Simpan Beragam Manfaat, Begini Cara Menanam Bunga Telang

Bunga telang/Clitoria Ternatea L. (pixabay)Bunga telang/Clitoria Ternatea L. (pixabay)

Clitoria ternatea L. atau Ternatea vulgaris H.B.K, tanaman dari keluarga Fabaceae (Papilionaceae) ini berasal dari Indonesia, khususnya Kepulauan Ternate. Tanaman bertipe bunga kupu-kupu ini oleh orang luar negeri dinamakan butterfly pea dan oleh orang Indonesia sering disebut dengan kembang telang. Bunga kupu-kupu atau kembang telang ini mudah diperbanyak, baik dari biji maupun stek pucuk. Varietas Clitoria ternatea yang ada di antaranya alba (berbunga putih), coerulea, major, flore, dan pleno yang berbunga biru dengan ukuran berbeda-beda.

Tanaman yang dari muda sudah tumbuh cabang dengan baik ini memerlukan habitat dengan cahaya matahari penuh agar dapat berbunga sepanjang tahun. Kondisi lahan yang sedikit kering sangat disukai si kupu-kupu biru ini. Agar kecantikan bunganya tampil prima, penyiraman hanya dilakukan jika lahan atau media tanam kering benar. Penyiraman yang berlebihan dapat memacu pertumbuhan vegetatif yang berlebihan pula tanpa diikuti pertumbuhan generatif yang seimbang. Belum ada rekomendasi pemupukan baku untuk kembang telang, sehingga dosis pemupukannya mengacu pada penampakan pertumbuhan tanaman dan dosis rata-rata untuk tanaman sejenis.

Baca juga:  Manfaat dan Cara Membuat Cuka Beras Sendiri di Rumah

Sebagai keluarga kacang-kacangan, tanaman ini pada kondisi lembap mudah terserang penyakit bercak. Cercospora yang menyerang daun. Beberapa jenis fungisida yang dapat digunakan untuk mengendalikannya antara lain Mancozeb (Dithane), Benomyl (Benlate), atau Piliram.

Hama yang sering menyerang kembang telang ini di antaranya ulat grayak (Spodoptera sp.), Thips sp. yang menyerang daun dan kuncup bunga, serta Aphis sp. yang mengisap daun muda sehingga muncul gejala daun menggulung. Ulat grayak dapat dikendalikan dengan insektisida Supracide, Curacron, atau Matador. Sementara itu, Thrips sp. dan Aphis sp. dapat dikendalikan dengan insektisida Tracer, Confidor, Kelthane, atau Agrymex.

Kembang telang memiliki sulur yang melilit di media tempatnya merambat. Karenanya, tanaman ini cocok dimanfaatkan sebagai tanaman penutup pagar, penghias pilar dengan kawat sebagai tempat merambatnya, serta sebagai tanaman hias dalam pot dengan rambatan melengkung.[1]

Selain memiliki tampilan yang cantik dan menarik, bunga telang juga banyak diminati karena mempunyai beragam manfaat. Bunga yang bisa dikonsumsi ini dikenal kaya akan kandungan fenol, delphirridin, triglucoside, alkaloid, flavonoid, saponin, sulfur, dan ca-oksalat. Berikut ini beragam kegunaan dari bunga telang.

Baca juga:  Mudah Kok, Ternyata Begini Cara Menanam Benih Bunga Matahari di Rumah

Manfaat Bunga Telang

Pemanfaatan bunga telang (sumber: theguardian.com)

Pemanfaatan bunga telang (sumber: theguardian.com)

  • Sebagai pewarna makanan alami
  • Diolah sebagai minuman layaknya teh untuk detoksifikasi pencernaan dan perawatan kulit
  • Obat bronchitis
  • Dijadikan tanaman pagar
  • Obat untuk melancarkan buang air kecil
  • Digunakan sebagai obat jerawat atau bisul. Caranya dengan membalurkan bunga telang di area yang bermasalah
  • Sebagai rendaman air untuk menjernihkan mata

Cara Menanam Bunga Telang

Pemilihan Benih Bunga Telang

Pilih benih bunga telang yang berkualitas. Cara mengetahuinya dengan cara merendam benih selama 3-5 menit. Singkirkan benih yang terapung dan rendam kembali selama 12 jam untuk menghentikan proses dolmansi pada benih supaya lebih mudah tumbuh tunas.

PenanamanBunga Telang

Setelah benih direndam, diamkan dulu pada suhu normal. Siapkan media tanam berupa polybag serta tanah humus dan pupuk kandang. Campur tanah humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1, masukkan ke polybag. Lakukan penyiraman sampai benih bertunas dan menjadi bibit dengan ketinggian sekitar 5 cm. Kecambah pada benih bunga telang biasanya muncul dalam waktu 1-2 minggu setelah masa semai. Biarkan selama 5 minggu, kecambah pun siap jadi bibit untuk dipindahkan ke media tanam.

Baca juga:  Update Jenis dan Harga Susu Bear Brand Semua Varian

Perawatan Bunga Telang

Dilansir dari Paktanidigital, jika sudah menjadi bibit siap tanam, Anda bisa memindahkannya ke pot berukuran lebih besar dengan media tanam berupa tanah yang dicampur dengan pupuk dan pasir berbanding 2 : 1 : 1. Anda juga bisa memasang ajir berupa kayu atau bambu supaya bunga telang tumbuh kokoh dan bentuknya tidak rusak. Namun ingat, penyiraman pada bunga telang tidak boleh berlebihan. Lakukan penyiraman hanya jika lahan atau media tanam dalam kondisi kering benar. Bunga telang juga sebaiknya terkena sinar matahari yang cukup agar bisa tumbuh dengan baik.

[1] Lingga, L. 2005. Menanam & Merawat Tanaman Hias Merambat. Mulyono, editor. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: