Ciri-ciri Depresi Terselubung yang Mungkin Menimpa Orang Terdekat Anda

Wanita yang Sedang Mengalami Depresi Wanita yang Sedang Mengalami Depresi

Depresi merupakan penyakit serius. Hal itu bisa disalahartikan dengan kelelahan biasa, tetapi bisa juga disembunyikan di bawah kerja yang berlebihan, atau sebaliknya, terlihat berpura-pura senang. Kesedihan, berkurangnya inisiatif, dan hilangnya kekuatan fisik dan moral hanya beberapa ciri dari penyakit ini.

Untuk mendapatkan diagnosis benar tentang depresi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Tetapi, gejala depresi sebenarnya bisa Anda perhatikan sendiri dari gangguan emosional yang mungkin Anda atau orang sekitar alami.

Setidaknya ada 8 (delapan) gejala orang yang mungkin mengalami depresi yang dapat diamati. Gejala-gejala tersebut antara lain:

Perkataan yang filosofis dan samar

Orang yang mengalami depresi biasanya mencoba untuk berbicara mengenai topik yang filosofis menggunakan kalimat yang abstrak, seperti ‘sesuatu terjadi padaku’, padahal masalah sebenarnya adalah seseorang tersebut tidak mendapatkan waktu cukup untuk tidur. Contoh lain yaitu ‘tidak ada rasa di dalamnya’, bukannya ‘saya rasa perlu menggunakan varian lain’.

Sebagai aturan, orang depresi suka membicarakan makna hidup, dan mereka melakukan hal itu setiap saat. Kalimat yang mereka gunakan juga biasanya abstrak dan maknanya samar. Psikolog mengatakan bahwa orang dengan pikiran lebih pasti memiliki kesempatan bahagia lebih banyak.

Mencari alasan

Baca juga:  Konsumsi Makanan Tinggi Serat Untuk Turunkan Kolesterol dan Kesehatan yang Lebih Baik

Orang depresi cenderung sering menggunakan beberapa alasan untuk menyembunyikan keinginan dan kesedihan yang sebenarnya. Misalnya, mereka menulis cerita menyentuh tentang mengapa mereka tidak bisa menghadiri pesta ulang tahun teman atau mengapa mereka tidak dapat makan siang bersama rekan kerja. Mereka biasanya menggunakan alasan yang meyakinkan sehingga tidak mengganggu orang dengan kondisi emosional yang dialami.

Kurang tanggapan yang memadai

Orang yang mengalami depresi bisa menafsirkan realitas di sekitarnya dengan cara berbeda. Mereka bisa saja setuju dengan semua orang untuk berhenti mengekspresikan pendapat dan keinginan mereka. Selain itu, mereka juga biasa untuk berhenti menanggapi hinaan atau tidak merasakan sakit, bahkan jika hal itu tidak dapat dihindarkan. Misalnya, ketika mereka kehilangan orang terdekatnya.

Penyakit psikosomatik

Mengalami depresi, biasanya penderita mengeluh tentang sakit jantung, tegang di tangan dan kaki, kesulitan bernapas, sakit kepala, sakit gigi, dan gejala lainnya. Pemeriksaan medis mungkin saja menunjukkan bahwa mereka baik-baik saja. Tetapi, mereka bisa saja mengalami sakit yang mengalami kegelisahan dan ketegangan, dan membuat seseorang menderita rasa sakit psikosomatik.

Mental ‘permen karet’

Baca juga:  Manisnya Romantisme Dalam Gita Cinta Dari SMA, Bikin Senyum-Senyum Sendiri!

Dalam keadaan tertekan, orang akan terobsesi akan hal-hal tertentu. Mereka yakin sedang mencari jawaban, tetapi pikiran obsesif seperti itu tidak akan bisa menyelesaikan masalah. Sebaliknya, mereka menciptakan ilusi bahwa mereka sedang mencari jawaban.

Mudah untuk memperhatikan bahwa kerabat atau teman Anda menderita pikiran obsesif, antara lain seseorang agak merenung, berbicara tentang satu masalah yang sama, dan tidak mencoba untuk bertindak.

Penampilan yang berantakan

Wanita yang Mengalami Depresi Cenderung Berpenampilan Berantakan

Wanita yang Mengalami Depresi Cenderung Berpenampilan Berantakan

Pada keadaan tertekan, penampilan seseorang dapat saja terpengaruh. Jika seseorang tidak menjaga kebersihan rumah, Anda pasti bertanya-tanya apakah mereka baik-baik saja. Hal ini berlaku untuk orang-orang yang tidak pernah terbiasa memiliki masalah dengan kerapian.

Perubahan produktivitas

Hal tersebut juga merupakan tanda yang buruk. Seseorang tidak dapat mengatasi tugas rutin sehari-hari, melupakan informasi, sering merasa lelah, dan merasa tidak masuk akal dalam tindakan mereka. Hal ini juga bisa menjadi sebaliknya, yaitu bila orang-orang yang agak tidak aktif menjadi seseorang yang kecanduan bekerja dengan jadwal padat. Mereka mencoba ‘melepaskan diri’ dari perasaan dan memberi pengertian pada kehidupan mereka.

Kebahagiaan yang membosankan

Baca juga:  Ternyata Inilah Alasan Sederet Artis Wanita Cantik Berhijab Syar’i

Orang sering mencoba menyembunyikan depresi di balik suasana hati yang positif. Dan, mereka benar-benar terlihat sebagai orang yang paling bahagia dan riang di dunia. Mereka menghindari percakapan yang serius dan menertawakan topik yang sulit. Anda bisa mengerti dan membantu mereka dalam pembicaraan yang panjang, dan saling percaya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: