Terbaru, Ini Cara Praktis Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Hand sanitizer (sumber: joybileefarm.com)Hand sanitizer (sumber: joybileefarm.com)

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan tubuh, salah satunya rajin mencuci tangan. Selain menggunakan sabun, baik batangan maupun cair, Anda bisa memakai hand sanitizer untuk membersihkan telapak dan jari-jari tangan dari kotoran dan bakteri, bahkan virus. Hand sanitizer memang dijual bebas di pasaran. Namun, jika stok habis, Anda masih bisa membuatnya sendiri di rumah.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan tubuh, salah satunya rajin mencuci tangan. Selain menggunakan sabun, baik batangan maupun cair, Anda bisa memakai hand sanitizer untuk membersihkan telapak dan jari-jari tangan dari kotoran dan bakteri, bahkan virus. Hand sanitizer memang dijual bebas di pasaran. Namun, jika stok habis, Anda masih bisa membuatnya sendiri di rumah.

Membuat Hand Sanitizer Standar WHO

WHO alias Organisasi Kesehatan Dunia telah mengeluarkan panduan bagi masyarakat yang hendak membuat hand sanitizer sendiri di rumah. Badan kesehatan tersebut setidaknya mengeluarkan dua formulasi untuk membuat hand sanitizer sesuai standar, dengan hasil akhir 10 liter. Nah, untuk membuatnya, ada sejumlah bahan yang perlu Anda siapkan.

Untuk formula pertama, Anda bisa siapkan etanol 96 persen sebanyak 8 ml, hidrogen peroksida 3 persen sebanyak 417 ml, gliserin 98 persen sebanyak 145 ml, serta 1 liter air suling steril. Sementara, untuk formula kedua, bisa menyiapkan isopropyl alkohol 99,8 persen sebanyak 7.515 ml, gliserin 97 persen sebanyak 145 ml, serta 1 liter air suling steril. Jangan lupa, sediakan juga alat seperti jerigen kapasitas 10 liter, gelas ukur, corong, dan botol kecil.

WHO alias Organisasi Kesehatan Dunia telah mengeluarkan panduan bagi masyarakat yang hendak membuat hand sanitizer sendiri di rumah. Badan kesehatan tersebut setidaknya mengeluarkan dua formulasi untuk membuat hand sanitizer sesuai standar, dengan hasil akhir 10 liter. Nah, untuk membuatnya, ada sejumlah bahan yang perlu Anda siapkan.

Ilustrasi: proses pembuatan hand sanitizer di rumah (sumber: aliraq.ca)

Ilustrasi: proses pembuatan hand sanitizer di rumah (sumber: aliraq.ca)

Untuk formula pertama, Anda bisa siapkan etanol 96 persen sebanyak 8 ml, hidrogen peroksida 3 persen sebanyak 417 ml, gliserin 98 persen sebanyak 145 ml, serta 1 liter air suling steril. Sementara, untuk formula kedua, bisa menyiapkan isopropyl alkohol 99,8 persen sebanyak 7.515 ml, gliserin 97 persen sebanyak 145 ml, serta 1 liter air suling steril. Jangan lupa, sediakan juga alat seperti jerigen kapasitas 10 liter, gelas ukur, corong, dan botol kecil.

Caranya, pilih formula hand sanitizer yang Anda inginkan. Lalu, masukkan etanol (untuk formula 1) atau Isopropyl alkohol (untuk formula 2) sesuai takaran ke dalam jerigen. Masukkan cairan hidrogen peroksida ke dalam jerigen sesuai takaran. Selanjutnya, masukkan gliserin. Karena gliserin bersifat lengket dan kental, Anda bisa menggunakan sedikit air steril untuk membilas gliserin dalam gelas ukur sebelum memasukkannya ke jerigen.

Setelah seluruh bahan dimasukkan dalam 1 jerigen, masukkan 1 liter air distilasi. Jangan lupa tutup jerigen agar alkohol tidak menguap. Kocok jerigen secara perlahan agar ketiga bahan tersebut bisa tercampur dengan rata. Hand sanitizer pun siap dipindahkan ke botol-botol yang lebih kecil agar mudah dibawa. Terakhir, simpan botol-botol ini selama 72 jam (kurang lebih 3 hari) untuk menghindari kontaminasi dari botol.

Menurut jurnal WHO, bahan gliserol dipakai sebagai humektan. Meski demikian, emolien lain bisa digunakan untuk perawatan kulit, asalkan harganya murah, tersedia secara luas, dan mudah larut dalam air dan alkohol, serta tidak menambah toksisitas atau meningkatkan alergi. Sementara, hidrogen peroksida dipakai untuk menonaktifkan bakteri yang terkontaminasi. Pewarna tertentu dapat ditambahkan untuk memungkinkan diferensiasi cairan lain, tetapi penambahan parfum tidak dianjurkan karena risiko alergi. 

Membuat Hand Sanitizer Non-Alkohol

Jika kulit Anda memiliki alergi terhadap alkohol, Anda bisa membuat hand sanitizer tanpa alkohol. Pada beberapa orang yang alergi alkohol atau memiliki kulit sensitif, biasanya cairan ini dapat menyebabkan kulit kemerahan atau kulit kering dan pecah-pecah. Selain itu, karena bau alkohol yang cukup tajam, beberapa orang tidak menyukainya.

Bunga witch hazel (sumber: fimela.com)

Bunga witch hazel (sumber: fimela.com)

Sebagai pengganti alkohol, Anda bisa menggunakan witch hazel. Berbeda dengan alkohol, witch hazel memiliki aroma yang tidak tajam dan tidak membuat kulit menjadi kering atau pecah-pecah. Witch hazel sendiri merupakan cairan yang berasal dari tumbuhan witch hazel. Untuk mendapatkan cairan tersebut, daun, kulit dan ranting pohon yang kering di-destilasi.

Witch hazel sendiri memiliki kandungan tanin yang mampu melawan bakteri dan kuman. Selain itu, tanin juga bermanfaat untuk memperbaiki kulit yang rusak dan mengatasi kemerahan serta pembengkakan akibat paparan sinar matahari atau alergi. Sehingga, witch hazel diklaim sebagai bahan pembuat hand sanitizer yang baik. Witch hazel ini hampir mirip dengan alkohol yang dapat memberikan efek dingin di kulit dan membuat hand sanitizer buatan Anda mudah kering saat digunakan.

Cara membuat hand sanitizer ini tidak sulit. Anda cukup mencampur witch hazel, gel lidah buaya, dan tea tree oil, lalu aduk hingga rata. Sama dengan langkah membuat hand sanitizer berbasis alkohol, Anda bisa mengatur tingkat kekentalan adonan. Jika Anda ingin hand sanitizer lebih cair, maka tambahkan witch hazel, dan jika Anda ingin hand sanitizer lebih kental, maka tambahkan gel lidah buaya. Setelah hand sanitizer jadi, tambahkan minyak esensial dan aduk hingga rata. Sebagai pengganti minyak esensial, Anda juga bisa menggunakan ekstrak vanili. 

Cara Tepat Menggunakan Hand Sanitizer

Lalu, bagaimana cara tepat memakai hand sanitizer? Sebelum memakai cairan ini ke telapak tangan, lepaskan dulu perhiasan, termasuk arloji, dari tangan Anda. Kemudian, tuangkan hand sanitizer (atau semprot jika berbentuk spray) secukupnya pada satu telapak tangan. Setelah itu, gosok telapak tangan yang sudah terdapat hand sanitizer ke telapak tangan yang lain. Ratakan ke seluruh permukaan tangan dan jari-jari hingga mengering.

Pertanyaan selanjutnya, apakah produk lain yang berbahan dasar alkohol seperti obat kumur, tisu bayi, atau tisu air mineral dalam galon, juga dapat dipakai sebagai pengganti hand sanitizer? Memang, produk-produk tersebut mengandung zat anti-bakteri, tetapi tidak dapat menggantikan fungsi hand sanitizer karena tidak dalam konsentrasi yang dapat membersihkan tangan secara menyeluruh.

[Update: Panca]

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: