Keunggulan dan Cara Menggunakan Whipping Cream Anchor

Whip cream (sumber: nykdaily.com)Whip cream (sumber: nykdaily.com)

Tidak sulit menemukan whipping cream. Karena, sudah ada banyak merk dagang yang bisa Anda beli. Nah, salah satu merek whipping cream yang terbilang cukup populer di dunia kuliner adalah Anchor. Cara menggunakan produk tersebut juga praktis dan mudah bagi para pemula.

Keunggulan Whipping Cream Anchor

Whipping cream adalah cream yang timbul di bagian atas susu waktu didiamkan atau dipisahkan, sehingga produk tersebut juga biasa dikenal sebagai kepala susu. Menurut kategori pangan BPOM RI, whipping cream, atau biasa disebut dengan whipped cream, adalah produk yang dihasilkan dari proses whipping terhadap cream standar dengan kandungan lemak susu tidak kurang dari 36%.[1]

Produk ini dipasarkan dalam berbagai macam bentuk dan merk. Ada whipped cream yang bentuknya bubuk atau powder dan ada juga yang berbentuk cair seperti whipping cream Anchor. Whipped cream tersebut termasuk golongan whipping cream dairy karena terbuat dari susu. Sementara itu, ada juga whipped cream non-dairy yang terbuat dari kelapa sawit atau soya.

Rasa whipping cream Anchor terbilang lebih gurih dan creamy dibanding whipped cream lainnya yang tergolong non-dairy. Ini karena lemak susu pada susu sapi lebih kental dan pekat dibanding lemak pada susu kelapa sawit atau soya. Selain itu, whipping cream Anchor juga lebih lembut dan kental.

Baca juga:  Sulit Cari Alkohol? Begini Cara Membuat Hand Sanitizer Tanpa Alkohol
Whipping Cream Anchor (facebook: Delisha Bakery Delight)

Whipping Cream Anchor (facebook: Delisha Bakery Delight)

Tekstur whipped cream Anchor juga lebih padat dan tidak mudah berubah bentuk atau kaku. Bentuk produk bisa bertahan selama lebih dari 1 jam. Dilihat dari warnanya, whipped cream tersebut juga memiliki warna yang lebih putih kekuningan. Ini berbeda dengan whipped cream non-dairy yang warnanya lebih putih pucat.

Kebanyakan orang menggunakan whipping cream Anchor sebagai salah satu bahan untuk mengubah tekstur dan rasa makanan. Anda bisa menjadikan produk tersebut sebagai bahan tambahan untuk membuat kue, puding, es krim, dan minuman. Selain itu, whipping cream Anchor juga sering dimanfaatkan sebagai bahan topping dan penghias kue.

Untuk menggunakan whipping cream Anchor, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, termasuk dalam proses mengaduk dan mencampur bahan. Ini sangat penting jika Anda ingin mendapatkan whipped cream yang mengembang, kaku, dan padat.

Baca juga:  Variasi Resep & Cara Membuat Fla Puding Tanpa Telur yang Nikmat

Cara Menggunakan Whipping Cream Anchor

  • Membuat whipped cream Anchor sangat mudah, yang penting Anda sudah menyiapkan bahan utama berupa whipping cream Anchor dan peralatan berupa mangkuk berbahan stainless steel atau aluminium dan alat pengocok berupa mixer atau whisk. Jika Anda memilih whisk, Anda bisa menggunakan french whisk untuk mempermudah proses pengocokan.
  • Dinginkan stainless bowl Anda pada freezer. Ini adalah salah satu kunci agar whipped cream Anda tidak gagal, karena suhu sangat berpengaruh pada proses pembuatan cream. Suhu yang menghangat di dalam wadah saat proses pengocokan, bisa membuat cream tidak mengembang. Untuk mencegah hal tersebut, Anda perlu menurunkan suhu media yang dipakai.
  • Untuk mencegah peningkatan suhu selama proses pengadukan, Anda juga bisa menggunakan es batu. Caranya dengan meletakkan mangkuk di dalam baskom yang berisi es batu dengan taburan garam.
  • Dilansir dari SokoLati, sebaiknya Anda juga menyimpan whipping cream dalam lemari pendingin untuk menurunkan suhunya. Ini terbilang ampuh untuk membuat whipped cream cepat mengembang dan kaku.
  • Keluarkan whipping cream Anchor dari kulkas dan tuang ke dalam mangkuk yang sudah dingin secara perlahan. Setelah itu, kocok dengan kecepatan rendah ke tinggi secara perlahan.
  • Kocok whipping cream Anchor dengan kecepatan konstan saat adonan mulai mengembang dan kaku. Ciri adonan yang mulai mengembang adalah teksturnya berubah menjadi lebih kental.
  • Adonan yang sudah kaku bisa disebut dengan whipped cream yang sudah jadi. Ciri whipped cream yang sudah jadi, yaitu ketika Anda membalikkan mangkuk, maka adonan tidak jatuh.
  • Adonan yang sudah jadi, bisa Anda masukkan ke dalam piping bag untuk dipakai sebagai bahan menghias kue tart atau sebagai bahan topping minuman dan aneka roti. Beberapa orang juga suka menjadikannya sebagai bahan isian sandwich dan biskuit.
Baca juga:  Manfaat Laneige Lip Sleeping Mask, Ampuh Untuk Atasi Bibir Kering

Itulah cara menggunakan whipping cream Anchor. Tidak sulit mendapatkan whipping cream Anchor di pasaran. Anda bisa membelinya di toko bahan kue, supermarket, hingga toko online dengan varian kemasan 250 ml hingga 1 liter.

[1] Abduh, Nur. 2014. Cara Cerdas Memilih Whipped Cream. Kulinologi Indonesia, Vol. 6(6): 30-32.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: