Jangan Dibuang, Daun Ubi Jalar Ternyata Juga Dapat Diolah Menjadi Aneka Masakan

Daun ubi jalar (sumber: kibrispdr.org)Daun ubi jalar (sumber: kibrispdr.org)

Ubi jalar atau ketela rambat termasuk jenis umbi yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Belum banyak yang tahu bahwa bagian daun dari tanaman ini sebenarnya juga bisa dimanfaatkan sebagai obat atau bahkan dapat diolah menjadi aneka masakan yang lezat.

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu sumber pangan alternatif selain beras, karena mengandung karbohidrat lebih tinggi dibandingkan padi dan jagung. Ubi jalar mengandung 78,8g karbohidrat, 6,8g protein, 0,7g lemak, 5g gula, tiamin, besi dan kalsium. Selain itu, ubi jalar mengandung kalori lebih banyak dibandingkan dengan padi, jagung dan ubi kayu. Terdapat sejumlah mineral, nutrisi, vitamin A dan vitamin C pada bagian umbi ubi jalar. Tanaman ini sudah menjadi makanan pokok di Indonesia bagian timur, seperti Papua.[1]

Di Indonesia, selain dimanfaatkan umbinya, daun ubi jalar juga dibuat sayuran. Untuk di beberapa wilayah daun dari rebusan ubi jalar diminum dan digunakan sebagai pengobatan DBD, antioksidan, antikanker dan dapat juga ditumbuk dan ditempelkan pada bagian yang bengkak sebagai pengobatan inflamasi/radang.

Baca juga:  Proyeksi Keuntungan Jualan Bisnis Sosis Bakar Dengan Omzet Fantastis

Secara empiris tanaman daun ubi jalar memiliki khasiat menyembuhkan bengkak. Berawal dari hal tersebut maka daun ubi jalar dapat berefek sebagai antiinflamasi. Dalam penelitian-penelitian disebutkan kandungan dari tanaman yang berkhasiat sebagai antiinflamasi adalah flavonoid.[2]

Flavonoid merupakan salah satu kelompok fitokimia yang memiliki struktur yang sama, yaitu polifenol. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa flavonoid ini dapat menurunkan faktor risiko penyakit kardiovaskular karena berperan dalam metabolisme lipid. Daun ubi jalar lebih banyak mengandung polifenol dibandingkan dengan umbinya, juga banyak mengandung vitamin dan mineral. Flavonoid yang banyak terdapat dalam daun ubi jalar yaitu quercetin. Quercetin memiliki efek antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas sehingga dapat terlindungi dari kerusakan oksidatif.[3]

Tak jauh berbeda dari bagian umbinya, daun ubi jalar kabarnya juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Bahkan, setiap 35 gram daun ubi jalar disebut-sebut mengandung nutrisi sebagai berikut.

Kandungan Nutrisi Daun Ubi Jalar

Daun ubi jalar (sumber: jpnn)

Daun ubi jalar (sumber: jpnn)

  • 30,38 gram air
  • 0,87 gram protein
  • 3,09 gram karbohidrat
  • 1,9 gram serat
  • 0,055 mg vitamin B1 (thiamin)
  • 0,121 mg vitamin B2 (riboflavin)
  • 0,395 mg vitamin B3 (niacin)
  • 0,079 mg vitamin B5 (asam pantotenat)
  • 0,066 mg vitamin B6 (pyridoxine)
  • 3,8 mg vitamin C (asam askorbat)
  • 105,8 mikrogram vitamin K
  • 66 mikrogram vitamin A
  • 1322 IU vitamin A
  • 776 mikrogram beta karoten
  • 15 mikrogram alfa karoten
  • 5152 mikrogram lutein dan zeaxanthin
  • 27 mg kalsium
  • 0,34 mg zat besi
  • 28 mg fosfor
  • 178 mg kalium
  • 2 mg natrium
  • 0,3 mikrogram selenium
Baca juga:  Banyak Dipakai untuk Skincare, Apa Saja Sih Kegunaan Castor Oil/Minyak Jarak?

Cara Mengolah Daun Ubi Jalar

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, daun ubi jalar juga bisa dikonsumsi layaknya aneka sayuran yang biasa kita makan. Cara mengolah daun ubi jalar pun tak sulit, Anda bisa merebusnya sebentar sampai warnanya berubah jadi agak cerah. Daun ubi jalar rebus bisa dinikmati dengan sambal pecel atau sambal terasi, lengkap dengan sepiring nasi hangat.

Selain direbus, daun ubi jalar dapat diolah menjadi tumisan layaknya tumis kangkung. Anda bisa menggunakan resep sederhana yang memadukan daun ubi jalar dengan bumbu bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan sedikit saus tiram. Tumis sebentar dengan api besar hingga warna daunnya menjadi agak hijau cerah. Kemudian tumis daun ubi jalar pun siap untuk disajikan.

[1] Pradana, AW dkk. 2017. Korelasi Karakter Anatomi Daun Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.) Kultivar Tahan Dan Tidak Tahan Terhadap Intensitas Penyakit Kudis Daun. ScriptaBiologica. 4(1): 21-29.

Baca juga:  Inilah Rangkaian Produk Garnier Terbaru Untuk Mengatasi Masalah Kulit Berminyak Dan Kusam

[2]Setiawati, A dkk. 2016. Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas Poir.) Terhadap Tikus Putih (Rattusnorvegicus).Jurnal Sains dan Kesehatan. 1(6): 316-320.

[3]Pramesti, R &Nurmasari W. 2014. Pengaruh Pemberian Jus Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam) Terhadap Kadar Kolesterol LDL Tikus Wistar Jantan (Rattusnorvegicus) Yang Diberi Pakan Tinggi Lemak. Journal of Nutrition College. 3(4): 706-714.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: