Cara Merawat & Menjaga Kesehatan Gendang Telinga

Kesehatan Gendang Telinga - www.rd.com

Telinga termasuk organ tubuh yang sangat penting. Kadang gangguan pada telinga bisa mengganggu keseimbangan Anda secara keseluruhan. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga dan merawat gendang telinga supaya tidak mengalami gangguan atau penyakit pendengaran seperti tuli, gendang telinga bocor, robek, pecah, dan berair.

Gendang telinga atau membrana tympani sendiri adalah selaput atau membran tipis yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Gendang telinga berfungsi untuk menghantarkan getaran suara dari udara menuju tulang pendengaran di dalam telinga tengah.

Seperti halnya organ tubuh kita yang lain, gendang telinga juga bisa saja rusak. Kerusakan pada gendang telinga dapat menyebabkan tuli yang konduktif, yakni hilangnya pendengaran karena tidak dapat tersampaikannya getaran suara. Jenis tuli lainnya adalah tuli sensorik yang diakibatkan rusaknya sistem saraf pendengaran. Agar Anda lebih waspada dan mampu meminimalisir terjadinya hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan gendang telinga Anda, simak beberapa faktor yang dapat menyebabkan gendang telinga rusak berikut ini!

Merawat Kesehatan Gendang Telinga - www.zeriamerikes.com

Merawat Kesehatan Gendang Telinga – www.zeriamerikes.com

Hal yang Bisa Menyebabkan Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga memiliki lapisan yang tipis, sehingga sangat rentan mengalami kerusakan hingga berpotensi menyebabkan tuli, entah robek, pecah, hingga bocor. Penyebabnya dapat dikarenakan beberapa hal sebagai berikut:

Infeksi
Hal umum yang bisa menjadi penyebab gendang telinga pecah, terutama pada anak-anak adalah karena adanya infeksi. Infeksi telinga tengah dapat menyebabkan cairan menumpuk di belakang gendang telinga, sehingga membuat tekanan di dalam telinga tengah meningkat dan mendorong gendang telinga ke arah luar hingga menyebabkan gendang telinga robek.

Cedera
Gendeng telinga bisa saja pecah apabila Anda mengalami cedera seperti kepala terbentur keras sampai mengakibatkan adanya retakan pada tulang tengkorak, kurang hati-hati dalam membersihkan telinga dengan cotton buds, atau karena adanya benda kecil yang masuk ke dalam telinga.

Perubahan tekanan
Apabila tekanan udara di telinga bagian tengah dan lingkungan tidak seimbang, hal ini berpotensi mengakibatkan gendang telinga tertekan. Hal tersebut dinamakan barotrauma. Barotrauma dapat menyebabkan gendang telinga pecah, terutama bila tekanan yang dihasilkan cukup besar. Barotrauma biasanya dapat terjadi apabila Anda menyelam, berkendara di dataran tinggi, atau saat naik pesawat.

Trauma akustik
Mendengar suara yang sangat keras seperti ledakan atau tembakan pun berpotensi membahayakan gendang telinga walaupun hal ini mungkin jarang terjadi.

Cara Merawat Gendang Telinga

Jangan Mengorek Kotoran Telinga dengan Cotton Bud
Sebagian orang mungkin masih mengandalkan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga. Bukannya semakin bersih, kotoran telinga Anda justru berpotensi semakin masuk dan menyumbat gendang telinga. Telinga rupanya mempunyai mekanisme tersendiri yang dapat secara otomatis mengeluarkan kotorannya. Dibanding mengorek kotoran dalam telinga, Anda lebih disarankan membersihkan bagian rongga telinga luar dari kelebihan cairan lilin dengan menggunakan handuk lembut. Jika kesulitan, sebaiknya meminta bantuan dokter THT.

Jaga Telinga Supaya Tetap Kering
Telinga yang basah atau lembap akan memudahkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Dalam lingkungan yang hangat dan lembap, bakteri tersebut akan berkembangbiak menjadi semakin banyak serta berpotensi menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga. Apabila Anda memiliki hobi berenang, Anda bisa memakai earplug atau penyumbat telinga. Namun bila merasa ada air yang masuk dalam telinga, Anda bisa memiringkan kepala sembari menarik cuping telinga untuk merangsang air keluar. Dan jangan lupa untuk mengeringkan telinga dengan handuk kering tiap kali habis renang atau mandi.

Menjaga Kesehatan Gendang Telinga - gezondetips.nl

Menjaga Kesehatan Gendang Telinga – gezondetips.nl

Mengunyah Makanan dengan Baik
Gerakan mengunyah ternyata bisa merangsang proses pengeluaran kotoran telinga secara alami. Apabila Anda ingin merasakannya secara lebih detail, Anda bisa mencoba memulainya dengan mengunyah permen karet.

Jangan Menggaruk Telinga Saat Terasa Gatal
Beberapa orang mungkin ada yang tergerak untuk menggaruk telinganya ketika terasa gatal. Hal ini ternyata sangat tidak dianjurkan. Rasa gatal yang timbul pada telinga dapat diakibatkan oleh eksim atau psoriasis. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah pergi ke dokter THT untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Turunkan Volume Suara
Berdasarkan data World Health Organization (WHO), sekitar 1,1 miliar remaja di seluruh dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran karena pemakaian perangkat audio yang tidak mempertimbangkan unsur keamanan. Supaya gendang telinga Anda tetap sehat, sebaiknya patuhi aturan 60/60, yakni pakai headphone dengan volume sebesar 60% selama tidak lebih dari 60 menit setiap hari. Jangan lupa untuk mengistirahatkan pendengaran Anda selama 6 jam setelah memakai earphone. Pasalnya memakai earphone terlalu lama juga dapat menghambat telinga mengeluarkan kotoran secara alamiah.

Pertimbangkan Memakai Headphone Daripada Earbud
Earbuds atau earplugs ternyata lebih berbahaya daripada headphones karena peletakannya lebih dekat dengan gendang telinga. Tetapi pertimbangkan juga pengaturan volumenya. Percuma jika Anda sudah memakai headphones, tetapi volume musik masih Anda atur terlalu keras.

Tak Perlu Terlalu Bersih
Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, telinga memiliki lapisan minyak atau serumen yang fungsi aslinya adalah untuk mengikat debu atau serangga kecil yang berusaha masuk ke dalam telinga. Secara normal, serumen tersebut akan mengering dengan sendirinya dan memiliki mekanisme keluar secara perlahan dari telinga Anda.

Perawatan Rutin
Apabila Anda merasa ada gangguan terhadap telinga atau pendengaran Anda, misalnya saja seperti ada benda yang bergerak dalam telinga atau kuping terasa berdengung, tak ada salahnya untuk datang berkonsultasi ke dokter spesialis THT. Dokter biasanya akan membersihkan bagian dalam telinga Anda dan memberikan perawatan yang terbaik. Setidaknya periksakan telinga Anda sebanyak setahun sekali.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: