Cara Meminta Seseorang Mau Mendengarkan Anda & Mengubah Sikapnya

pendekatan, hangat, sahabat, permintaan, menuntut, nada, bicara, mendengarkan, sifat, simpatik, defensif, seseorang, teman, hubungan, dampak, saran, tindakan, sifat, sikap, mengubah, berubah, penerimaan Cara yang kasar untuk mengubah kebiasaan seseorang

Apakah seseorang dalam hidup Anda melakukan hal yang mengganggu berulang kali? Mungkin saja Anda telah berbicara dengan orang itu beberapa kali, bahkan dibarengi dengan meminta, menuntut, tetapi perilaku seseorang itu terus berlanjut. Jadi, apa yang akan Anda lakukan?

Menuding seseorang dengan mengatakan bahwa kebiasaannya termasuk buruk mungkin tidak akan menjadi sesuatu yang akan mendorongnya berubah. Sebaiknya pertimbangkan cara atau pendekatan lain yang lebih positif.

Dongeng Aesop yang menceritakan tentang angin dan matahari memberikan ilustrasi indah tentang cara terbaik mendekati seseorang untuk melakukan sesuatu. Aesop sendiri dikenal akan cerita-cerita fabelnya. Bahkan, berbagai macam kumpulan fabel dari Aesop masih diajarkan sebagai pendidikan moral dan digunakan sebagai subjek dari berbagai macam hiburan, khususnya dalam drama anak-anak dan kartun.

Mengenai dongeng Aesop tentang matahari dan angin, menceritakan tentang kedua benda langit yang berdebat tentang siapa yang lebih kuat ketika keduanya melihat seorang pria sedang berjalan. Matahari dan angin memutuskan untuk mengadu kekuatan dengan melihat di antara mereka mana yang paling cepat bisa membuat seorang pria berjalan tadi melepaskan mantelnya.

Matahari bersembunyi di balik awan sehingga angin dapat menunjukkan kekuatannya terlebih dahulu. Angin bertiup, tetapi pria tadi malah semakin merapatkan pemakaian mantelnya. Akhirnya angin menyerah. Kemudian, matahari keluar dari balik awan dan menyinari pria itu. Pria itu mendongak, tersenyum, dan melemaskan pundaknya. Segera ia menanggalkan mantelnya.

Pendekatan Yang Hangat

Meskipun dongeng Aesop tentang matahari dan angin tampak sebagai sesuatu yang tersirat, namun kehangatan dan kelembutan dapat menjadi sumber kekuatan. Dengan menggunakan cerita yang mengandung pesan moral itu, Anda dapat mencoba membujuk teman atau orang di sekeliling untuk berubah dengan bersikap hangat dan mengatakan permintaan Anda dengan cara yang baik.

pendekatan, hangat, sahabat, permintaan, menuntut, nada, bicara, mendengarkan, sifat, simpatik, defensif, seseorang, teman, hubungan, dampak, saran, tindakan, sifat, sikap, mengubah, berubah, penerimaan

Obrolan hangat sebagai sarana pendekatan

Menjadi seseorang yang hangat bisa diartikan sebagai tindakan yang benar-benar mendengarkan, memiliki empati dan belas kasih ketika teman Anda memberitahu sesuatu. Seseorang bisa saja merasa lebih baik ketika mereka merasa ada yang mengerti perasaannya.

Anda mungkin akan menolak saran ketika merasa tidak setuju dengan orang lain atau Anda merasa tindakan orang lain sudah melampaui batas. Bagaimanapun juga, penting untuk memahami bahwa Anda bisa menjadi empati dan suportif ketika tidak setuju dengan orang lain.

Jadi, misalnya, Anda mungkin akan marah dengan seorang teman karena selalu membicarakan dirinya sendiri, tidak pernah bertanya tentang kabar Anda mungkin, atau teman lainnya. Daripada melampiaskan amarah, Anda tetap bisa bersimpati dengan teman tersebut dan menunjukkan sikap yang suportif. Lalu, Anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Meminta seseorang melakukan apa yang Anda minta tanpa tuntutan bisa dilakukan. Dimulai dengan menjelaskan mengenai apa dampak dari permintaan Anda terhadap orang lain (teman misalnya) dan hubungan Anda dengan orang lain. Anda bisa menjelaskan kepada teman atau pihak kedua/ketiga, bahwa apapun yang mereka katakan/bicarakan akan Anda dengarkan. Begitu pula sebaliknya, jika Anda membutuhkan teman bercerita, mereka akan siap mendengarkan. Jelaskan bahwa Anda akan merasa lebih baik tentang sebuah hubungan dan akan lebih sabar apabila teman Anda melakukan hal itu (saling mendengarkan).

Pendekatan yang hangat akan bekerja dengan baik dalam suatu hubungan di mana ada cukup perhatian positif di antara Anda yang mendukung agar hubungan menjadi lebih baik. Orang lain akan merasa Anda bekerja dengan mereka. Alih-alih merasa defensif, orang lain akan cenderung menanggapi permintaan yang hangat dari Anda dengan keinginan untuk berubah.

Menjadi Sahabat Yang Baik Bagi Orang Lain

Selain pendekatan yang hangat, ada beberapa hal dalam meminta seseorang untuk berubah yang harus Anda ingat. Untuk menjelaskan beberapa hal itu, ada sebuah cerita menarik yang bisa diambil pesan tersirat di dalamnya. Cerita ini mengenai seorang raja dan seorang yang bijak. Raja itu merasa bahwa dirinya adalah seekor kalkun, sehingga ia setiap harinya duduk di bawah meja, mematuki tulang dan remahan roti. Lalu, seorang bijak mendekati sang raja.

pendekatan, hangat, sahabat, permintaan, menuntut, nada, bicara, mendengarkan, sifat, simpatik, defensif, seseorang, teman, hubungan, dampak, saran, tindakan, sifat, sikap, mengubah, berubah, penerimaan

Ilustrasi persahabatan sejati

Cara yang dilakukan oleh seorang yang bijak itu adalah mencoba mengikuti semua tingkah laku raja, hingga secara perlahan, seorang bijak itu membujuk raja untuk mengenakan baju, celana panjang, makan selayaknya manusia, hingga berjalan dan berperilaku sebagai seorang manusia pada umumnya.

Pesan yang bisa diambil dari cerita itu adalah dalam mengubah seseorang dilakukan secara satu per satu (tidak sekaligus) seperti orang bijak yang melakukan tahap demi tahap (membujuk memakai baju, celana panjang, makan, duduk, berjalan, dan lainnya). Dan, semua tahap itu mengarah kepada satu tujuan yaitu membantu raja sembuh dari penyakitnya.

Ketika dikaitkan dengan cara mengubah sifat atau sikap seseorang, Anda bisa memulainya dari hal yang ringan atau mudah dahulu. Pada setiap tahap, sebaiknya fokus pada satu hal yang ingin diubah paling awal, tidak disarankan untuk menuntut hal lainnya (yang juga perlu diubah).

Masih dari cerita raja dan seorang yang bijak, dalam mengubah sifat seseorang, Anda perlu menjadi sahabat. Hal ini berkaitan pada penerimaan Anda terhadap orang lain. Ketika ingin mengubah sifat seseorang, Anda disarankan untuk menerimanya, seperti yang dilakukan seorang bijak yang membuat dirinya seolah-olah sebagai seekor kalkun yang tidak berbeda dengan apa yang sang raja rasakan. Seorang bijak itu menghabiskan waktu bersama raja hingga benar-benar bisa menyembuhkan sifat raja.

Selain itu, Anda juga sebaiknya memerhatikan nada bicara ketika menyampaikan sesuatu. Tidak jarang, nada bicara yang tinggi bisa menyebabkan seseorang merasa defensif, padahal apa yang Anda sampaikan itu baik. Tetapi, Anda juga perlu mengerti bahwa mungkin ada beberapa orang yang memang memiliki ciri kebiasan berbicara dengan nada bicara tinggi.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: