Bagaimana Cara Pakai Tespek Agar Hasil Lebih Akurat?

Ilustrasi: pasangan suami istri melihat hasil tes kehamilanIlustrasi: pasangan suami istri melihat hasil tes kehamilan

Anda merasakan gejala kehamilan, tetapi masih ragu? Jika iya, sebaiknya Anda melakukan tes kehamilan. Di zaman yang modern seperti sekarang ini, untuk mengetahui kehamilan sudah sangat mudah. Tidak perlu pergi ke dokter kandungan, Anda bisa melakukan tes sendiri di rumah menggunakan tespek dengan cara pakai yang terbilang cukup praktis.

Sebelum membahas cara menggunakan tespek, banyak sekali pertanyaan yang muncul mengenai cara kerja alat test pack. Apalagi bagi orang awam yang memang tidak berkecimpung di dunia medis, mungkin mereka akan dibingungkan dengan sistem kerja tespek yang terlihat praktis.

Cara Kerja Tespek

Test pack atau tespek adalah alat tes kehamilan yang merupakan alat pendeteksi hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (HCG). Kehamilan sendiri ditandai dengan kadar HCG yang meningkat dalam urine pada trimester pertama. Pada umumnya, kehamilan berkembang dengan normal dan menghasilkan kelahiran bayi melalui jalan lahir, dan inilah mengapa HCG dapat dideteksi melalui urine.[1]

Hormon HCG sendiri diproduksi oleh plasenta yang mulai berkembang di dinding rahim setelah terjadinya pembuahan pada sel telur, oleh sel sperma di tuba falopi. Selama proses pembuahan, sel sperma yang berada di tuba falopi akan menuju rongga rahim dan menempel di dinding rahim.

Jumlah hormon HCG akan meningkat dua kali lipat setiap dua hingga tiga hari pada minggu pertama kehamilan, seiring bertumbuhnya janin dan pembentukan plasenta. Jadi, bagi Anda yang ingin melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, sebaiknya Anda melakukan tes saat memasuki minggu ke-3 atau ke-4 setelah pembuahan. Ini akan lebih akurat dibandingkan melakukan test pada satu hari setelah pembuahan.

Setelah Anda memahami cara kerja testpack, pilihlah jenis tespek yang menurut Anda paling mudah untuk dipakai. Untuk mendapatkan tespek tersebut, Anda bisa membelinya di apotek atau toko peralatan medis. Dilansir dari Alodokter, ada dua jenis test pack yang bisa Anda beli, yaitu tespek strip atau dip stick dan tespek strip dengan wadah urine.

Cara pakai alat tes kehamilan/test pack

Cara pakai alat tes kehamilan/test pack

Jenis Tespek

  • Test Pack Strip atau Dip Stick. Alat penguji kehamilan ini memiliki bentuk seperti strip plastik yang dapat direndam ke dalam sampel urine. Terdapat tanda khusus yang ada di bagian ujung strip, dan tanda tersebut akan berubah warna jika ditemukan hormon HCG dalam sampel urine. Dengan adanya perubahan warna pada strip, tandanya pemilik urine tersebut dalam keadaan hamil.
  • Test Pack Strip dengan Wadah Urine. Tespek yang satu ini memiliki bentuk berupa stik yang dilengkapi dengan wadah kecil di bagian ujung alat. Wadah kecil tersebut digunakan untuk menguji kandungan HCG dalam urine. Untuk mengetahui kehamilan, Anda bisa melihat perubahan warna pada area tespek. Jika Anda sedang hamil, maka alat akan berubah warna dan sebaliknya.
Baca juga:  Apa Bedanya Iced Coffee dan Cold Brew Coffee?

Setelah Anda memilih jenis tespek yang ingin Anda gunakan, jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa serta kemasannya sebelum memakainya. Meskipun termasuk alat uji kesehatan, tetapi test pack juga memiliki tanggal expired. Penggunaan tespek dengan tanggal kedaluwarsa yang berlalu, membuat hasil tes kehamilan tidak akurat.

Selain itu, perhatikan juga kemasannya, produk yang baik tentunya akan dikemas dengan rapi dan tersegel. Ini adalah usaha pabrik untuk menjaga kualitas test pack, sehingga tidak mudah rusak ketika dijual. Selain itu, segel dan bungkus yang rapi akan menjaga kondisi alat sebelum dipakai konsumen.

Cara Menggunakan Tespek

  • Setelah memeriksa tanggal kedaluwarsa dan kemasan produk, bacalah petunjuk penggunaan tespek yang tertera pada kemasan produk. Bisa saja, setiap produk test pack yang berbeda jenis atau merek, memiliki cara pemakaiannya sendiri-sendiri.
  • Ikuti petunjuk pemakaian tespek yang Anda baca. Beberapa produk test pack mungkin memerlukan suhu yang dingin sebelum dipakai. Sehingga, Anda perlu menyimpannya dalam lemari pendingin sebelum dipakai.
  • Sebelum melakukan uji kehamilan, Anda juga perlu mempersiapkan diri. Pembatasan diri dilakukan dengan cara membatasi aktivitas fisik atau olahraga, dan menghindari jenis makanan tertentu.
  • Kondisi fisik dan perubahan hormon atau kadar nutrisi dalam tubuh memang berpengaruh saat Anda melakukan tes kehamilan. Ada baiknya juga Anda tidak mengonsumsi beberapa jenis obat sebelum memakai tespek.
  • Pastikan juga Anda tidak mengalami gejala penyakit, dan dalam kondisi yang normal saat menggunakan test pack.
  • Setelah Anda benar-benar siap, ikuti semua petunjuk pemakaian test pack. Lakukan semua langkah yang tertera pada kemasan tespek tanpa melewatkan satu langkah pun. Jika Anda memerlukan waktu dari satu langkah ke langkah lainnya, gunakan jam tangan.
  • Hindari menebak waktu saat Anda menggunakan tespek, karena ini akan membuat hasilnya tidak akurat. Anda juga akan kebingungan dengan hasilnya jika Anda menebak waktu selama proses pemakaian test pack.
Baca juga:  Penyebab dan Cara Mencegah KDRT

Biasanya, hasil tespek akan muncul dalam waktu yang singkat, yaitu sekitar 3 hingga 15 menit. Selain melakukan tes kehamilan saat kondisi tubuh sedang prima dan telah mengalami telat datang bulan selama 1 bulan, lalu kapan lagi waktu yang tepat memakai tespek?

Cara pakai alat tes kehamilan/test pack

Cara pakai alat tes kehamilan/test pack

Waktu yang Tepat Memakai Tespek

Secara ideal, waktu yang tepat untuk melakukan tes kehamilan menggunakan tespek adalah pada pagi hari. Lakukan tes kehamilan setelah Anda bangun tidur, karena hasil yang paling akurat akan muncul saat Anda menggunakan sampel urine pertama. Hal ini karena urine pertama mengandung HCG paling banyak di antara sampel urine lainnya.

Perlu Anda ketahui, kehamilan pada setiap wanita memiliki kadar hormon HCG yang bervariasi. Ada wanita yang memiliki kadar HCG rendah dan ada juga yang tinggi. Mungkin akan lebih mudah mengenali hasil tes kehamilan pada wanita yang memiliki kadar HCG tinggi. Namun, bukan berarti wanita yang memiliki kadar HCG rendah tidak dapat dideteksi kehamilannya.

Baca juga:  Pria Menyukai Aroma Wanita Saat Masa Subur, Benarkah?

Saat ini, produk tespek yang dijual di pasaran sudah sangat canggih dengan tingkat sensitivitas bervariasi. Bagi Anda yang memiliki kadar HCG rendah atau yang merasa kurang yakin dengan kadar HCG dalam urine, sebaiknya Anda memiliki produk tespek dengan sensitivitas tinggi. Selain itu, beberapa produk test pack juga ada yang bisa mendeteksi kehamilan saat Anda baru saja mengalami keterlambatan menstruasi selama 3 hari.

Meskipun semua produk test pack mengklaim dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat akurasi hingga 99%, Anda tetap harus memeriksa tingkat sensitivitas produk terhadap hormon HCG yang berada di kemasan. Di bagian kemasan produk, biasanya terdapat informasi penting mengenai tingkat konsentrasi hormon HCG yang dapat dideteksi dalam satuan mili-International Unit per milimeter.

Semakin rendah tingkat konsentrasi hormon HCG yang dapat dideteksi, maka semakin sensitif produk tespek yang Anda pilih. Sementara itu, semakin banyak tingkat konsentrasi hormon HCG yang dideteksi, maka semakin kurang tingkat sensitivitasnya.

Melakukan uji kehamilan menggunakan tespek tidak bisa hanya dalam sekali waktu. Agar Anda lebih yakin, lakukan berulang kali menggunakan produk test pack yang berbeda. Setelah Anda mendapatkan hasil dari uji kehamilan, dan hasilnya adalah positif, sebaiknya Anda segera berkunjung ke bidan atau dokter kandungan. Periksakan kondisi janin Anda untuk mendapatkan petunjuk mengenai hal yang harus Anda lakukan selama kehamilan.

[1] Renowati dan Sri Suharlina. 2018. Uji Kesesuaian Pemeriksaan Kehamilan Metode Strip Test dengan Aglutinasi. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, Vol. 1(1).

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: