Cara Memasak Pakis Agar Tetap Hijau Ala Restoran

Olahan sayur pakis (sumber: endeus.tv)Olahan sayur pakis (sumber: endeus.tv)

Pakis merupakan tanaman keluarga paku-pakuan, tanaman ini berkembang biak dengan spora. Jika masih muda, pucuk daun pakis bisa diolah menjadi masakan. Sebagai bahan pangan ternyata daun pakis cukup populer di dunia kuliner. Tekstur yang lembut dan rasa daun yang lezat, membuat daun pakis lezat menjadi berbagai masakan. Gunakan daun pakis muda yang teksturnya lunak.[1] Anda juga perlu memerhatikan cara memasak pakis agar tetap hijau ala restoran.

Pakis adalah tanaman yang memiliki lendir, mengandung banyak cairan dan mudah menghitam. Karena itu selama ini, sayur pakis tidak bisa diproses dengan berbagai macam olahan. Pakis sayur hanya bisa diolah untuk sayuran bening dan rendang hanya oleh masyarakat, sedangkan pakis sayur sering ditemukan di daerah-daerah di Indonesia, terutama di Sumatera Barat.

Daun pakis juga dipercaya berkhasiat untuk menyembuhkan luka. Pakis mengandung vitamin C yang tinggi. Fungsi vitamin C ini berkaitan dengan pembentukan kolagen dalam tubuh. Berdasarkan penelitian, pakis sayur memiliki senyawa fenol tinggi yakni 61,56mg/100 gr, dan merupakan sumber antioksidan yang tinggi.

Tumbuhan pakis dikutip dari avrdc.org, mengandung banyak serat dan nutrisi seperti, antioksidan, antiinflamasi, serat (fiber), kaya akan nutrisi mikronutrien, beta karoten, asam folat, mineral (Ca, Fe, dan P). Sumber kalsium, fosfor, besi dan vitamin B. Mencegah penyakit kardiovaskular, kaya vitamin A sumber macronutrients, bahkan omega 3 yang biasanya terdapat pada ikan.[2]

Baca juga:  Apa Sih Manfaat dari Akar Pandan?

Nah, untuk mengolah daun pakis sebenarnya tidak sulit. Pastikan Anda memilih sayur pakis yang masih segar, biasanya warnanya hijau tua dan masih liat ketika dipegang. Semakin pucat warnanya, maka itu menandakan umurnya semakin lama. Kemudian, pastikan batang pakis masih belum berdaun. Batang pakis yang masih muda adalah bagian yang paling enak untuk dimakan. Carilah pakis yang masih kuncup dan belum mengeluarkan daun. Pasalnya, pakis yang sudah berdaun umumnya terasa lebih pahit saat dimakan.

Memasak daun pakis sebaiknya jangan terlalu lama atau dimasukkan sesaat sebelum masakan diangkat. Memasak daun pakis terlalu lama akan membuat warna daun berubah menjadi kehitaman.[3] Agar lebih jelas, berikut ini cara memasak pakis agar tetap hijau ala restoran.

Daun pakis (sumber: lazada)

Daun pakis (sumber: lazada)

Cara Mengolah Daun Pakis Agar Tidak Berlendir

  1. Buang bagian pangkal batang sayur pakis, setidaknya 5 cm. Gunakan bagian ujungnya saja karena bagian itu yang masih muda dan teksturnya renyah.
  2. Cuci sayur pakis dengan campuran garam. Hal ini perlu dilakukan untuk menghilangkan aroma lembap, bulu, dan juga rasa sepat yang dimiliki oleh sayur pakis.
  3. Setelah dicuci sampai bersih, segera olah sayur pakis menjadi masakan. Pakis termasuk sayuran yang mudah membusuk bila dibiarkan di udara terbuka. Oleh sebab itu, sebaiknya beli sayur pakis secukupnya saja agar tidak cepat busuk dan tak ada yang terbuang.
  4. Rebus di air mendidih. Sebelum memasak pakis, setidaknya rebus sebentar saja sayur pakis di dalam air panas sampai agak layu. Kemudian, pakis bisa dimasak sesuai selera sampai benar-benar matang.
Baca juga:  Makanan yang Bahaya & Harus Dihindari untuk Ibu Hamil Muda

Cara Memasak Pakis Agar Tetap Hijau

  1. Haluskan semua bumbu (bawang merah, bawang putih, cabai rawit, 1 buah cabe merah besar, 1 buah tomat).
  2. Siapkan penggorengan. Beri minyak goreng secukupnya.
  3. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan.
  4. Tambahkan 1/2 sdt garam, 1/2 sdt gula pasir, 1/4 sdt (sendok teh) penyedap, kaldu ayam/sapi bubuk secukupnya. Tumis bumbu sampai benar-benar tanak.
  5. Masukkan sayur pakis. Aduk hingga tercampur rata.
  6. Tambahkan sedikit air (bisa air dari cobek sisa ulekan bumbu). Aduk sampai rata.
  7. Tutup wajan sebentar agar sayur pakis empuk/lunak.
  8. Tes rasa. Bila dirasa sudah enak, matikan api.[4]

Bagaimana? Cukup mudah kan cara memasak pakis agar tetap hijau dan tidak berlendir? Sudah siap untuk mencobanya di rumah?

[1]Masak, Tim Ide. 2013. Menu Lengkap Cita Rasa: Dapur Melayu. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm7.

Baca juga:  Rahasia Panjang Umur Oleh Para "Super Agers"

[2]Indrayeni, W dkk. 2020. Analisis Gizi Olahan Dari Sayuran Pakis Sebagai Potensi Daerah. Jurnal Pendidikan Dan Keluarga. 12(1): 76-81.

[3]Nasution, D. 2014. 40 Resep dari Kampung Halaman Mandailing. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 16.

[4]Rinn, M. “masak pakis agar tetap hijau//dimasak gini doang jadi nambah terus uwenakktenan” YouTube, diunggah oleh Mbak rinn, 7 Februari 2022. www.youtube.com/watch?v=WSOmsLQm8QA.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: