Tampil Keren dan Unik dengan Kaos Tie Dye Buatan Sendiri

Kaos warna ikat celup/tie dyeKaos warna ikat celup/tie dye

Tie dye, atau biasa disebut dengan teknik ikat celup, merupakan teknik yang cukup populer di kalangan remaja. Banyak yang mencoba mempraktikkan teknik tersebut pada pakaiannya sendiri, khususnya kaos. Pasalnya, proses mewarnai kaos menggunakan metode seperti ini terbilang mudah dengan hasil akhir yang unik dan keren.

Mengapa Tie Dye Populer?

Di Indonesia, teknik tie dye merupakan salah satu metode pewarnaan kain yang kuno. Teknik tersebut sudah dikenal secara turun-temurun dengan metode celup ikat, yang berawal dari pengembangan teknik pewarnaan pada kain batik. Dengan memakai teknik tersebut, keunikan motif kain batik tidak hanya dihasilkan dari canting dan malam, tetapi juga zat pewarna alami.[1]

Seiring berkembangnya zaman, teknik pewarnaan tie dye tidak hanya dikenal di Indonesia. Banyak orang luar negeri yang mempraktikkan teknik tersebut untuk mewarnai berbagai macam sandang, mulai dari kain selimut, rok, dress, hingga kaos yang dipakai sehari-hari.

Dilansir dari HuffPost, tie dye sudah dikenal orang sebagai salah satu teknik pewarnaan kain yang unik dan terbilang keren. Saking kerennya, banyak orang mengunggah foto dan video saat mereka melakukan proses pewarnaan ke berbagai social media, paling banyak di Instagram. Semakin banyak orang mengunggah video dan foto bertema teknik pewarnaan ikat celup, membuat tie dye menjadi semakin populer.

Baca juga:  Manfaat & Umur yang Tepat untuk Steril pada Kucing Jantan

Karena terbilang menarik, tidak hanya orang dewasa dan remaja yang ingin mencoba membuat kaos yang keren. Banyak anak-anak mulai mempraktikkan teknik tersebut. Sayangnya, seperti yang kita tahu, tidak semua bahan yang dipakai untuk teknik ikat celup aman bagi anak-anak. Untuk itu, mereka tidak boleh melakukannya sendiri. Anda sebagai orang dewasa, harus mendampingi mereka saat melakukan proses pewarnaan dan pencelupan.

Memang, kegiatan tersebut paling seru jika dilakukan dengan anak-anak. Rasa ingin tahu mereka yang tinggi, terkadang membuat suasana menjadi lebih menyenangkan. Selain mendampingi mereka, agar lebih aman dan hasilnya bagus, Anda juga perlu mengetahui cara melakukan tie dye yang benar menggunakan media kaos.

Proses pewarnaan ikat celup/tie dye (sumber: theadairgroup.com)

Proses pewarnaan ikat celup/tie dye (sumber: theadairgroup.com)

Cara Mewarna Kaos dengan Tie Dye

  • Sebelumnya, siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti sarung tangan, terpal plastik, karet gelang dalam jumlah banyak, setengah lusin kelereng, gunting, alat pengaduk, penjepit, pewarna pakaian, kaos putih berbahan katun, dan 2 buah ember besar.
  • Sebagai tips, bagi Anda yang ingin memiliki kaos dengan pola warna-warni mirip pelangi, Anda harus menyiapkan lebih dari satu varian warna. Paling tidak, dua warna terang dan dua warna gelap. Warna yang kontras akan menghasilkan desain kaos yang keren nantinya.
  • Gunakan karet gelang untuk melakukan proses ikat celup. Caranya, letakkan kelereng pada permukaan kain dan bungkus serta ikat menggunakan karet gelang dengan erat. Lakukan hal ini hingga kelereng habis.
  • Setelah semua bagian permukaan diikat, Anda bisa menambahkan ikatan lain di bawah ikatan karet dengan jarak 0,5 cm. Desain ini akan menghasilkan pola lingkaran kecil dan besar yang unik.
  • Selain desain pola lingkaran, Anda bisa membuat desain garis-garis. Caranya, gulung kaos dengan pola vertikal atau horizontal. Setelah kaos digulung, ikat bagian atas, tengah, dan bawah kain menggunakan karet gelang. Anda bisa membuat ikatan lebih dari 3 buah dengan jarak sekitar 5 hingga 7 cm.
  • Bagi Anda yang perfeksionis, Anda juga bisa membuat pola simetris. Caranya, dengan melipat kaos menjadi dua bagian yang sama. Setelah dilipat dan bagian permukaan kedua kaos saling menempel, ikat sudut-sudutnya menggunakan karet. Sehingga, setiap sudutnya akan saling menempel.
  • Selain itu, ada juga yang mendesain tie dye dengan pola spiral. Caranya, jepit bagian tengah kaos dan putar sampai seluruh bahan membentuk lingkaran. Pakai karet gelang untuk menahan lingkaran agar tidak lepas.
  • Setelah Anda puas mendesain tie dye pada kaos, saatnya menyiapkan pewarna. Larutkan pewarna kain yang biasanya berbentuk serbuk atau pasta ke dalam ember berisi air panas. Untuk satu kemasan pewarna pakaian, biasanya diencerkan dengan 10 liter air panas.
  • Gunakan sarung tangan sekaligus penjepit sebelum Anda mencelupkan kaos ke dalam pewarna. Isi ember lainnya dengan air bersih untuk membilas kaos. Setelah itu, cuci dan bilas kaos menggunakan air tanpa sabun hingga bersih. Keringkan selama 24 jam, setelah itu Anda baru bisa mencucinya dengan deterjen.
Baca juga:  Menjaga Dari Kerusakan, Berikut Ini Perawatan Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak

Itulah tips mudah mewarnai kaos dengan teknik ikat celup atau tie dye. Sebagai info tambahan, untuk mendapatkan lebih dari satu warna pada motif kain, Anda harus melakukan lebih dari satu kali proses celup dan bilas.

[1] Wardhana, Mahendra. 2016. Peningkatan Desain dan Keterampilan Batik Celup Ikat untuk Meningkatkan Minat Wirausaha mAsyarakat. Jurnal Desain Interior, Vol. 1(1): 11-14.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: