Dampak Penyakit Terhadap Keinginan Berhubungan Intim Dengan Pasangan

hubungan, intim, pasangan, berhubungan, diabetes, kanker, pria, wanita, terapi, radang, sendi, kardiovaskular, sistem, saraf, dampak, penyakit, kepuasan, masalah, kesehatanIlustrasi: pasangan suami istri

Hidup dengan suatu penyakit kronis seperti kanker atau serangan jantung mungkin saja berdampak terhadap keinginan berhubungan intim dengan pasangan. Apa hubungan antara keduanya? Berikut uraiannya.

Kepuasan secara seksual adalah bagian penting dari sebuah hubungan suami istri. Namun, apa jadinya jika salah seorang pasangan mengidap kanker atau divonis sebagai penderita penyakit kronis? Jika ada kondisi seperti itu, bisa jadi seseorang yang mengidap penyakit tersebut dianggap tidak bisa memberi kepuasan kepada pasangannya.

Menurut Dr. Sharon Bober, seorang psikolog di Yayasan Kanker di Harvard, wanita dengan penyakit kardiovaskular, diabetes, dan arthritis mungkin bisa menyebabkan penderita merasa masalah kesehatan mereka mengikis hubungan intimnya.

Masalah seksual bukan topik yang secara nyaman dibicarakan oleh orang-orang. Anda bisa berkonsultasi dengan para ahli di bidang tersebut. Meskipun konsultasi bisa amat membantu, tidak semua orang membutuhkan konsultasi dari para ahli.

Masalah Umum

hubungan, intim, pasangan, berhubungan, diabetes, kanker, pria, wanita, terapi, radang, sendi, kardiovaskular, sistem, saraf, dampak, penyakit, kepuasan, masalah, kesehatan

Ilustrasi: suami istri gagal berhubungan intim

Masalah seksual dengan kondisi kronis seringkali sulit untuk dipisahkan dari yang terkait dengan masalah menopause dan penuaan karena keduanya cenderung terjadi pada usia paruh baya. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap hilangnya minat seks atau penurunan keintiman antara pasangan mungkin karena memang penurunan hormon atau rasa sakit selama hubungan seksual.

Kelelahan

Kondisi ini termasuk alami jika seseorang merasa lebih cepat lelah ketika kesakitan atau dalam masa penyembuhan. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa berkonsultasi dengan pasangan mengenai pembagian waktu, misalnya sisihkan waktu untuk waktu berdua dengan pasangan ketika energi Anda dan pasangan sedang dalam keadaan prima.

Mengubah Citra Diri

Baca juga:  Pada Usia Berapakah Seorang Wanita Mengalami Menopause? Kenali Tanda-Tandanya

Penyakit bisa mengubah cara Anda melihat diri sendiri dalam hal penampilan fisik, seksualitas, dan keutuhan Anda sebagai pribadi. Sebuah kelompok dukungan dan psikoterapi bisa membantu Anda mendapatkan dukungan untuk lebih menerima diri sendiri.

Kurangnya Komunikasi

Seorang wanita harus menjadi pendukung bagi dirinya sendiri dan pasangannya. Anda bisa meminta bantuan dari penyedia layanan medis untuk mendapatkan perawatan kesehatan dengan obat-obatan dan terapi fisik (mungkin dengan pasangan Anda) untuk mengeksplorasi pendekatan baru yang dapat memudahkan urusan hubungan intim dengan pasangan.

Apabila pasangan Anda mengalami kesulitan beradaptasi dengan keadaan jika Anda merupakan penderita sebuah penyakit, mungkin memerlukan terapi. Menurut Dr. Bober, tidak perlu malu untuk mengatakan bahwa keadaan pasangan yang sedang sakit mengganggu, atau pasangan ingin menciptakan hubungan yang sama baiknya ketika pasangan sedang dalam keadaan sehat.

Tips Mengatasi Kondisi Tertentu

hubungan, intim, pasangan, berhubungan, diabetes, kanker, pria, wanita, terapi, radang, sendi, kardiovaskular, sistem, saraf, dampak, penyakit, kepuasan, masalah, kesehatan

Ilustrasi: hubungan intim suami istri (sumber: health.com)

Bagi Penderita Kanker

Kemoterapi sitotoksik (pembantaian sel) untuk sejumlah kanker dan terapi hormonal untuk kanker payudara, ovarium, dan rahim dapat menyebabkan penurunan kadar estrogen secara tiba-tiba yang memperparah gejala klasik menopause, termasuk kekeringan vagina dan hilangnya elastisitas jaringan dasar panggul. Anda tidak perlu khawatir, ada bantuan untuk semua gejala di atas, terutama untuk meningkatkan kesehatan vagina.

Meskipun ada krim estrogen vagina, mungkin tidak disarankan untuk beberapa penderita kanker, sebab gel pelembab mengandung polycarbophil (Replens) dan turunan asam hialuronat (Hyalo Gyn) yang secara efektif menggantikan sekresi vagina alami, sementara pelumas berbasis air seperti Astroglide dan KY Jelly dapat memudahkan penetrasi. Jika seks masih menyakitkan, terapi dasar panggul bisa dilakukan sehingga dapat memperbarui elastisitas vagina dan meningkatkan kapasitas vagina.

Bagi Penderita Kardiovaskular

Baca juga:  Ketahui Ciri-ciri Kecemburuan Tidak Normal Dan Cara Mengatasinya Secara Dewasa

Apabila Anda mengalami serangan jantung atau stroke, penting untuk berbicara dengan dokter tentang kapan aman untuk melanjutkan aktivitas seksual. Hal ini juga penting untuk menyangkut hal seperti mendaftar dan mengikuti program rehabilitasi kardiovaskular. Meskipun beberapa bentuk terapi hormon sistemik dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, krim estrogen vagina umumnya aman untuk wanita dengan penyakit kardiovaskular.

Bagi Penderita Diabetes

Pada pria, dalam waktu jangka panjang, diabetes bisa menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, yang terlibat dalam proses ereksi kompleks. Hal ini berarti pria dengan diabetes mungkin menderita disfungsi ereksi (DE) dan tidak mampu untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Sebanyak sepertiga dari pria dengan diabetes pada akhirnya akan mengalami impotensi.

hubungan, intim, pasangan, berhubungan, diabetes, kanker, pria, wanita, terapi, radang, sendi, kardiovaskular, sistem, saraf, dampak, penyakit, kepuasan, masalah, kesehatan

Ilustrasi: suami istri gagal berhubungan intim

Sementara itu, bagi wanita dengan diabetes, dapat menderita vaginitis berulang (radang vagina), yang biasanya disebabkan jamur infeksi. Kondisi ini akan membuat hubungan seks terasa tidak nyaman dan menyakitkan. Bahkan pada beberapa perempuan, mungkin akan mengalami gatal atau sensasi seperti terbakar, dan keluarnya cairan putih.

Selain itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa perempuan dengan diabetes cenderung memiliki masalah dengan gairah, dan klitoris (pusat saraf seks pada perempuan) mungkin tidak merespons rangsangan dengan cara yang biasa.

Jika Anda merasa diabetes menyebabkan masalah dengan kehidupan seks Anda, segera konsultasikan hal ini dengan dokter. Dalam kasus apapun, ketika problem disfungsi seksual mulai terjadi secara teratur dan cenderung memburuk, maka faktor psikologis akan terlibat di dalamnya. Pria yang mengidap diabetes dan impotensi dapat dibantu dengan obat-obatan yang diresepkan dokter seperti sildenafil (Viagra), tadalafil (Cialis) dan vardenafil (Levitra).

Namun, jika hasil tes menunjukkan bahwa sistem saraf Anda belum rusak oleh diabetes, dan tidak ada masalah peredaran darah yang terkait, maka sebenarnya Anda tidak mengalami masalah dengan kehidupan seksual. Dibutuhkan dukungan dari pasangan dan dokter untuk mengatasi kondisi ini.

Bagi Penderita Radang Sendi

Baca juga:  5 Nasehat untuk Wanita Sholehah dalam Kehidupan Dunia

Anda bisa minum obat pereda nyeri sekitar 30 menit sebelum berhubungan seks. Hal ini dapat membantu Anda mendapatkan kenyamanan dari sakitnya nyeri sendi. Mandi air hangat atau mandi. Bisa juga dengan menggunakan bantal pemanas atau selimut juga dapat membantu meringankan kekakuan sendi. Cobalah menggunakan bantal atau selimut untuk melindungi persendian Anda saat berhubungan seks.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: