Penting Nih Buat yang Lagi Diet, Begini Cara Membaca Body Composition Analyzer

Body Composition Analyzer (sumber: solano-labs.com)Body Composition Analyzer (sumber: solano-labs.com)

Terdapat beberapa perangkat elektronik yang dapat membantu dalam memantau kemajuan latihan fitnes dan menjaga motivasi untuk terus berlatih keras dalam mencapai tujuan fitnes yang telah ditentukan. Beberapa di antaranya adalah monitor denyut jantung (heart rate monitor), alat pengukur langkah, dan analisis lemak tubuh (body fat analyzer).[1] Jika Anda membutuhkan informasi lebih lengkap seputar kondisi tubuh Anda, maka Anda juga bisa menggunakan body composition analyzer. Cara membaca hasil body composition analyzer sebenarnya tidak terlalu sulit.

Body composition analyzer adalah sebuah sistem medical check up yang digunakan untuk mengukur berbagai aspek, seperti massa lemak, kondisi air dalam tubuh, otot, rangka, hingga berbagai macam jaringan dalam tubuh. Analisis ini digunakan untuk mengukur kadar nutrisi sebenarnya yang seseorang butuhkan.

Perlu diketahui, setiap alat body composition analyzer mungkin memiliki format hasil yang berbeda-beda. Namun, umumnya ada beberapa informasi penting yang bisa didapatkan dari selembar kertas hasil pengukuran body composition analyzer tersebut.

Cara Membaca Body Composition Analyzer

Data Diri

Data ini sebenarnya cukup mudah untuk dibaca, karena memuat informasi data diri Anda, seperti body type (tipe tubuh),gender (jenis kelamin), age (umur), weight (berat badan), dan height (tinggi badan). Keterangan tersebut biasanya kita sendiri yang menginputnya, kecuali berat badan.

Baca juga:  Revlon Super Lustrous Lipstick Review Indonesia

BMI

BMI adalah singkatan dari Body Mass Index atau adalambahasa Indonesia dikenal dengan istilah IMT (Indeks Massa Tubuh). BMI adalah perhitungan rasio antara berat badan Anda (dalam kg) dengan tinggi badan (dalam meter) yang dikuadratkan, dipangkat dua (meter persegi). Nantinya, hasil perhitungan BMI itu dicocokkan dengan cut off point untuk mengategorikan Anda ke dalam beberapa kelompok, yaitu underweight, normal, overweight, atau sudah obesitas. Orang Asia seperti Indonesia dapat dikatakan normal saat BMI-nya berada di rentang 18,5 sampai 22,9. Sayangnya, BMI atau IMT ini kurang dapat menggambarkan kondisi tubuh, karena tak dapat membedakan antara massa otot dan massa lemak.

Body Composition Analyzer (sumber: alibaba)

Body Composition Analyzer (sumber: alibaba)

BMR

BMR atau Basal Metabolic Rate (Laju Metabolisme Basal) adalah energi minimal yang Anda butuhkan selama beristirahat (termasuk ketika tidur) supaya tubuh bisa berfungsi secara efektif. Apabila semakin tinggi angka yang muncul, maka semakin bagus pula metabolisme yang terjadi dalam tubuh. Angka BMR tersebut dapat menjadi patokan ketika melakukan program diet, baik untuk menaikkan atau menurunkan berat badan.

Baca juga:  Kandungan Nutrisi pada Tiap Jenis Susu, Konsumsi Sesuai Kebutuhan

Dari angka BMR, Anda juga dapat mengetahui angka Metabolic Age yang diartikan sebagai umur dari metabolisme. Umur yang dihitung dengan membandingkan BMR Anda dengan rata-rata BMR dari kelompok usia. Apabila umur metabolik lebih tinggi, misalnya Anda berusia 30 tahun, tetapi umur metabolik mengatakan 35, tandanya metabolisme Anda lebih tua dari metabolisme seharusnya di usia Anda, demikian pula sebaliknya.

Fat%& Fat Mass

Fat% atau persentase lemak adalah proporsi atau perbandingan lemak tubuh dengan total berat badan. Sedangkan fat mass atau massa lemak adalah berat lemak dalam tubuh Anda. Menurut American Council on Exercise (ACE),persentase lemak untuk laki-laki rata-rata berkisar 18-24%. Sedang untuk wanita lebih tinggi yaitu diantara 25-31%. Namun, jika menginginkan bentuk tubuh yang atletis, maka persentase lemak harus lebih kecil, yakni sekitar 6-13% bagi laki-laki atau 14-20% bagi wanita. Apabila melebihi 25% pada laki-laki atau 32% pada wanita, maka sudah dikategorikan obesitas.

Baca juga:  Simpel, Ini Cara Mudah Menanam Bunga Wijaya Kusuma

FFM

FFM (Fat Free Mass) atau disebut juga dengan lean body mass adalah berat seluruh komponen yang ada dalam tubuh (cairan,tulang,organ, otot), kecuali lemak. Jika total berat badan Anda dikurangi lemak, maka itulah FFM Anda. Misalnya saja dengan berat badan 63,7 dan massa lemak 11,7 diketahui FFM adalah sebesar 52 kg (perhitungannya 63,7 dikurangi 11,7).

TBW

TBW (Total Body Water) adalah jumlah cairan dalam tubuh dan biasanya digambarkan dalam persentase dari berat badan total. Rata-rata TBW (%) untuk orang sehat adalah 45-60% untuk wanita dan 50-65% untuk pria.

Selain komponen-komponen data yang disebutkan di atas, beberapa alat ukur kadang juga ada yang menyertakan data seperti massa tulang, massa otot, visceral fat rating, physique rating, muscle quality score, dan sebagainya. Jika kurang jelas, Anda bisa menanyakannya pada personal trainer atau ahli nutrisi Anda.

[1]Syafrizaldy. 2011. 225 Seputar Fitnes Tips Ala Syafrizaldy. Jakarta: Be Champion, hlm 70.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: