Jangan Sampai Keliru, Ini Cara & Urutan Pemakaian Retinol

Ilustrasi: produk skincare mengandung retinol (sumber: obagi.com)

Produk skincare atau perawatan kulit yang mengandung zat retinol belakangan begitu populer. Bahan satu ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Namun, jika tidak digunakan dengan cara dan urutan pemakaian yang benar, skincare yang mengandung retinol justru akan membuat kulit Anda kemerahan atau bahkan iritasi. Oleh sebab itu, ketahui terlebih dulu apa itu yang dimaksud dengan retinol.

Apa Itu Retinol?

Vitamin A (retinoid atau retinol) memiliki kemampuan biologis yang sangat penting dan bermanfaat bagi kulit, terutama untuk mengatasi masalah jerawat, penuaan, dan kelainan kulit lainnya, seperti psoriasis. Keunggulan vitamin A dalam produk kosmetik antara lain ia dapat dengan mudah diserap oleh kulit dan mampu meningkatkan kandungan air kulit.

Retinoid Acid (Tretinoin), salah satu turunan vitamin A merupakan keratolitik yang sangat kuat sehingga dapat mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Selain mampu merangsang pembentukan sel kulit baru, retinoid dapat pula menghambat pertumbuhan sel penyebab psoriasis. Namun penggunaan tretinoin perlu diperhatikan karena tretinoin bersifat fotosensitizer dan dapat menimbulkan iritasi (lebih dari 0,025%) terutama jika terpapar oleh sinar matahari.

Baca juga:  Waspada Bercak Putih di Kulit, Mungkin Vitiligo yang Menyebabkan Kematian

Derivat vitamin A lainnya adalah retinol, yang dapat melepaskan sel kulit mati dan merangsang pembentukan sel yang baru (exfoliator). Retinol memiliki efek iritasi yang rendah terhadap kulit jika digunakan tidak lebih dari 1,6%, sehingga aman untuk wanita hamil. Kelebihan retinol lainnya adalah ia mampu menangkap radikal bebas (free radical scavenger), dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh, dan tidak bersifat sensitisizer.[1]

Defisiensi vitamin A dapat menyebabkan hyperkeratosis, kekeringan dan pengeriputan kulit, kerontokan rambut, serta memudahkan infeksi. Ada bukti bahwa vitamin A dapat menembus kulit dan menghasilkan efek lokal pada kulit.[2]

Retinol dalam jaringan kulit memiliki dua fungsi penting, yaitu merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang lebih baik dan sehat, serta meningkatkan produksi kolagen dan glycosaminoglycans yang berperan penting untuk mengencangkan kulit.[3]

Kelemahan dari bahan produk skincare yang satu ini adalah cenderung membuat kulit iritasi, sehingga berhati-hatilah pada pemakaian pertama, karena biasanya akan menyebabkan kulit kering, gatal, kemerahan, dan sensitif.[4] Oleh sebab itu, Anda perlu memperhatikan urutan dan cara pemakaian skincare yang mengandung retinol.

Baca juga:  Tips Simpel untuk Meningkatkan Keinginan Berolahraga

Cara & Urutan Pemakaian Retinol

  1. Gunakan retinol untuk perawatan kulit hanya pada malam hari sebelum tidur. Pasalnya, manfaat retinol baru lebih terasa apabila dibiarkan di wajah untuk waktu yang lama.
  2. Cuci muka dan keringkan dengan handuk bersih, kemudian tunggu sekitar 20 menit sampai mengering. Langkah ini penting, sebab bila wajah dibiarkan basah atau lembap ketika mengoleskan retinol, maka akan berisiko terjadi iritasi hingga kulit memerah dan mengelupas.
  3. Anda dapat mengoleskan krim mata (eye cream) terlebih dahulu untuk melindungi kulit halus di sekitar area mata. Namun, langkah ini adalah opsional.
  4. Usai kulit wajah Anda kering, teteskan krim retinol ke jari Anda kira-kira seukuran kacang polong. Takaran ini sudah cukup untuk menutupi seluruh wajah Anda. Sebaiknya jangan berlebihan saat mengoleskan retinol, sebab berisiko membuat wajah kering dan iritasi.
  5. Ratakan krim retinol ke kulit wajah dengan gerakan memutar, mulai dari dahi, pipi, dagu, dan di sekitar mata.
  6. Kemudian, tunggu hingga 20 menit dan lanjutkan dengan pemakaian pelembap.
  7. Anda bisa mengoleskan sunscreen pada pagi harinya setelah penggunaan retinol, sebab retinol akan membuat kulit lebih sensitif terhadap cahaya matahari.
Baca juga:  Pilihan Merek Suplemen Vitamin Untuk Atasi Kulit Kering dan Kusam

Jika Anda baru pertama kali menggunakan retinol, sebaiknya pilih yang dosisnya paling rendah. Dokter biasanya akan menyarankan retinol dengan dosis sekitar 0,25 persen sampai 0,3 persen untuk pemula. Skincare dengan kandungan retinol juga sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan skincare lain yang mengandung alpha-hydroxy acid (AHA) dan beta-hydroxy acid (BHA), sebab bisa meningkatkan risiko iritasi. Apabila terjadi reaksi iritasi atau alergi, sebaiknya hentikan pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter.

[1] Tranggono, RI & Fatma L. 2013. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 118.

[2] Ibid., hlm 119.

[3] Muliyawan, D & Neti S. 2013. A-Z tentang Kosmetik. Jakarta: Elex Media Komputindo, hlm 24.

[4] Aidah, SN. Rahasia Cantik Perempuan Asia. Yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia, hlm 132.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: