Bagaimana Cara Memilih Buah Alpukat yang Siap Dikonsumsi?

Buah alpukatBuah alpukat

Bagi Anda yang suka makan salad buah, pastinya sudah cukup familiar dengan alpukat. Cara mengonsumsi alpukat tidak seperti buah lainnya yang bisa langsung dimakan saat masak pohon. Buah alpukat yang harus ditunggu kematangannya setelah dipanen, tak jarang membuat orang tertipu karena belum matang saat dibuka. Lalu, bagaimana cara memilih buah alpukat yang sudah matang?

Kandungan dan Manfaat Buah Alpukat

Alpukat, yang dikenal dengan nama ilmiah Persea americana Mill, merupakan satu buah lokal yang dibudidayakan di Indonesia. Permintaan pasar yang meningkat membuat banyak petani buah mulai menanamnya dalam jumlah besar. Tingginya jumlah konsumen buah tersebut diakibatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan kandungan gizi buah alpukat yang semakin meningkat.

Buah alpukat memiliki komposisi gizi atau nutrisi yang seimbang dan lengkap. Dalam 100 gr daging buahnya, dikatakan sudah mengandung air, karbohidrat, protein, lemak, abu, kalsium, besi, magnesium, natrium, kalium, mangan, seng, fosfor, vitamin A, vitamin E, dan vitamin C.[1] Banyaknya kandungan nutrisi pada alpukat membuat buah ini kaya manfaat.

Buah alpukat (sumber: medicalexpress.com)

Buah alpukat (sumber: medicalexpress.com)

Dilansir dari saintif.com, buah alpukat mampu menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung. Ini karena buah alpukat juga mengandung vitamin B6 dan asam folat yang membantu mengatur kadar homocysteine. Vitamin tersebut dapat menurunkan kadar homocysteine yang berisiko meningkatkan penyakit jantung.

Baca juga:  Dibanderol Harga Rp 800 Ribuan per 20kg, Cat Tembok Dulux Dipercaya Anti Bocor

Buah alpukat yang mengandung vitamin E, glutathione, dan lemak tak jenuh tunggal, juga memiliki manfaat untuk mengurangi kadar kolesterol sekaligus menurunkan tekanan darah tinggi. Ini adalah salah satu upaya buah alpukat untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus tekanan darah agar tetap stabil.

Perlu Anda ketahui, buah alpukat adalah salah satu jenis buah yang tidak mengandung banyak gula dengan kadar lemak baik yang tinggi. Lemak tak jenuh tunggal pada buah alpukat memiliki peran untuk mengembalikan resistensi insulin yang membantu mengatur kadar gula darah. Selain itu, alpukat juga mengandung serat larut yang berperan menjaga gula darah agar tetap stabil.

Meskipun alpukat kaya akan lemak, namun buah ini tidak menyebabkan jerawat. Ini karena buah alpukat dilengkapi dengan senyawa phytonutrient, seperti polyphenols dan flavonoids, yang tidak memiliki efek terhadap timbulnya jerawat. Senyawa tersebut justru dapat mengurangi peradangan jerawat, karena memiliki sifat anti-inflamasi. Anti-inflamasi pada alpukat juga bisa mengurangi peradangan dan degeneratif pada tubuh.

Baca juga:  Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Lidah Buaya?

Itulah beberapa manfaat pada buah alpukat. Untuk mendapatkan semua manfaat di atas, Anda harus mengonsumsi buah alpukat yang matang. Bagi Anda yang masih awam membedakan buah alpukat yang sudah matang dan belum, Anda bisa melihat tips berikut.

Cara Memilih Buah Alpukat

Buah alpukat

Buah alpukat

  • Periksa kelunakan daging buah. Cara mudah untuk mengetahui apakah alpukat sudah matang atau belum, yaitu dengan memijat sedikit bagian bawah buahnya. Buah alpukat yang matang, jika dipijat akan terasa lunak dan empuk. Jika Anda menekan buah alpukat dengan lembut tapi buah masih keras, maka alpukat belum matang dan belum siap disantap.
  • Perhatikan kulit buahnya. Buah alpukat yang matang biasanya memiliki warna kulit buah yang cenderung gelap. Saat ingin makan buah alpukat, pilihlah buah yang memiliki warna kulit hijau tua atau hijau keunguan. Apabila warna kulit buah alpukat berwarna hijau terang, artinya belum siap dimakan. Buah seperti ini biasanya cenderung keras dan bergetah.
  • Menarik batang alpukat. Jika Anda belum yakin dengan tingkat kematangan buah alpukat, Anda bisa menarik sedikit batang alpukat yang masih tersisa. Jika bagian dasar batangnya sudah berwarna cokelat atau lebih gelap, maka buah sudah matang dan bisa dimakan. Jika dasar batangnya masih berwarna hijau kekuningan atau hijau tua, tandanya buah alpukat belum matang.
  • Perhatikan tekstur kulit buahnya. Buah alpukat yang matang memiliki tekstur kulit buah yang kasar dan agak bergelombang. Sementara itu, buah alpukat yang belum matang memiliki tekstur kulit buah yang halus dan biasanya cenderung mengilap.
Baca juga:  Penyebab Bibir Pecah-Pecah dan Cara Mengatasinya

Itulah cara mudah memilih buah alpukat yang matang. Sebagai saran, sebaiknya Anda tidak memilih buah alpukat yang terlalu matang. Ciri alpukat yang terlalu matang adalah kulit buah yang berwarna hitam dan berdaging buah lembek. Buah alpukat yang terlalu matang tidak bisa disimpan terlalu lama di luar ruangan maupun lemari pendingin. Selain itu, buah alpukat seperti ini juga memiliki rasa yang tidak enak dan cenderung pahit.

[1] Marsigit, Wuri, dkk. 2016. Kandungan Gizi, Rendemen Tepung, dan Kadar Fenol Total Alpukat (Persea Americana, Mill) Varietas Ijo Panjang dan Ijo Bundar. Agritech, Vol. 36(1): 48-55.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: