6 Cara Mengatasi Nyeri dan Kram Saat Menstruasi/Haid dengan Mudah dan Sederhana

Ilustrasi: nyeri menstruasi pada wanita (sumber: womansday.com)Ilustrasi: nyeri menstruasi pada wanita (sumber: womansday.com)

Merasa nyeri dan kram saat menstruasi atau haid juga dapat mengganggu aktivitas sebagian besar wanita. Tidak hanya itu, rasa kram dan nyeri terkadang membuat seorang wanita tampak lesu dan pucat. Bagi Anda yang saat ini mengalami nyeri maupun kram saat menstruasi, Anda bisa mencoba beberapa cara mudah dan sederhana untuk mengatasi dan menghilangkan rasa nyeri dan kram tersebut.  

Mengonsumsi Obat Anti-Inflamasi

Obat anti-inflammatory atau obat anti-inflamasi merupakan salah satu obat yang sering digunakan oleh dokter untuk pasien dengan keluhan nyeri. Obat ini memiliki manfaat meredakan rasa nyeri, tidak hanya rasa nyeri setelah operasi atau mengalami luka saja tetapi Anda juga bisa mengonsumsi obat ini saat mengalami nyeri akibat menstruasi. Banyak sekali obat anti-inflamasi dapat ditemukan di apotek maupun toko obat tertentu seperti, Aleve, Motrin, Advil, Tylenol, dan Ibuprofen. Semua nama obat anti-inflamasi tersebut merupakan obat-obat anti-inflamasi jenis NSAID atau obat anti-inflamasi jenis non-steroid. 

Jika Anda ingin selalu menggunakan jenis obat anti-inflamasi tersebut, gunakan obat anti-inflamasi dengan dosis ringan. Menurut seorang dokter bernama Ross, obat anti-inflamasi sangat baik untuk mengatasi nyeri dan kram saat menstruasi. Ia juga mengungkapkan bahwa rasa nyeri dan kram diakibatkan oleh adanya peningkatan kadar prostaglandin yang membuat rahim berkontraksi. Obat NSAID mampu memblokir peningkatan dan kerja prostaglandin sehingga mampu mengurangi dan mengatasi rasa nyeri ataupun kram saat Anda menstruasi.

Melakukan Olahraga

Selain menggunakan obat anti-inflamasi, Anda juga bisa mengatasi rasa nyeri dengan alami yaitu melakukan olahraga secara rutin menjelang masa menstruasi. Ada beberapa jenis olahraga yang dapat membantu mengurangi dan mengatasi rasa nyeri saat menstruasi seperti aerobik, yoga, dan jogging.

Ilustrasi: wanita berolahraga

Ilustrasi: wanita berolahraga

Menurut penelitian pada sebuah jurnal, latihan aerobik menjelang menstruasi dapat membantu meringankan rasa sakit saat menstruasi nantinya. Hal ini karena aerobik dapat membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan tidak mengalami penggumpalan. Dan menurut seorang dokter, olahraga seperti ini membantu merangsang endorfin pada tubuh yang mampu membangun kekebalan pada tubuh terhadap rasa sakit dan stress. 

Minum Air Mineral Cukup

Cara berikutnya untuk mengatasi rasa nyeri saat menstruasi yaitu minum air mineral cukup setidaknya 8-9 gelas setiap hari. Seorang dokter juga menjelaskan, selain air mineral biasa jika Anda merasa nyeri dan kram berlebihan maka lebih baik Anda minum air hangat saja. Air minum hangat dapat membantu mengendurkan otot-otot rahim, sehingga mampu mengatasi rasa kram dan nyeri saat menstruasi.

Selain itu, Anda bisa menambahkan jahe pada air hangat yang sangat bermanfaat sebagai salah satu obat anti-inflamasi alami. Dan selama menstruasi, sebisa mungkin hindari beberapa jenis makanan ataupun minuman yang dapat membuat sel-sel tubuh Anda mengering seperti soda dan kafein.

Menghindari Beberapa Jenis Makanan Penyebab Nyeri

Jika Anda sedang menstruasi terutama pada hari pertama, ada baiknya Anda memperhatikan jenis makanan yang akan Anda konsumsi. Hindari beberapa jenis makanan yang dapat menambah atau menyebabkan rasa nyeri ketika menstruasi. Beberapa makanan yang bisa Anda hindari ketika menstruasi, yaitu makanan dengan kandungan sodium atau garam, susu, makanan atau minuman mengandung kafein, lemak, dan bahan makanan olahan.

Menurut seorang dokter, sebaiknya Anda menghindari makanan-makanan tersebut dan beberapa makanan dengan kandungan gula berlebihan. Akan lebih baik jika Anda lebih banyak mengonsumsi makanan dengan kandungan serat seperti sayur hijau dan buah. Makanan dengan kandungan serat serta vitamin, selain dapat menutrisi tubuh Anda juga mampu membantu meredakan nyeri karena beberapa makanan berserat mengandung zat anti-inflamasi. 

Ilustrasi: mengonsumsi makanan sehat (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: mengonsumsi makanan sehat (sumber: medicalnewstoday.com)

Mengonsumsi Makanan Berkalsium Tinggi

Saat Anda mulai merasakan nyeri akibat menstruasi, selain obat anti-inflamasi ada juga zat yang dapat mengurangi rasa nyeri khususnya kram akibat menstruasi. Konsumsilah makanan ataupun minuman dengan kandungan kalsium tinggi. Kalsium sendiri merupakan salah satu komponen penting yang baik untuk menjaga kesehatan otot dan tulang. Selain itu, kalsium juga memiliki peranan penting untuk mengurangi rasa kram otot dan nyeri ketika menstruasi.

Seorang dokter mengungkapkan bahwa sebaiknya Anda mengonsumsi suplemen kalsium untuk mengurangi kram akibat menstruasi dengan dosis cukup. Mengonsumsi suplemen kalsium dengan dosis besar dapat memiliki efek negatif. Idealnya, Anda hanya boleh mengonsumsi kalsium sebanyak 1.000 mg saja setiap hari. 

Menggunakan Kompres Air Hangat

Cara mengatasi nyeri menstruasi berikutnya yang sangat mudah dan tidak memerlukan banyak biaya yaitu dengan meletakkan kompres air hangat. Anda bisa membuatnya sendiri dengan cara sederhana dan mudah. Langkah pertama, Anda perlu menyiapkan kantong plastik dengan jenis bahan plastik tebal dan tidak mudah bocor. Selanjutnya, Anda perlu menyiapkan handuk atau kain. 

Langkah berikutnya, siapkan air sebanyak 500 ml dan panaskan lalu tunggu hingga hangat dan tidak ada uap airnya. Jika Anda ingin cepat, Anda bisa mencampur dengan air dingin. Masukkan air hangat ke dalam kantong plastik dan ikat agar tidak tumpah. Setelahnya bungkus dengan kain atau handuk dan letakkan pada bagian perut Anda yang terasa nyeri atau kram. Menurut dokter bernama Shin, selain sederhana cara ini juga dapat membantu menenangkan otot-otot di sekitar perut hingga bagian rahim.

Itulah beberapa cara mudah dan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi nyeri dan kram saat menstruasi, untuk hasil dan efek setiap orang berbeda karena rasa nyeri dan kram pada setiap orang juga berbeda-beda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: