Tak Perlu Beli, Begini Cara Membuat Tahu Pong Kotak di Rumah

Tahu pong (sumber: foodnesia.net)Tahu pong (sumber: foodnesia.net)

Tahu pong merupakan salah satu kuliner hasil akulturasi bangsa China yang hingga saat ini menjadi ikon kuliner Kota Semarang. Pong merupakan singkatan dari kata tahu kopong (Bahasa Jawa: kosong). Dalam Bahasa Cina berasal dari kata peng (dibaca: beng), sedangkan dalam dialek Hokkian berbunyi phong yang berarti “menggelembung”. Bentuk tahu pong seperti tahu pada umumnya, tetapi bagian tengahnya kosong karena menyusut setelah digoreng.

Satu porsi tahu pong komplet berisi potongan tahu pong goreng, gimbal telur yang direbus dahulu kemudian digoreng, serta telur ceplok. Semua bahan disajikan bersama kuah petis yang terbuat dari petis udang, bawang putih, kecap manis, dan cuka yang dicairkan dengan air. Tingkat kepedasan pada sajian kuah petis tahu pong dapat ditentukan sesuai dengan selera pembeli, yakni pembeli dapat menambah atau mengurangi jumlah cabai yang akan diulek.

Sebagai pelengkapnya ditambahkan acar timun atau acar lobak. Terdapat rahasia dari kelezatan tahu pong Semarang, yaitu tahu melalui dua kali proses penggorengan. Pertama dengan minyak yang tidak terlalu panas, kemudian dipindah ke dalam minyak yang panas sehingga tahu pong yang dihasilkan garing dan mekar sempurna.[1]

Baca juga:  Resep Nastar Lumer & Lembut ala Holland Bakery yang Wajib Anda Coba!

Tips Memilih Tahu

Tahu (sumber: kumparan)

Tahu (sumber: kumparan)

Tahu yang beredar di pasar tradisional saat ini mutunya masih beragam. Oleh karena itu, para konsumen perlu mengetahui tahu yang berkualitas baik. Berikut ini kiat-kiat dalam memilih tahu.

  • Pilihlah tahu yang tidak diberi pewarna. Namun, bila menyukai tahu berwarna, amatilah warnanya dengan cermat. Apabila warnanya terlalu cerah atau mencolok, tahu tersebut sebaiknya jangan dibeli karena pewarna yang digunakan berupa pewarna sintetik, seperti bahan pewarna cat atau kain.
  • Ciumlah aroma tahu yang akan dibeli. Apabila aromanya agak wangi dan menyengat, tahu tersebut sebaiknya jangan dibeli karena diberi pengawet formalin (bukan pengawet makanan).
  • Untuk mengetahui kesegaran, peganglah permukaan tahu. Tahu yang tidak segar lagi, selain aromanya masam sampai busuk, permukaannya berlendir, teksturnya lunak dan kurang kompak, bahkan ada kalanya telah berjamur. Produk semacam ini tidak layak lagi dikonsumsi.[2]
Baca juga:  Selain Popcorn dan Kacang, Coklat Hitam juga Bisa Jadi Cemilan Sehat Untuk Diet

Jika Anda kurang begitu ahli dalam memilih tahu, Anda juga bisa membeli tahu pong atau tahu sumedang yang sudah jadi. Tahu pong biasanya dikemas dalam kemasan box atau plastik yang di-seal supaya kualitasnya tetap terjaga. Di pasaran harga tahu pong matang isi 10 biji berkisar Rp6.000. Ada juga tahu pong mentah per box isi 48 pcs dengan harga Rp22 ribuan, sedangkan tahu pong kotak besar matang isi 100 pcs harganya mencapai Rp45 ribuan. Selain membeli tahu pong yang sudah jadi, Anda juga bisa membuat tahu pong kotak sendiri di rumah. Berikut langkah-langkahnya.

Resep Tahu Pong Kotak

Tahu pong semarang (sumber: tempat.com)

Tahu pong semarang (sumber: tempat.com)

Bahan Tahu Pong

  • Tahu putih yang masih segar dan baru
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat Tahu Pong Kotak

  1. Saat membeli tahu putih biasanya masih disertai dengan air rendamannya. Buang air dan tiriskan tahu sampai kandungan airnya sudah tidak menetes lagi.
  2. Tuangkan minyak yang cukup banyak pada wajan, nyalakan api dan gunakan api sedang. Setelah minyak goreng panas, masukkan perlahan tahu putih satu per satu.
  3. Jika bagian bawah tahu sudah berwarna cokelat, balik tahu. Goreng tahu sambil sesekali dibolak-balik supaya matang merata.
  4. Apabila kulit luar tahu sudah mengering dan garing, angkat dan tiriskan.
  5. Letakkan tahu yang sudah digoreng tadi di wadah berlubang untuk mendinginkan serta agar kandungan minyaknya berkurang.
  6. Tahu pong pun siap untuk disantap atau diolah menjadi aneka makanan lainnya, seperti bakso tahu, tahu isi, tahu walik, tahu gejrot, dan lain-lain.
Baca juga:  Ide Bisnis & Tips Menjadi Ibu Rumah Tangga Yang Sukses Berwirausaha

Bagaimana? Cukup mudah bukan? Tahu pong ini bisa Anda santap sebagai cemilan bersama keluarga atau diolah lagi jadi masakan lain yang tak kalah menggugah selera.

[1] Gardjito, M dkk. 2019. Makanan Tradisional Indonesia Seri 3: Makanan Tradisonal Yang Populer Menu Sepiring Lengkap dan Makanan Berbasis Buah-buahan (hlm 78-79). Yogyakarta: UGM Press.

[2]Sarwono, B dkk. 2001. Membuat Aneka Tahu (hlm 7). Jakarta: Niaga Swadaya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: