Cream Pemutih yang Berbahaya Apa Saja? Simak Ulasannya

Wanita Harus Waspada Dengan Krim Penutih yang Berbahaya Wanita Harus Waspada Dengan Krim Penutih yang Berbahaya

Mempunyai kulit putih dan mulus memang idaman hampir setiap orang, tak hanya kalangan wanita namun juga pria. Demi memiliki kulit yang putih tak jarang membuat mereka termakan oleh berbagai macam iklan kosmetik yang menjanjikan kulit bersih, putih, dan mulus dalam kurun waktu singkat. Padahal banyak ditemukan sejumlah produk cream yang bisa saja mengandung bahan-bahan berbahaya.

Banyak merk kosmetik yang kerap memberikan iming-iming kepada Anda untuk bisa menjanjikan kulit putih dalam waktu yang relatif singkat. Tentu terdengar sangat menarik di mana flek bisa memudar, jerawat hilang, dan kulit menjadi putih mulus dalam waktu cepat. Namun pernahkah Anda berpikir apakah mungkin kulit dapat beregenerasi secepat itu?

Menurut sumber, kulit membutuhkan waktu setidaknya 1 bulan untuk proses regenerasi menggantikan sel kulit lama dengan sel kulit yang baru. Namun, jika ada merek kosmetik yang memberikan janji untuk membuat kulit putih dalam kurun waktu kurang dari satu bulan? Lalu apakah bahan yang digunakan dari proses pembuatan krim tersebut?

Bisa jadi cream tersebut dibuat dari bahan dasar berbahaya, seperti Hydroquinon dan Mercury. Kedua bahan logam ini sangat berbahaya apabila digunakan untuk tubuh manusia. Pasalnya, bahan tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih pucat dalam waktu yang singkat dan mengelupas lapisan epidermis kulit.

Merkuri dianggap sangat berbahaya karena termasuk logam berat. Sekecil apapun jumlah merkuri yang masuk ke dalam tubuh, maka akan menjadi racun. Apabila dioleskan dan diserap kulit, ia akan masuk ke dalam peredaran darah. Efek samping yang dialami dan langsung bisa ditangkap mata adalah perubahan warna kulit yang memerah, bintik hitam, iritasi, bahkan kerusakan permanen susunan kulit, saraf, otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin. Efek jangka panjang dari merkuri adalah rusaknya ginjal dan menyebabkan kanker.

Wajah Putih Berseri Harus Didapatkan Dengan Cara yang Aman

Wajah Putih Berseri Harus Didapatkan Dengan Cara yang Aman

Selain dengan pemeriksaan laboratorium, untuk mengetahui kadar merkuri di dalam suatu krim sebenarnya bisa diamati dengan mata. Berikut beberapa ciri-ciri kosmetik yang mengandung merkuri:

  • Krim pada umumnya lengket. Sebagian lagi ada yang mencampurkan merkuri dengan bedak dingin (bedak jerawat), agar tampak lebih encer.
  • Krim pada umumnya tidak homogen (tidak menyatu & kasar), bila didiamkan, minyak akan terpisah dengan bagian padat.
  • Bau logam merkuri tercium atau sebagian menggunakan parfum menyengat untuk menghilangkan bau logam merkuri tersebut.
  • Warna krim umumnya akan sangat mencolok, karena tidak menggunakan bahan pewarna untuk kosmetik. Krim berbahaya umumnya menggunakan bahan pewarna tekstil.
  • Bila diusapkan pada kulit lengan terasa panas dan gatal.
    Pada pemakaian awal menyebabkan Iritasi pada kulit dan kemerahan bila terkena sinar matahari.
  • Kulit dapat berubah menjadi putih dalam waktu singkat (kurang dari 2 minggu, tergantung kadar kandungan merkuri. Makin tinggi kadarnya, makin lebih cepat memberikan warna putih pada kulit).
  • Tidak timbul jerawat sama sekali. Hal ini disebabkan lapisan kulit epidermis telah rusak, kulit sudah tidak mengandung protein & melanin yang berfungsi untuk melindungi radiasi paparan matahari juga sudah tidak berfungsi, sehingga jasad renik ataupun kuman tidak akan menyukai kulit yang telah tercemar merkuri termasuk nyamuk sekalipun.
  • Jerawat dalam keadaan normal adalah berfungsi sebagai indikator tingkat kandungan protein di dalam kulit, hal ini juga untuk mengontrol perawatan kulit wajah, bila Anda lupa untuk melakukan kebersihan wajah, umumnya jerawat akan timbul, pada merkuri hal ini tidak terjadi lagi, karena struktur protein kulitnya telah berubah & menjadi rusak.
  • Pori-pori tampak mengecil & halus. Hal tersebut sebenarnya adalah efek lapisan kulit terluar wajah telah tipis dan tergerus oleh logam merkuri, tampak sepintas terlihat mengecil & halus. Untuk mengujinya Anda bisa merasakan dengan mencobanya pada sinar matahari, kulit terasa terbakar, gatal disertai kemerahan, hal ini dikarenakan kulit wajah sudah tidak mendapat perlindungan dari melanin yang berfungsi melindungi wajah kita dari radiasi matahari. Pada produk yang benar, pemakaian siang hari selalu menggunakan pelindung SPF sehingga pada siang hari Anda tidak akan merasakan rasa iritasi seperti terbakar disertai rasa gatal.
  • Warna putih pada kulit wajah lama-kelamaan akan berubah menjadi abu-abu lalu selanjutnya kehitaman.
  • Untuk lebih lanjutnya dapat menyebabkan kanker kulit, kerusakan jaringan tubuh dan menyebabkan kematian.
  • Dapat menghambat pertumbuhan, menyebabkan cacat & kematian pada janin.

Krim merkuri juga dapat diidentifikasi dari gejala keracunan metabolisme tubuh, dengan gejala antara lain: pusing, mual-mual, tremor (gemetar), susah tidur, gangguan penglihatan, gangguan emosi, depresi, hingga pikun.

Wanita Harus Memilih Krim yang Aman Digunakan - (Sumber: independent.co.uk)

Wanita Harus Memilih Krim yang Aman Digunakan – (Sumber: independent.co.uk)

Pada 2013, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengamankan lebih dari 74.000 unit produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan tidak memiliki izin edar. Pada tahun yang sama, diumumkan 17 merek kosmetik yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Sebagian besar di antaranya adalah produk-produk pemutih kulit.

Nah, apabila muncul pertanyaan cream yang berbahaya apa saja? Maka jawaban yang paling bijak adalah produk krim yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri dan hidrokinon, serta bahan-bahan berbahaya lainnya seperti asam retinoat, resorsinol, bahan pewarna, diethylene glycol (DEG), timbal, dan lainnya.

Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang sejumlah merk cream berbahaya dari tidak terdaftarnya produk tersebut di BPOM. karena krim-krim putih berbahaya sudah pasti tidak akan masuk dalam daftar BPOM Indonesia. Hati-hati jika ada krim yang mencantumkan nomor registrasi atau apapun, Anda bisa cek kebenarannya melalui situs resmi BPOM di http://ceknie.pom.go.id/.

Jika sebuah produk kosmetik diklaim aman dan tidak mengandung bahan berbahaya, tentu saja mereka telah menempuh proses yang sangat ketat untuk mendapatkan sertifikat aman dari BPOM.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: