Bagaimana Cara Menjelaskan Virus Corona pada Anak?

Ilustrasi: warga terdampak persebaran virus corona (sumber: thehill.com)Ilustrasi: warga terdampak persebaran virus corona (sumber: thehill.com)

Saat ini dunia sedang heboh dengan kehadiran virus Corona yang cepat menyebar dari pusatnya, yaitu Wuhan, China ke berbagai negara lain, termasuk Indonesia. Berita mengenai penyebaran virus COVID-19 tersebut bahkan sudah terdengar hingga ke telinga anak-anak. Sebagian besar anak-anak pun tak jarang bertanya kepada orang tuanya, apa itu virus Corona? Lalu, bagaimana cara Anda menjelaskannya?

Secara pemikiran, anak-anak tentu berbeda dengan orang dewasa. Pemikiran mereka masih terlalu lugu dan belum bisa menerima penjelasan yang rumit. Secara ilmiah,virus Corona memiliki famili besar yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia, virus Corona tersebut dapat menyebabkan penyakit dengan gejala mulai dari common cold sampai Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). [1] Dari penjelasan ini, mungkin beberapa anak akan mengerti, namun sebagian besar tidak, terutama pada penyakit dan gejalanya.

Tips Jelaskan Virus Corona pada Anak

Untuk memberi pengertian mengenai COVID-19 kepada anak-anak, Anda perlu menyederhanakan kalimat yang akan Anda sampaikan. Selain itu, Anda perlu menyeimbangkan antara pertanyaan dan jawaban yang akan Anda sampaikan pada anak-anak tanpa membuat mereka cemas. Perlu Anda ketahui juga bahwa anak-anak memiliki imajinasi yang tinggi, terkadang melebihi orang dewasa.

Jika Anda berbicara dengan kalimat yang terlalu rumit atau menjawab pertanyaan mereka dengan asal yang dapat membuat mereka cemas, maka imajinasi mereka dapat mempermainkan pikiran mereka. Bisa jadi mereka akan ketakutan dengan apa yang Anda sampaikan, sementara itu ketakutan atau kecemasan berlebih pada anak dapat membuat mereka sulit berkembang dan berpikir logis.

Baca juga:  Cara Sukses Mendisiplinkan Anak Dengan Baik
Ilustrasi: sampel virus corona (sumber: economictimes.com)

Ilustrasi: sampel virus corona (sumber: economictimes.com)

Sebelum memberikan penjelasan dan membuat penjelasan tersebut menjadi lebih sederhana, Anda harus mengetahui betul tentang virus Corona. Carilah sumber yang akurat mengenai asal usul dan segala tentang COVID-19 ini. Anda bisa menjadikan jurnal ilmiah atau artikel dari instansi kesehatan sebagai sumbernya. Setelah itu, pelajari juga hal-hal yang sering atau akan ditanyakan anak-anak mengenai virus Corona.

Kebanyakan anak-anak menanyakan apa itu virus Corona? Atau apa itu COVID-19? Ketika pertanyaan tersebut muncul, Anda sudah harus memiliki jawabannya. Anda bisa menjawabnya secara sederhana namun tepat. Sebagai contoh, Anda bisa menjelaskan bahwa virus Corona adalah sejenis kuman yang dapat membuat orang merasa sakit. Jawaban seperti ini akan lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Lengkapi juga dengan beberapa penjelasan yang membuat mereka semakin paham, seperti ceritakan mengenai sebuah gejala penyakit ringan yang hampir sama dengan gejala COVID-19 ini. Anda bisa berdiskusi mengenai penyakit flu. Katakan pada anak-anak bahwa gejala penyakit Corona hampir mirip dengan flu. Beberapa orang akan merasa demam, batuk, dan sesak napas dengan mudah.

Dari penjelasan tersebut, kebanyakan anak-anak akan mulai paham dan semakin tertarik dengan penjelasan yang Anda sampaikan. Beberapa anak mungkin juga akan bertanya mengenai cara penularan virus. Anda bisa menjawabnya secara sederhana, seperti COVID-19 dapat menular melalui udara. Kuman dari virus tersebut dapat keluar dari tubuh manusia melalui bersin atau batuk dan terbawa angin, lalu tidak sengaja terhirup atau menempel di bagian tubuh manusia.

Baca juga:  Peneliti Menyarankan Agar Anak-Anak Menghabiskan Lebih Banyak Waktu Dengan Kakek-Neneknya

Jelaskan juga penyebaran virus dengan sedikit berimajinasi. Seperti kuman-kuman yang terbawa angin, akan berpetualang dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui mulut, mata, atau hidung, dan membuat orang menjadi sakit. Penjelasan seperti ini tidak akan membuat anak-anak merasa bosan. Jika anak-anak bosan dengan penjelasan yang Anda berikan, tak jarang mereka akan melamun atau memikirkan hal lainnya dan tidak memperhatikan Anda. Sehingga, mereka hanya mengetahui sedikit dari semua penjelasan Anda, dan ini bisa berbahaya.

 

Kebiasaan anak-anak untuk mengobrol dan bergosip seringkali membuat mereka salah paham. Apalagi jika mereka hanya mengetahui sedikit tentang virus Corona, lalu menyebarkan gosip ke anak-anak lainnya yang belum terlalu mengerti. Tentu saja hal seperti itu bisa membuat beberapa anak merasa cemas dan ketakutan, apalagi jika seorang anak hanya mengerti tentang bahayanya COVID-19.

Setelah anak-anak benar-benar paham mengenai penyebaran dan definisi virus Corona, Anda juga perlu menjelaskan cara mencegah virus tersebut. Anak-anak yang mengerti tentang cara mencegah virus Corona akan merasa lebih aman dan tidak takut atau cemas.

Baca juga:  Pada Usia Berapakah Seorang Wanita Mengalami Menopause? Kenali Tanda-Tandanya

Cara Jelaskan Pencegahan Virus Corona pada Anak

Untuk menjelaskan cara mencegah virus Corona pada anak-anak, Anda juga perlu membuat penjelasan yang sederhana dan mudah dipahami. Seperti yang kita ketahui bahwa untuk melindungi diri dariĀ  COVID-19, kita harus selalu menjaga kebersihan dan menggunakan masker jika sakit, atau menggunakan masker jika berada di tempat umum.

Tentunya, beberapa anak-anak akan paham dengan penjelasan tersebut, tetapi ada juga yang kurang memahaminya. Berikan penjelasan kepada mereka secara sederhana, sebagai contoh Anda bisa menjelaskan bahwa kuman-kuman tidak bisa masuk ke dalam tubuh jika mereka menggunakan masker sebagai penutup hidung dan mulut.

Berikan juga penjelasan bahwa anak-anak bisa melindungi diri dari kuman dengan cara mandi yang bersih, tidak terlalu sering menyentuh area wajah, dan selalu cuci tangan menggunakan sabun. Ajari anak-anak untuk selalu cuci tangan sebelum makan sambil menyanyi untuk memperlama waktu cuci tangan, agar tangan mereka benar-benar bersih dan terhindar dari virus ini.

[1] Murniati, Dewi. 2013. Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). The Indonesian Journal of Infectious Diseases Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Vol. 1(3): 4-7.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: