Cara Penggunaan Krim Melanox yang Tepat Untuk Atasi Jerawat

Ilustrasi: masalah jerawat (sumber: foodrevolution.org)Ilustrasi: masalah jerawat (sumber: foodrevolution.org)

Memiliki noda bekas jerawat memang salah satu hal yang menjengkelkan. Bagaimana tidak? Karena mengatasi permasalahan noda bekas jerawat memang lebih rumit ketimbang menghilangkan jerawat itu sendiri. Beruntung saat ini sudah banyak apotek atau toko obat yang menjual krim untuk menghilangkan flek hitam dan noda bekas jerawat. Salah satunya yang bebas dijual di apotik adalah merek Melanox.

Anda pernah mendengar merk Melanox? Melanox merupakan salah satu produk lokal yang diproduksi oleh PT Surya Dermato Medica Laboratories. Melanox adalah obat untuk mengatasi kulit wajah yang memiliki keluhan hiperpigmentasi karena beberapa hal terutama akibat paparan sinar matahari. Obat Melanox mengandung hydroquinone.

Kandungan hidrokuinon di dalam obat Melanox bisa mengurangi pembentukan melanin di kulit wajah sehingga produksi pigmen coklat pun menurun. Kondisi hiperpigmentasi yang dimaksud seperti bintik-bintik hitam akibat pertambahan usia, noda hitam, melasma, kloasma, dan lainnya.

Bintik hitam yang muncul pada wajah memang umumnya adalah sunspot atau noda yang timbul karena paparan sinar UV matahari pada kulit. Umumnya warnanya seperti noda cokelat hingga hitam pada kulit Anda.

Noda ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, namun umumnya muncul di wajah karena merupakan bagian yang selalu terpapar langsung oleh sinar UV. Noda ini adalah salah satu bentuk dari hiperpigmentasi, yakni hasil produksi pigmen berlebih pada kulit yang dipicu oleh sinar UV.

Selain noda hitam akibat paparan sinar matahari, Melanox juga diklaim dapat memudarkan noda hitam yang disebabkan oleh jerawat. Seringkali, jerawat yang sudah kempes meninggalkan noda pada kulit wajah. Dengan rutin mengaplikasikan salep melanox diklaim dapat menghilangkan bekas jerawat yang kemerahan atau berupa noda hitam.

Baca juga:  Haruskah Anda Menggunakan Masker Wajah?

Cara Penggunaan Melanox untuk Jerawat

Cara penggunaan Melanox cukup mudah, Anda hanya perlu mengoleskan krim pada area wajah yang terdapat masalah. Oleskan secara tipis dan hindari area sekitar mata, bawah hidung, dan sekitar mulut.

Ilustrasi: aplikasi krim jerawat (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: aplikasi krim jerawat (sumber: medicalnewstoday.com)

Cukup gunakan produk pada malam hari dan di pagi hari. Namun untuk pemakaian di pagi hari, jangan lupa untuk mengaplikasikan sunscreen. Selain itu, produk ini juga diklaim dapat dikombinasikan dengan perawatan kulit lain yang mempunyai kandungan AHA atau retinol. Biasanya, hasilnya akan terlihat setelah tiga atau empat minggu pemakaian. Namun, hentikan pemakaian apabila terjadi iritasi atau breakout dan segera konsultasikan pada dokter.

Penggunaan krim Melanox harus dihindari jika Anda memiliki kontraindikasi. Karena bisa mengakibatkan efek samping yang tidak baik untuk kulit Anda. Anda tidak dapat memakai obat Melanox apabila memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap kandungan hidrokuinon yang merupakan bahan aktif obat Melanox.

Tak hanya itu, obat Melanox juga sebaiknya dihindari oleh ibu hamil atau menyusui. Karena adanya kandungan hidrokuinon pada obat Melanox mungkin bisa memberikan efek pada janin dan air susu ibu. Anak-anak yang berusia kurang dari 12 tahun juga sebaiknya tidak perlu memakai obat Melanox.

Baca juga:  Sekilas Tentang Diet Mayo & Contoh Menu Buka Puasa Yang Dianjurkan

Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian Anda terkait dengan pemakaian obat Melanox untuk mengatasi permasalah jerawat. Berikut ini adalah beberapa yang perlu menjadi perhatian Anda:

  • Hindarilah pemakaian obat Melanox di dekat area mata
  • Hindari penggunaan untuk jangka panjang
  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi atau iritasi
  • Jangan menggunakan sabun pembersih wajah yang abrasif atau mengiritasi kulit
  • Jangan menggunakan kosmetik yang bisa menimbulkan fotosensitivitas
  • Sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit apabila Anda sedang menderita penyakit hati atau ginjal, asma, dan memakai obat antibiotik

Jika Anda ingin memaksimalkan penggunaan krim atau salep Melanox, tak ada salahnya untuk mencoba juga produk Melanox Skin UV Protector. Produk sunscreen ini diformulasikan dengan kandungan sodium carboxymethyl betaglucan, vitamin E, dan ekstrak teh hijau.

Adanya beberapa kandungan tersebut dikatakan mampu memberikan perlindungan pada kulit sehingga dapat memperlambat timbulnya tanda-tanda penuaan dini, menjaga kelembapan, serta terjaga elastisitasnya. Lalu, ada juga kandungan dengan Melanox C-BrightTM complex, ekstrak pepaya, dan ekstrak lemon agar kulit tetap cerah, halus, serta lembut.

Dosis Melanox

Melanox cream (sumber: shopee.co.id)

Melanox cream (sumber: shopee.co.id)

Penggunaan Melanox harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan aturan pakai. Hal ini bertujuan untuk menghindari efek samping dari Melanox yang tidak diinginkan atau berdampak buruk. Dosis Melanox yang umum adalah sebanyak 1-2 kali pemakaian dalam sehari. Setiap pemakaian dilakukan dengan cara mengoleskan krim Melanox secara tipis dan merata pada area yang memiliki keluhan.

Pemakaian Melanox yang paling utama dan direkomendasikan adalah setengah jam sebelum tidur. Ingatlah untuk selalu membersihkan wajah Anda sebelum mengaplikasikan krim Melanox ke wajah.

Efek Samping Melanox

Terdapat beberapa efek samping Melanox yang bisa saja terjadi pada beberapa kasus. Misalnya, pada kasus hipersensitif, efek samping yang terjadinya biasanya adalah reaksi alergi berupa ruam kulit dan gatal-gatal ringan.

Baca juga:  Apa Yang Telah Dilakukan Dunia Fashion Terhadap Pakaian Untuk Para Muslimah?

Jika Anda pemilik kulit kering ataupun sensitif ada baiknya untuk menghindari penggunaan Melanox. Hal ini dikarenakan beberapa jenis kulit bisa menimbulkan iritasi seperti kemerahan atau gatal. Selain itu, kulit juga tidak bisa menerima perlindungan sel-sel melanin dari sinar matahari.

Hentikanlah pemakaian dan segeralah berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami reaksi alergi tersebut. Pada kasus yang lebih parah, efek samping Melanox bisa menyebabkan iritasi kulit dan membuat kondisi kulit menjadi kemerahan, terbakar, pecah-pecah, melepuh, dan bahkan berdarah.

Harga Melanox

Di pasaran, telah beredar dua varian obat Melanox, yakni obat Melanox biasa dan ada pula obat Melanox Forte. Keduanya sama-sama dikemas di dalam sebuah kemasan tube dengan berat bersih sebesar 15 gram. 

Pada obat Melanox biasa mengandung hidrokuinon sebanyak 2%, sedangkan pada obat Melanox Forte mengandung hidrokuinon sebanyak 4%. Melanox biasa dijual dengan harga Rp35 ribuan, sementara Melanox Forte dijual lebih mahal yakni Rp45 ribuan. Simpanlah obat Melanox di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan cahaya matahari secara langsung.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: