Cara Mencegah Maskne, Jerawat Akibat Memakai Masker

Ilustrasi: kulit terkena maskne, jerawat akibat masker (sumber: professionalbeauty.co.uk)Ilustrasi: kulit terkena maskne, jerawat akibat masker (sumber: professionalbeauty.co.uk)

Akne vulgaris, atau biasa dikenal dengan jerawat, merupakan penyakit kulit yang sering terjadi, pada usia remaja maupun dewasa.[1] Selain disebabkan oleh hormon, ternyata jerawat juga bisa diakibatkan oleh kebiasaan memakai masker. Kondisi ini biasa disebut dengan maskne dan sulit disembuhkan. Untuk itu, Anda perlu mengetahui cara mencegah maskne supaya kulit wajah tetap mulus meskipun harus menggunakan masker.

Dilansir dari uchealth, orang yang memakai masker dalam jangka waktu lama berisiko maskne lebih tinggi dibanding orang yang tidak memakai masker. Meskipun begitu, masker sangat penting, apalagi jika Anda sedang sakit atau ingin menjaga kesehatan dari penularan penyakit. Penggunaan masker tidak hanya bisa menangkal penyakit ringan seperti flu, tetapi juga kronis seperti coronavirus atau COVID-19.

Menurut Direktur Klinik Dermatologi UCHealth di Rumah Sakit Universitas Colorado bernama Dr. Whitney High, maskne atau jerawat akibat masker mungkin lebih baik disebut dengan acne mechanica akibat mekanisme pemakaian masker. Mekanisme tersebut, antara lain peningkatan suhu, gesekan, dan kelembapan di area wajah yang tertutup masker. Hal ini menyebabkan pori-pori tersumbat dan membuat orang cenderung berjerawat. Lalu, bagaimana mencegahnya?

Baca juga:  Revlon Super Lustrous Lipstick Review Indonesia

Cara Mencegah Maskne

Ilustrasi: wanita memakai masker (sumber: greenqueen.com)

Ilustrasi: wanita memakai masker (sumber: greenqueen.com)

  • Cuci masker Anda sesering mungkin atau kenakan masker sekali pakai selama waktu yang pas (4 jam per hari). Jika Anda adalah orang yang sibuk dan harus berada di luar ruangan lebih dari 4 jam, setidaknya Anda harus membawa masker cadangan lebih dari satu. Ini akan membantu Anda menjaga kondisi kulit wajah selama harus menggunakan masker.
  • Jika Anda menggunakan masker kain, pastikan Anda menjaganya tetap bersih/dicuci. Kotoran dan minyak kulit bisa menumpuk di masker dan menyebabkan pertumbuhan bakteri berlebih. Bakteri ini bisa menempel di kulit wajah dan memakan sebum Anda, sehingga membuat kulit iritasi dan berjerawat.
  • Setelah memakai masker dalam waktu lama, sebaiknya cuci muka Anda menggunakan sabun. Ini menghilangkan kotoran dan minyak serta mencegah pori-pori tersumbat. Pastikan juga Anda mengeringkan kulit wajah dengan handuk bersih dan sering mengganti handuk.
  • Pakailah pelembap setelah mencuci muka. Ini akan membantu kulit Anda terbebas dari iritasi, termasuk maskne. Anda bisa memakai pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit Anda dan sebaiknya hindari pelembap yang mengandung banyak minyak, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit mudah berjerawat atau berminyak.
  • Gunakan produk perawatan kulit secara rutin, khususnya masker anti jerawat. Dalam hal ini, Anda bisa mencoba memakai masker dengan kandungan bahan alami seperti green tea, tea tree oil, asam salisilat, dan madu. Masker seperti ini konon tidak hanya bisa mencegah jerawat, tetapi juga membantu mengurangi jerawat.
  • Perhatikan bahan kimia yang ada di produk masker Anda. Beberapa produk masker yang mengandung formaldehyde atau polypropylene bisa menimbulkan efek alergi berupa jerawat. Sebaiknya Anda memakai masker kain yang dibuat tanpa lapisan atau kandungan bahan kimia. Masker jenis ini juga terbilang aman dan ampuh menutupi saluran pernapasan untuk menghalau virus.
  • Dilansir dari THE SONET, Anda perlu memperhatikan make up saat memakai masker. Hindari memakai make up berlebihan dan tebal karena bisa menyumbat pori-pori Anda dan membuat kondisi kulit menjadi berminyak, sehingga rentan terhadap maskne.
  • Bagi Anda yang memiliki kulit berminyak dan mudah berjerawat, sebaiknya hindari masker yang terlalu ketat dan tipis. Masker seperti ini bisa mengiritasi wajah Anda, karena tidak bisa menghalau kotoran atau polusi dengan baik. Selain itu, sebaiknya Anda mengurangi waktu pemakaian masker. Tidak ada salahnya untuk berdiam diri di rumah ketika tidak ada kewajiban untuk keluar rumah. Sehingga, kulit Anda akan terhindar dari maskne.
  • Dilansir dari suara.com, Anda bisa memakai toner untuk menghindari penumpukan bakteri dan virus penyebab maskne. Toner akan membantu menormalkan pH kulit dan memiliki sifat antiseptik setelah memakai masker, sehingga pori-pori wajah akan bersih dan terhindar dari jerawat.
Baca juga:  Efek Samping Kehamilan yang Mengejutkan, Bumil Perlu Tahu!

Jika Anda sudah terlanjur memiliki maskne di wajah, sebaiknya Anda segera melakukan tindakan perawatan. Mulailah berkonsultasi dengan pihak medis atau ahli kecantikan untuk menemukan solusi yang tepat. Biasanya dokter akan memberikan obat salep atau antibiotik oral. Selain itu, Anda bisa memakai skincare sebagai salah cara untuk menghilangkan jerawat, meskipun tidak secepat obat dokter.

[1] Lema, Elizabeth Risha Murlina, Ah Yusuf, Sylvia Dwi Wahyuni. 2019. Gambaran Konsep Diri Remaja Putri dengan Acne Vulgaris di Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya. Jurnal Keperawatan Jiwa Universitas Airlangga, Vol. 1(1): 15-20.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: