Bagaimana Cara Mengolah Sorgum Menjadi Makanan?

SorgumSorgum

Sorgum tampaknya masih kurang diminati oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan pengganti bahan pangan pokok. Ini karena banyak orang yang belum paham mengenai cara mengolah sorgum menjadi makanan. Padahal, bahan pangan ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, apalagi sorgum kaya kalori dan protein.

Secara ilmiah, sorgum dikenal dengan nama Sorghum bicolor L. Moench, yang merupakan jenis tanaman pangan penting kelima setelah padi, gandum, jagung, dan barley, serta sudah menjadi bahan pokok lebih dari 750 juta orang di daerah tropis setengah kering.[1] Komoditas ini memiliki kandungan nutrisi dasar yang tak kalah penting dibanding tanaman serealia lain dan mengandung unsur pangan fungsional. Biji sorgum mengandung karbohidrat, lemak, dan protein. Kadar nutrisi pada tanaman ini sangat bergantung dari varietas dan lahan pertanian.

Dilansir dari IDN TIMES, sorgum memiliki khasiat untuk membantu tubuh membangun jaringan dan sel baru, membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, menambah energi pada tubuh, dan meningkatkan sirkulasi darah. Hal tersebut tentu tidak lepas dari komposisi nutrisi pada tiap biji serealia tersebut. Lalu, bagaimana mengolah sorgum menjadi makanan supaya Anda bisa mendapatkan manfaatnya?

Baca juga:  Waspada Paparan Sinar UV Berlebihan Bisa Merusak Mata!

Tepung Sorgum

Sorgum bisa diolah menjadi tepung

Sorgum bisa diolah menjadi tepung

Supaya bisa dijadikan bahan baku aneka pangan, Anda boleh membuat tepung dari sorgum. Sorgum yang sudah dibersihkan harus dipisahkan dari kulit arinya atau disosoh terlebih dahulu untuk menghilangkan tanin yang melekat pada terta. Hal ini untuk menghilangkan rasa pahit serta meningkatkan mutu atau kualitas tepung sorgum. Dilansir dari Trubus, tanin yang melekat pada biji dapat berikatan dengan prolamin dan membentuk ikatan kompleks protein-tanin yang dapat menurunkan daya cerna protein.

Secara tradisional, biji sorgum disosoh dengan cara ditumbuk menggunakan lesung secara berhati-hati supaya biji tidak rusak atau pecah. Anda juga bisa menggunakan alat selep atau gerinda. Sorgum hasil penyosohan harus direndam dalam air selama 2 hingga 3 jam. Setelah itu, biji serealia ini baru bisa digiling menggunakan alat pembuat tepung. Anda juga bisa menggunakan blender atau batu putar. Tepung yang sudah jadi harus diayak, sehingga Anda mendapatkan tepung dengan tekstur halus dan bersih.

Hasil gilingan tepung sorgum harus dijemur dulu. Proses penjemuran ini dapat berlangsung selama 2 hingga 3 hari, tergantung panasnya sinar matahari. Tepung yang sudah kering harus diayak lagi untuk menghilangkan kotoran yang menempel selama proses penjemuran. Setelah tepung jadi, Anda bisa memakainya untuk aneka olahan pangan, seperti roti dan biskuit.

Baca juga:  Resep Membuat Empal Gepuk Ala Nyonya Ong

Muffin Sorgum

Muffin sorgum (sumber: nutriplanet.org)

Muffin sorgum (sumber: nutriplanet.org)

Dilansir dari cookpad, Anda bisa mengubah tepung sorgum menjadi hidangan muffin pisang jenis gluten dan dairy free. Hidangan ini cocok bagi Anda yang tidak bisa makan gluten atau bahan makanan dengan bahan tepung terigu dan gandum. Untuk membuat muffin tersebut, siapkan 2 butir telur, 1 buah pisang ambon tua, 50 gr santan cair, 50 gr minyak sayur, 5 sendok makan brown sugar, 1/4 sendok teh garam, 1 sendok teh vanilla extract, chocochip secukupnya, 90 gr tepung sorgum, dan 1/2 sendok teh baking soda.

Siapkan mangkuk plastik berukuran sedang dan masukkan telur, gula, garam, minyak, santan, dan vanila, lalu aduk hingga rata dan agak mengembang. Masukkan tepung sorgum dan baking soda ke dalam mangkuk sambil diaduk secara perlahan hingga rata dan diamkan selama 5 menit. Sambil menunggu adonan set, haluskan pisang ambon yang sudah dikukus dan masukkan ke dalam baskom.

Baca juga:  Bahan & Cara Membuat Seblak Mie Instan

Aduk semua adonan hingga rata dan tuang ke dalam cetakan muffin dan taburi dengan chocochips. Pastikan Anda sudah mengoleskan butter di cetakan supaya kue mudah dikeluarkan dan lebih gurih. Panaskan oven dengan api atas dan bawah dengan suhu 175 derajat Celcius dan masukkan adonan ke dalam oven. Panggang adonan selama 30 menit atau hingga matang. Setelah itu, keluarkan dari oven dan muffin siap disantap. Supaya lebih nikmat, Anda bisa menuangkan sirup atau cokelat yang dilelehkan sebagai topping muffin.

Selain bisa diolah menjadi tepung dan muffin, sorgum juga bisa dimasak seperti nasi dengan cara ditanak atau dikukus. Setelah itu, Anda bisa mengonsumsinya dengan aneka lauk. Beberapa orang juga suka membuat nasi goreng dari sorgum yang ditanak.

[1] Suarni. 2012. Potensi Sorgum sebagai Bahan Pangan Fungsional. IPTEK Tanaman Pangan Balai Penelitian Tanaman Serealia, Vol. 7(1): 58-66.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: