Jadi Lebih Tahan Lama, Begini Cara Membuat Bubuk Bawang Putih Homemade

Bubuk bawang putih (sumber: dailyadvent.com)Bubuk bawang putih (sumber: dailyadvent.com)

Bawang putih hampir selalu digunakan untuk memasak di aneka masakan khas Indonesia. Sayangnya, bumbu satu ini jika salah dalam cara penyimpanannya akan mudah busuk dan tak begitu tahan lama. Namun, setidaknya ada teknik yang membuat bawang putih lebih awet untuk disimpan, yakni dengan diolah jadi bubuk bawang putih.

Bawang putih (Allium sativum) merupakan tanaman semusim berumpun yang mempunyai tinggi sekitar 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang daerah pegunungan yang cukup mendapatkan sinar matahari. Di Indonesia, tanaman bawang putih ini tersebar di berbagai daerah, misalnya di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Bawang putih termasuk komoditi pertanian yang cukup penting, karena berfungsi sebagai salah satu bumbu utama dalam masakan sehari-hari. Bawang putih ini mempunyai cita rasa yang khas sehingga tidak dapat digantikan dengan bumbu lainnya. Bawang putih juga termasuk bumbu yang sangat populer di Asia dan penggunaannya sangat besar.

Selain sebagai bumbu, bawang putih juga digunakan sebagai obat. Bawang putih mengandung minyak atsiri yang bersifat antibakteri dan antiseptik. Bawang putih juga mengandung allicindan allin yang berkaitan dengan daya anti kolesterol yang dapat mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan lainnya. Umbi batang bawang putih juga memiliki banyak zat yang bermanfaat, seperti kalsium yang dapat mencegah hipertensi, saltivine yang dapat mempercepat pertumbuhan sel dan jaringan serta merangsang susunan sel syaraf, diallysulfide yang berpotensi sebagai anti cacing, serta mengandung berbagai komponen seperti belerang, protein, lemak, fosfor, besi, vitamin A, B1, dan C.

Baca juga:  Sejumlah Treatment dan Prosedur Untuk Meremajakan Kulit Wajah
Bawang putih (unsplash: Anshu A)

Bawang putih (unsplash: Anshu A)

Cara penyimpanan bawang putih secara benar yaitu dengan menyimpannya di tempat yang kering dan sejuk sehingga dapat memper-panjang masa simpan. Akan tetapi, jika menyimpannya di dalam lemari es, bawang putih akan rusak karena mengakibatkan bawang putih tersebut akan tumbuh daun (tunas) dan jika menyimpannya pada kondisi udara yang terlalu panas, bawang putih juga dapat rusak, mengerut dan berbubuk abu-abu.[1]

Kadar air pada bawang putih yaitu 60,9-67,8%, hal ini menyebabkan bawang putih mudah membusuk karena pertumbuhan dan aktivitas mikroba pada bawang putih. Sehingga untuk mempertahankan kualitas bawang putih maka perlu dilakukan perlakuan pasca panen misalnya pengeringan. Pengeringan bertujuan mengurangi kadar air bahan sampai batasdimana mikroorganisme dan kegiatan enzim yang dapat menyebabkan pembusukan akan terhenti, dengan demikian bahan yang dikeringkan dapat mempunyai waktu simpan yang lama. Keuntungan yang diperoleh dari pengolahan bubuk bawang putih adalah lebih awet, mudah dalam pengangkutan dan penggunaannya.

Baca juga:  Resep Bolu Susu Lembang, Praktis dan Mudah

Pengeringan bawang putih dapat dilakukan dengan penjemuran di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pengering buatan. Metode pengeringan buatan yang pernah diterapkan untuk bawang putih misalnya pengeringan hampa udara dan pengeringan tipe rak berbahan bakar gas.[2] Nah, untuk sekadar memasak skala rumah tangga, berikut ini kami rangkum informasi cara membuat bubuk bawang putih yang mudah dan sederhana.

Resep Bubuk Bawang Putih

Bubuk bawang putih (sumber: lazada)

Bubuk bawang putih (sumber: lazada)

Bahan Bubuk Bawang Putih

500 gram bawang putih

Cara Membuat Bubuk Bawang Putih

  1. Kupas bawang putih. Boleh dicuci terlebih dahulu atau tidak dicuci.
  2. Cincang halus bawang putih. Bisa juga menggunakan blender atau chopper tanpa perlu tambahan air.
  3. Bentuk bawang putih yang telah dicincang halus tadi seperti kerupuk yang tipis-tipis di atas loyang yang sudah dialasi kertas anti lengket atau daun pisang. Jemur bawang putih tersebut sampai kering. Untuk mempercepat prosesnya, jika bawang sudah setengah kering maka Anda bisa membaliknya.
  4. Apabila bawang sudah cukup kering (teksturnya menyerupai rengginang atau beras aking), maka bawang putih tersebut sudah bisa diblender atau ditumbuk jadi bubuk halus.
  5. Setelah berubah menjadi bubuk bawang putih, tunggu sampai kondisinya sudah benar-benar dingin (suhu ruang). Kemudian masukkan pada sebuah wadah yang kedap udara. Bawang putih bubuk pun siap untuk digunakan memasak kapan saja.
Baca juga:  Aturan dan Cara Efektif Turunkan Berat Badan Usia 40 Tahun

Bagaimana? Cukup mudah kan cara membuat bubuk bawang putih alias garlic powder? Sebagai informasi, dari 500 gram (1/2 kg) bawang putih bisa menjadi sekitar 170 gram bubuk bawang putih. Pastinya lebih ekonomis karena Anda bisa menyimpan bawang putih lebih lama.

[1]Srihari, E dkk. 2015. Ekstrak Bawang Putih Bubuk dengan Menggunakan Proses Spray Drying. Jurnal Teknik Kimia. 9(2): 62-68.

[2]Husna, A dkk. 2017. Karakteristik Pengeringan Bawang Putih (Allium sativum L) Menggunakan Pengering Oven. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah. 2(1): 338-347.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: