Ciri dan Efek Samping Bedak yang Mengandung Merkuri

Bedak, yang, mengandung, merkuri berbahaya, pemutih, kosmetik, hidrokinon, terdaftar, di, bpom, merek, merk, wajah, ciri, mercury, mengetahui, efek, samping Ilustrasi: kulit putih pucat (bebeautiful.com)

Demi mempunyai kulit yang putih tak jarang membuat banyak wanita atau pria termakan berbagai macam iklan kosmetik yang menjanjikan kulit bersih, putih, dan mulus dalam kurun waktu singkat. Padahal banyak ditemukan sejumlah produk kosmetik seperti cream atau bedak yang bisa saja mengandung bahan-bahan berbahaya.

Biasanya kulit membutuhkan waktu setidaknya 1 bulan untuk proses regenerasi menggantikan sel kulit lama dengan sel kulit yang baru. Namun, jika ada merek kosmetik yang memberikan janji untuk membuat kulit putih dalam kurun waktu kurang dari satu bulan? Lalu apakah bahan yang digunakan dari proses pembuatan krim tersebut?

Bisa jadi produk kosmetik tersebut dibuat dari bahan dasar berbahaya, seperti Hydroquinon dan Mercury. Kedua bahan logam ini sangat berbahaya apabila digunakan untuk tubuh manusia. Pasalnya, bahan tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih pucat dalam waktu yang singkat dan mengelupas lapisan epidermis kulit.

Merkuri dianggap sangat berbahaya karena termasuk logam berat. Sekecil apapun jumlah merkuri yang masuk ke dalam tubuh, maka akan menjadi racun. Apabila dioleskan dan diserap kulit, ia akan masuk ke dalam peredaran darah. Efek samping yang dialami dan langsung bisa ditangkap mata adalah perubahan warna kulit yang memerah, bintik hitam, iritasi, bahkan kerusakan permanen susunan kulit, saraf, otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin. Efek jangka panjang dari merkuri adalah rusaknya ginjal dan menyebabkan kanker.

Bedak, yang, mengandung, merkuri berbahaya, pemutih, kosmetik, hidrokinon, terdaftar, di, bpom, merek, merk, wajah, ciri, mercury, mengetahui, efek, samping

Ilustrasi: elemen merkuri (thestar.com)

Merkuri kian populer digunakan dalam kandungan produk pemutih karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin, sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Namun di balik kemampuannya untuk membuat kulit menjadi cerah, merkuri justru sangat berbahaya. Maka Anda disarankan untuk mewaspadai produk-produk yang mengandung merkuri.

Merkuri pada produk kosmetik dimanfaatkan sebagian besar sebagai bahan pemutih. Beberapa jenis produk kosmetik tersebut adalah sabun, krim perawatan kulit, krim wajah untuk penggunaan siang dan malam hari, hingga bedak. Di Indonesia sendiri, penggunaan merkuri pada produk-produk tersebut sudah dilarang.

Hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1175/Menkes/Per/VIII/2010 Tahun 2010 tentang Izin Produksi Kosmetika. Kemudian, diperjelas dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Nomor HK.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik.

Sepanjang tahun 2014, BPOM telah menarik sekitar 68 produk kosmetik dengan bahan berbahaya dari peredaran, dan pada semester I tahun 2016, BPOM juga telah menemukan 43 item kosmetika mengandung berbahaya lainnya, termasuk produk-produk yang mengandung merkuri. BPOM juga menerbitkan peringatan publik mengenai produk-produk berbahaya tersebut, agar diketahui masyarakat luas.

Meski demikian, sebenarnya penggunaan merkuri tidak sepenuhnya dilarang. Berdasarkan lampiran dari Peraturan Kepala BPOM disebutkan dua jenis merkuri yang diperbolehkan dalam kadar 0,007% dan hanya untuk digunakan pada produk tata rias mata dan pembersih tata rias mata. Pemakaian merkuri selain untuk produk tersebut, dianggap sebagai penyalahgunaan dan produknya dilarang untuk dipasarkan.

