber: wellandgood.com)

Beragam sikat dry brushing (sumber: wellandgood.com)

Sebelum melakukan treatment, pastikan Anda sudah membeli alatnya. Alat untuk melakukan perawatan tersebut tidak bisa memakai sikat sembarangan. Alat sikat kering bisa Anda dapatkan di toko alat kosmetik atau toko salon kecantikan. Jika Anda tidak bisa mendapatkan alat tersebut, Anda bisa memakai sikat rambut yang berbahan dasar nilon.

Baca juga:  Referensi Merek Bedak Yang Bikin Wajah Tampak Putih Bersih

Pilihlah sikat yang benar-benar halus dan lembut, dengan bulu yang tidak mudah rontok. Untuk mendapatkan sikat yang tepat, Anda bisa membandingkannya dengan kuas yang terbuat dari bulu kuda atau bulu babi. Selain itu, Anda juga bisa membandingkan kuas dengan produk rambut sintetis yang halus.

Jika Anda memakai sikat yang terlalu kasar dengan kuas yang mudah rontok atau memiliki jarak yang jarang, ini akan membuat kulit Anda menjadi terluka atau mengalami infeksi. Beberapa orang juga memiliki alergi terhadap bahan tertentu, sehingga sebaiknya Anda lebih memperhatikan pemilihan alat yang baik.

Gejala alergi yang ditimbulkan akibat kuas yang bermasalah, gatal-gatal, ruam kemerahan, dan sensasi panas. Ada juga orang yang mengalami peradangan setelah melakukan perawatan tersebut karena logam pada gagang sikat. Sehingga, selain memperhatikan bulu sikat, Anda juga perlu memperhatikan bahan pada gagang sikat.

Baca juga:  Pixy Lip Cream Nomor 1, Lip Cream Tahan Lama dengan Harga Terjangkau

Setelah berhasil menemukan alat yang pas, Anda bisa langsung melakukan dry brushing. Treatment ini tidak harus Anda lakukan di salon, tetapi bisa dilakukan sendiri di rumah sebelum mandi. Lakukan penggosokan di area yang berselulit dengan pola memutar. Cara ini akan membuat kulit Anda tereksfoliasi dengan sempurna.

Manfaat Lain Dry Brushing

Metode dry brushing di kaki (sumber: instyle.com)

Metode dry brushing di kaki (sumber: instyle.com)

Selain mengelupas kulit luar dan membersihkan kulit, dry brushing juga akan membantu melancarkan peredaran darah Anda. Jika Anda ingin melancarkan peredaran darah, Anda tidak harus melakukannya di area yang berselulit. Lakukan dry brushing di area punggung atau dada dan kaki untuk menjaga peredaran tetap stabil di area tersebut.

Menurut beberapa orang yang pernah melakukan dry brushing, perawatan tersebut juga akan membuat kulit Anda menjadi lebih cerah, lembut, dan halus. Ini karena dengan mengelupas kulit luar, akan meningkatkan regenerasi sel kulit. Sel kulit yang terkelupas akan tergantikan dengan sel kulit baru yang lebih cerah dan lembut. Selain itu, cara ini juga bisa dilakukan untuk menghilangkan atau memudarkan bekas luka di kulit bagian tubuh kecuali wajah.

Baca juga:  Amankah Menggunakan Bedak Salicyl untuk Atasi Gatal pada Ibu Hamil?

Efek Samping Dry Brushing

Meskipun memiliki manfaat yang baik untuk kecantikan kulit, tampaknya perawatan ini juga memiliki efek samping. Kulit yang terlalu sering di-treatment biasanya akan memiliki tingkat sensitivitas tinggi dan menipis. Untuk itu, Anda tidak bisa melakukan perawatan tersebut lebih dari 1 kali dalam 2 minggu.

Perawatan tersebut juga tidak dianjurkan bagi Anda yang memiliki kulit sensitif dan memiliki riwayat gejala eksim. Perawatan ini bisa meningkatkan risiko gejala alergi pada kondisi kulit tersebut. Selain itu, treatment tersebut juga bisa membuat kulit menjadi terluka dan infeksi.

Sebagai tips, setelah Anda melakukan treatment, sebaiknya Anda segera mandi menggunakan sabun dengan kandungan moisturizer, vitamin, dan whitening. Ini akan membantu proses penghilangan selulit, bekas luka, dan mencerahkan kulit dengan cepat.

[1] Harris, Bilkes. 2018. Selulit. Jurnal Ibnu Sina Biomedika Universitas Islam Sumatera Utara Medan, Vol. 2(1): 104-115.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: