Cara Diet Alami dan Sehat Saat Puasa

Cara, alami, sehat, diet, puasa, Ramadan, langkah, tips, menurunkan, berat, badan, karbohidrat, protein, garam, bugar, olahraga, jogging, buka, sahur, menu, makanan, asupan, dewasa, Tips diet untuk muslimah yang sedang berpuasa

Ada suatu fenomena yang identik dengan bulan Ramadan, yakni kenaikan berat badan. Ketika Lebaran tiba, sebagian dari Anda mungkin merasa berat badan semakin naik. Banyak alasan untuk hal ini, karena pola makan yang berubah, makan berlebihan di malam hari demi menimbun energi, sampai sulit berolahraga.

Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa melakukan diet untuk menurunkan berat badan sembari menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Diet saat puasa adalah waktu yang tepat, karena makan yang hanya dibatasi sebanyak dua kali per hari (waktu buka puasa dan sahur) dapat membantu Anda mengontrol asupan makanan. Namun ingat, jangan makan berlebihan saat buka puasa dan sahur. Hal ini justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Beberapa langkah alami dan mudah berikut ini juga bisa Anda lakukan agar bisa turun berat badan dan tetap bugar selama Ramadan.

Konsumsi Lebih Banyak Air Putih

Ketika memasuki bulan Ramadan, bisa dipastikan akan gencar iklan sirup dan minuman manis di media. Wajar jika Anda kerap ‘ngidam’ minuman berkadar gula tinggi, dan ini boleh saja asalkan batasi hanya dengan satu gelas per hari. Sisanya, Anda bisa mengonsumsi air putih, dahaga juga akan lebih tuntas dengan meminum air putih. Asupan air dalam tubuh juga harus memadai untuk menghadapi waktu puasa. Apalagi, tubuh yang terhidrasi dapat mengontrol rasa lapar dengan lebih baik.

Cara, alami, sehat, diet, puasa, Ramadan, langkah, tips, menurunkan, berat, badan, karbohidrat, protein, garam, bugar, olahraga, jogging, buka, sahur, menu, makanan, asupan, dewasa,

Konsumsi air putih secukupnya

Caranya mudah saja. Cukup minum 8 gelas sehari dengan pembagian: 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat malam hari sampai sebelum sahur (1 gelas saja per 1 jam), dan 2 gelas air saat sahur.

Berbuka Secukupnya dengan Ringan dan Seimbang

Meski terkesan mustahil, tapi kalau bertekad kuat Anda pasti bisa berbuka secara sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Saat puasa, metabolisme tubuh melambat sehingga pada saat berbuka bukan berarti kompensasi makanan yang tidak bisa Anda makan selama belasan jam. Saat berbuka pun Anda tetap harus melatih kesabaran dengan makan sesuai aturan.

Berbukalah dengan 1 biji kurma dan 2 gelas air putih. Kurma mengandung gula alami yang dibutuhkan tubuh dan dapat diserap dengan cepat. Selain itu Anda bisa menyantap satu porsi kecil sup seperti sup sayuran (hindari makanan berlemak), salad sayur, atau buah-buahan segar tanpa dressing berlemak dan berminyak.

Hindari Makanan Berminyak, Digoreng dan Penuh Lemak Jenuh

Sebagian orang pasti ingin makan enak setelah seharian berpuasa dan menahan lapar. Akan tetapi makanan enak tersebut tidak harus dalam bentuk paha ayam goreng di atas nasi putih dalam jumlah yang besar. Anda bisa mencoba mengganti menu-menu sehat seperti dada ayam panggang, dan sayur rebus macam lalapan, sup, atau sayur bening. Tentunya jangan lupa untuk mengurangi asupan gulanya. Hindari juga karbohidrat olahan seperti roti putih, nasi putih, canai atau naan. Pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, buah-buahan segar tanpa gula atau roti gandum.

Tetap Berolahraga

Puasa tak bisa dijadikan dalih untuk bermalas-malasan sepanjang hari dengan alasan menghemat tenaga. Anda harus tetap menjalankan kegiatan sehari-hari, seperti bekerja dengan semangat hingga mencari waktu untuk berolahraga. Memang Anda sebaiknya menghindari kegiatan yang menguras fisik, terlebih di bawah terik matahari. Namun bukan berarti Anda sama sekali tidak berolahraga.

Cara, alami, sehat, diet, puasa, Ramadan, langkah, tips, menurunkan, berat, badan, karbohidrat, protein, garam, bugar, olahraga, jogging, buka, sahur, menu, makanan, asupan, dewasa,

Tetap berolahraga meski sedang puasa (sumber: recsports.oregonstate.com)

Sambil menunggu saat berbuka, Anda bisa melakukan jogging atau berjalan cepat selama kurang lebih 30 menit. Nah, malam harinya, Anda juga bisa olahraga dengan intensitas sedang selama 30 menit. Misalnya dengan serangkaian burpee, sit-up, squat, dan lunge. Hal ini hanya terasa sulit pada 3 sampai 4 hari pertama saja, setelah itu Anda akan merasakan manfaatnya.

Jangan Lewatkan Sahur

Kunci untuk menurunkan berat badan saat Ramadan bukanlah makan sesedikit mungkin. Melewatkan waktu sahur bukannya akan membantu Anda tetap bugar atau mendapatkan badan ideal. Justru Anda malah bisa menjadi semakin lapar dan makin balas dendam di waktu berbuka, metabolisme tubuh pun semakin melambat. Gula darah menukik drastis dan Anda semakin merasa lemas.

Lakukan Diet Protein Tinggi dan Kurangi Asupan Garam

Apabila Anda memang benar-benar berniat menurunkan berat badan, coba konsumsi satu putih telur rebus selama sahur. Hindari makanan-makanan berminyak dan digoreng. Alternatif lainnya bisa dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, dan sertakan sumber protein sehat seperti keju dan telur. Kombinasi ini dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga tidak mudah kelaparan saat puasa.

Perlu diingat, saat sahur sebaiknya kurangi makanan asin atau tinggi kandungan garam. Karena akan membuat semakin haus saat berpuasa. Yoghurt atau lassi bisa dipilih untuk mengurangi rasa haus, juga menjaga kesehatan pencernaan.

Perhatikan Asupan Kalori

Meski waktu makan dibatasi saat puasa, namun asupan makan Anda perlu dikontrol jika Anda ingin menurunkan berat badan. Sebaiknya kurangi asupan kalori Anda sebanyak 500 kalori per hari untuk mendapatkan penurunan berat badan sebanyak 0,5-1 kg per minggu. Misalnya, total asupan kalori Anda biasanya adalah sebanyak 2000 kalori, maka Anda hanya perlu mengonsumsi sebanyak 1500 kalori saat puasa untuk mencapai penurunan berat badan.

Cara, alami, sehat, diet, puasa, Ramadan, langkah, tips, menurunkan, berat, badan, karbohidrat, protein, garam, bugar, olahraga, jogging, buka, sahur, menu, makanan, asupan, dewasa,

Makanan sehat, tanpa kalori dan karbohidrat berlebihan

Namun, jangan berlebihan dalam membatasi asupan kalori Anda. Ingat, tubuh Anda tetap membutuhkan kalori untuk melakukan fungsi normalnya. Setidaknya, Anda harus mencukupi kebutuhan kalori minimal 1200 kalori/hari untuk menjaga fungsi normal tubuh.

Kurangi Karbohidrat

Mengurangi asupan karbohidrat dan gula dari makanan adalah salah satu cara cepat menurunkan berat badan. Pola makan rendah karbohidrat dapat meningkatkan kerja metabolisme tubuh, dan membantu membakar simpanan lemak tubuh. Makan makanan rendah karbohidrat dan gula juga dapat mengurangi nafsu makan, sehingga mencegah Anda makan berlebihan.

Kebanyakan orang yang berat badannya malah naik setelah puasa, biasanya dikarenakan asupan karbohidrat dan gula yang berlebihan ketika berbuka puasa. Oleh karena itu, memilih menu buka puasa dan sahur yang rendah gula dan rendah karbohidrat bisa menjadi cara efektif menurunkan berat badan.

Orang dewasa yang sehat dianjurkan mengonsumsi karbohidrat sekitar 300-400 gram per hari. Selama diet saat puasa, asupan karbohidrat dapat dikurangi hingga setengahnya menjadi sekitar 150-200 gram. Yang perlu diingat, kebutuhan karbohidrat setiap orang mungkin berbeda, tergantung dari usia, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, tingkat aktivitas, juga kebutuhan kalori hariannya.

Sebagian besar jumlah karbohidrat yang dikurangi sebaiknya diganti dengan asupan protein yang berasal dari daging, ikan, telur, serta kacang-kacangan. Untuk membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, perbanyak juga makan serat dari sayuran dan buah serta sumber lemak yang sehat dari olahan susu, minyak kelapa, dan mentega di menu buka puasa Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*