Yang kemudian perlu diwaspadai, sebagian besar kosmetik berbahaya itu dijual di toko kosmetik tidak resmi, secara online, dan melalui tenaga pemasar lepas. Produk-produk tersebut tidak menggunakan label BPOM, dan biasanya tanpa petunjuk penggunaan yang jelas, dan terkadang menuliskan keterangan bahan-bahan produk dalam bahasa asing.

Bedak, yang, mengandung, merkuri berbahaya, pemutih, kosmetik, hidrokinon, terdaftar, di, bpom, merek, merk, wajah, ciri, mercury, mengetahui, efek, samping

Ilustrasi: Macam-macam kosmetik (time.com)

Penggunaan merkuri pada kosmetika kini terbukti berbahaya dan dilarang di berbagai negara, sebab bahan kimia tersebut dapat dengan mudah diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Merkuri bersifat korosif pada kulit. Ini berarti mengoleskan merkuri pada kulit akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.

Selain itu, merkuri juga berisiko mengganggu berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru, hingga sistem kekebalan tubuh. Masuknya merkuri ke dalam tubuh, dapat menyebabkan keracunan terhadap merkuri. Gejala dari keracunan merkuri, bisa ditandai dengan insomnia, sakit kepala, fungsi kognitif dan daya ingat menurun, mengalami tremor, perubahan emosi, gangguan sensori.

Gejala lainnya adalah menurunnya kemampuan indera perasa, menurunnya fungsi koordinasi tubuh, atrofi otot, gagal ginjal. Penggunaan merkuri pada produk pemutih kulit juga memberi efek karsinogenik, yaitu kemungkinan dapat memicu kanker. Maka dari itu penggunaan produk pemutih kulit mengandung merkuri, juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

Namun bahaya merkuri juga tidak hanya mengintai kaum dewasa saja, karena bayi dan anak juga tidak luput dari risiko paparan merkuri dan efek sampingnya. Saat orang tua yang memakai produk berbahan merkuri bersentuhan dengan anak, kemudian merkuri menempel pada tangan anak, maka terdapat kemungkinan bahwa zat tersebut akan tertelan ketika anak mengisap jarinya. Secara khusus, keracunan merkuri pada anak disebut infantile acrodynia atau dikenal juga sebagai pink disease. Dapat dikenali dengan munculnya rasa sakit serta warna merah muda pada tangan dan kaki.

Bedak, yang, mengandung, merkuri berbahaya, pemutih, kosmetik, hidrokinon, terdaftar, di, bpom, merek, merk, wajah, ciri, mercury, mengetahui, efek, samping

Ilustrasi: penggunaan kosmetik (hogarmania.com)



Sebagai konsumen, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan produk kosmetika. Jangan tergiur dengan hasil instan, yang ternyata berbahaya bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa cara untuk memilih produk kosmetika bebas merkuri.

  • Periksa label dari produk pencerah kulit, anti-aging, atau produk kulit lain yang Anda gunakan. Jika mengandung kata merkuri atau mercurous chloride, calomel, mercuric, atau mercurio, maka segera hentikan penggunaannya dan konsultasikan pada dokter kulit.
  • Produk dengan kadar merkuri tinggi biasanya dapat dikenali dari teksturnya yang berwarna abu-abu atau krem.
  • Hindari menggunakan produk dengan label dalam bahasa asing yang tidak dapat Anda pahami.
  • Tanyakan pada dokter mengenai kemungkinan kandungan merkuri di dalam produk kosmetika yang akan Anda pakai.
  • Jika Anda merasa terpapar produk dengan kandungan merkuri, segera cuci tangan dan bagian tubuh yang terpapar produk tersebut. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter.
  • Pastikan produk yang Anda gunakan terdaftar di BPOM.

Anda bisa mengetahui informasi tentang sejumlah merk kosmetik berbahaya dari tidak terdaftarnya produk tersebut di BPOM. Jika sebuah produk kosmetik diklaim aman dan tidak mengandung bahan berbahaya, tentu saja mereka telah menempuh proses yang sangat ketat untuk mendapatkan sertifikat aman dari BPOM. Hati-hati jika ada krim yang mencantumkan nomor registrasi atau apapun, Anda bisa cek kebenarannya melalui situs resmi BPOM di http://ceknie.pom.go.id/.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: