Cara Membuat Ragi Tape Sendiri, Mudah dan Simpel

Tape singkong (sumber: donasdelight.com)Tape singkong (sumber: donasdelight.com)

Siapa sih yang tak kenal dengan jajanan tape? Anda pastinya sudah familiar dengan jajanan tersebut, apalagi untuk orang Indonesia. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki menu camilan tape dengan nama dan jenis yang berbeda-beda. Ada tape singkong, tape ketan, dan yang paling banyak diminati, yaitu tape beras. Tape sendiri adalah kudapan yang dihasilkan dari proses fermentasi. Untuk membuat tape, dibutuhkan ragi. Meski sudah dapat dibeli, namun Anda bisa membuatnya sendiri di rumah karena bahannya simpel dan caranya mudah.

Siapkan Alat dan Bahan Ragi Tape

Langkah pertama yang harus Anda lakukan, tentu saja menyiapkan alat dan bahan. Untuk alat dan bahannya sangat sederhana dan mudah dijumpai, Anda bisa membelinya di sekitar rumah Anda. Peralatan yang digunakan, yaitu baskom berukuran sedang, pisau, talenan, tampah untuk menjemur ragi tape, plastik meteran untuk alas tampah, alat penumbuk atau blender, dan sapu merang.

Siapkan juga bahan-bahan, seperti tepung beras 1 kg, lengkuas 25 gr, bawang putih 2 siung, ubi kayu 1 ons, jeruk nipis 1 buah, gula pasir 10 gr, air bersih 1 l, dan dua butir ragi butir sebagai starter. Sebagai informasi, untuk mendapatkan ragi pasar tidak sulit, Anda hanya perlu membelinya di pasar. Biasanya dijual di lapak penjual bahan roti atau lapak kelontong.

Baca juga:  Beberapa Mitos Dalam Belanja Produk Organik

Membuat Adonan Ragi Tape

Langkah berikutnya, yaitu membuat adonan ragi. Kupaslah bawang putih, lengkuas, jeruk nipis, dan umbi kayu terlebih dahulu. Lalu, cuci hingga bersih dan haluskan. Untuk menghaluskannya, Anda tidak harus menggunakan alat tradisional, seperti cobek, parutan, atau alat penumbuk lain. Secara praktis, Anda juga bisa menggunakan alat gilingan atau blender.

Pindahkan bahan-bahan yang telah dihaluskan ke dalam wadah baskom dan tambahkan tepung beras sedikit demi sedikit sambil mengaduknya. Pastikan tepung beras dan bumbu tercampur hingga rata, lalu tuangkan air dan aduk. Penambahan air dilakukan hingga adonan memiliki tekstur yang kental dan tidak cair. Jika adonan sudah mengental, Anda bisa menaburkan dua butir ragi pasar yang sudah dihaluskan terlebih dahulu.

Adonan ragi tape (sumber: Bukalapak)

Adonan ragi tape (sumber: Bukalapak)

Memproses Adonan Ragi Tape

Adonan ragi tape yang sudah ditaburi ragi pasar harus didiamkan pada suhu ruangan, yaitu sekitar 240 Celcius hingga 260 Celcius selama dua hingga tiga hari. Ciri dari adonan ragi yang sudah matang, yaitu adonan sudah ditumbuhi oleh jamur dan kapang. Proses ini harus dilakukan secara terbuka, Anda tidak boleh menutup bagian atas baskom dengan kain atau plastik. Pastikan juga adonan tidak disentuh atau ditambahkan sesuatu.

Setelah tiga hari dan ragi sudah ditumbuhi oleh jamur dan kapang, Anda perlu membersihkannya dari kotoran dan memeras airnya. Ragi yang baik tidak mengandung kotoran dan air. Jika ragi mengandung air dan kotoran, ini dapat membuat tape yang Anda buat lebih cepat membusuk atau tidak bisa matang dengan sempurna.

Baca juga:  Manajemen Yang Sudah Terbentuk, Menjadi Keuntungan Bisnis Waralaba Alfamart

Menjemur Adonan Ragi Tape

Ragi tape yang sudah dibersihkan dan dibuang airnya, harus dijemur agar tidak cepat membusuk dan mudah digunakan. Sebelumnya, Anda harus membentuk ragi tape menjadi adonan bulat-bulat yang pipih dan kecil. Dengan begini, adonan ragi akan lebih cepat kering. Jangan lupa untuk menyiapkan alat sebagai media menjemur.

Anda bisa menggunakan tampah atau tray khusus dengan ukuran besar dan lebar. Potonglah plastik meteran sebagai alat tampah atau tray, setelah itu tata adonan ragi yang telah dibentuk menjadi bulatan pipih. Jemur adonan di bawah sinar matahari secara langsung agar cepat kering.

Ada baiknya Anda menjemurnya di atas genting atau halaman depan rumah, ini untuk mempermudah Anda mengambil ragi ketika ragi sudah kering. Untuk penjemuran, biasanya memakan waktu satu hingga dua hari. Ini juga tergantung cuaca saat Anda membuat ragi tape tersebut.

Jemuran ragi tape (instagram: @ragitapecappisangmas)

Jemuran ragi tape (instagram: @ragitapecappisangmas)

Penyimpanan Ragi Tape

Setelah ragi tape kering, simpan ragi tape Anda. Penyimpanan ragi tape yang benar dapat membuat ragi menjadi awet dan tahan lama. Penyimpanan ragi harus dilakukan dengan tepat, dalam wadah tertutup yang terbuat dari aluminium foil. Dengan begini, ragi tape dapat bertahan selama 12 bulan. Ini berbeda jika Anda hanya menggunakan wadah plastik. Ragi tape yang disimpan dalam wadah plastik hanya bisa bertahan selama tiga bulan.

Baca juga:  Membuat Rasa Kenyang Lebih Lama, Berikut Manfaat Buah Kurma Untuk Diet

Ragi padat juga harus selalu disimpan dalam lemari es dengan suhu di bawah 5 derajat Celcius. Ragi padat yang disimpan dalam suhu normal atau suhu tinggi dapat cepat rusak dan tidak aktif lagi. Ragi padat yang sudah tidak aktif, tidak bisa digunakan untuk membuat tape. Ciri dari ragi tape yang rusak bisa dilihat dari keadaannya ketika berada di dalam wadah. Jika Anda melihat ada remahan, maka ragi dalam kondisi tidak baik. Semakin banyak remah di dalam wadah, menandakan semakin tidak aktif ragi tersebut.

Untuk mengetahui apakah Anda berhasil membuat ragi tape, Anda bisa langsung mencoba membuat tape menggunakan ragi tape buatan Anda. Jika tape berhasil matang dengan rasa yang manis dan sedikit berair, maka Anda sudah berhasil membuat ragi tape. Jika Anda belum berhasil, Anda bisa mencoba lagi dengan melakukan langkah-langkah di atas.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: