Cara Bangun Tidur Tanpa Bantuan Alarm

bangun, pagi, tanpa, alarm, malam, hari, tidur, jam, kebiasaan, gen, biologis, fisiologis, perubahan, tubuh, jadwal, waktu, siklus, sama, di, tahapan, kurang, jam, otak, shift, manusia Bangun tidur tubuh segar bugar

Bangun pagi. Mendengar kalimat itu saja bagi sebagian orang mungkin menjadi suatu hal yang cukup berat. Walaupun Anda sudah memasang alarm berulang kali, mata mungkin masih ingin terpejam kembali.

Alasan Bisa Bangun Tanpa Alarm

Menurut penelitian Salk Institute California yang dilansir dari IDNtimes, sebenarnya tubuh memiliki alarm alami tanpa perlu bantuan alarm untuk bangun tidur. Ada beberapa alasan mengenai hal itu, di antaranya:

Di Dalam Tubuh Terdapat Gen Biologis untuk Membuat Anda Tenang di Pagi Hari

Gen biologis akan meningkatkan metabolisme setiap harinya. Gen ini memiliki fungsi fisiologis yang memberitahu tubuh sudah waktunya untuk bangun. Mekanisme gen ini bisa membantu Anda untuk bangun tidur secara otomatis, membantu menjelaskan dasar-dasar genetik tentang ketidakmampuan tidur, penuaan, dan juga penyakit kronis.

Gen KDM5A Memberi Kode Pada Protein JARID1a

JARID1a merupakan protein yang berfungsi sebagai saklar aktivasi di sirkuit biokimia yang mempertahankan ritme sirkadian. Ritme tersebut adalah biologis yang menunjukan osilasi endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam. Adanya jam biologis terutama dipengaruhi oleh protein yang disebut PERIOD (PER). Jumlah protein PER di setiap sel meningkat dan turun setiap 24 jam. Sel tersebut menggunakan tingkat protein PER sebagai indikator waktu dan memberitahu tubuh kapan harus tidur, dan kapan harus bangun.

Tubuh Bekerja Berdasarkan Rutinitas Waktu

Misalnya Anda rutin bangun pagi setiap pukul 06.00, secara otomatis di hari berikutnya, Anda kan terjaga di jam yang sama karena pengaruh gen jam biologis akibat kebiasaan. Itulah alasan mengapa tanpa alarm, Anda dapat bangun dengan sendirinya. Bangun dengan sendirinya tanpa alarm membuat Anda jauh lebih semangat dan bahagia daripada bangun dengan alarm.

bangun, pagi, tanpa, alarm, malam, hari, tidur, jam, kebiasaan, gen, biologis, fisiologis, perubahan, tubuh, jadwal, waktu, siklus, sama, di, tahapan, kurang, jam, otak, shift, manusia

Bangun sendiri, tanpa bantuan alarm

Namun bagi sebagian orang, tidak ada alasan untuk bisa bangun pagi tanpa bantuan alarm. Supaya bisa bangun lebih awal, seseorang harus menyetel alarm untuk menyala dan berbunyi hingga 10 kali setiap 5 menit sekali. Mungkin hal itu terdengar sedikit berlebihan, tetapi bisa saja terjadi.

Bangun Tidur Tanpa Alarm

Apakah ada hal yang bisa dilakukan untuk membantu seseorang bangun pagi tanpa alarm? Sebagai pemula (orang yang baru memulai cara bangun pagi tanpa alarm), masih dianggap normal apabila Anda masih membutuhkan alarm. Hal itu diutarakan oleh Daniel Barone, seorang neurologis di New York.

Di sisi lain, jika Anda biasanya terbangun beberapa menit sebelum alarm berbunyi, itu tandanya waktu tidur yang Anda miliki terbilang cukup. Dan, hal itu bukan berarti Anda tidak membutuhkan alarm lagi.

Sayangnya, menurut Dr. Barone, sebagian orang memang membutuhkan bunyi alarm (dan mungkin beberapa cangkir kopi) untuk bisa bangun, di mana hal itu mengindikasikan bahwa mereka kurang tidur. Bahkan, manusia cenderung tidur satu jam lebih sedikit waktunya daripada yang dilakukan manusia 100 tahun yang lalu.

Berkurangnya waktu tidur sebanyak satu jam mungkin kedengarannya tidak banyak, namun itu memiliki potensi komplikasi yang luar biasa, salah satunya adalah terhadap alarm untuk membuat Anda tetap bisa bangun pagi. Jadi, tidak menjadi hal yang buruk ketika Anda menyetel alarm sesuai , namun nyatanya Anda tidak memiliki cukup waktu untuk tidur, dan tanpa alarm Anda tidak bisa terbangun dari tidur.

bangun, pagi, tanpa, alarm, malam, hari, tidur, jam, kebiasaan, gen, biologis, fisiologis, perubahan, tubuh, jadwal, waktu, siklus, sama, di, tahapan, kurang, jam, otak, shift, manusia

Bangun tidur dengan bantuan alarm

Tetapi, menurut Dr. Barone, tidur dengan waktu 7-9 jam dalam waktu semalam tidak selalu membuat Anda bangun tepat waktu setiap pagi, karena REM (ini merupakan yang ditandai dengan pergerakan mata, hilangnya kekuatan otot dan mimpi tampak nyata) harus konsisten. REM disebut juga aktivitas yang tinggi dalam tubuh yang lumpuh atau paradoks. Pada saat-saat inilah mimpi-mimpi yang jelas lebih sering muncul.

Pada saat Anda tidur, otak akan bergerak melalui tahapan yang berbeda. Apa yang terjadi setelah siklus tidur sekitar satu hingga lima jam, Anda biasanya akan bangun. Apabila Anda sudah memiliki waktu tidur yang cukup, tubuh secara otomatis akan bangun. Dan, jika ternyata Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup, otak mungkin akan mengatakan sesuatu seperti ‘menunda bangun’. Hal inilah yang memungkinkan Anda bangun pagi di waktu yang sama.

Meskipun tidak ada keuntungan nyata dari menghindari alarm, tetapi bangun pagi tanpa adanya suara dari iPhone terdengar bagus. Secara teknik, Anda dapat melatih tubuh untuk bangun di sekitar waktu yang sama. Dr Barone menambahkan bahwa orang-orang yang bekerja dengan sistem shift, mungkin sulit bagi mereka untuk mengatur jam tidur. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah pergi tidur di waktu yang sama setiap malam, bahkan pada akhir pekan.

Pada saat Anda bangun, penting untuk tidak membiarkan diri tertidur kembali, karena itu akan membingungkan otak dan membuatnya berpikir mengenai saatnya kembali tertidur. Menurut Dr. Barone, otak manusia tidak seperti saklar yang bisa hidup dan mati. Anda mungkin akan bangun terlambat (tidak sesuai dengan alarm). Dan, jika memang Anda termasuk cenderung mudah tertidur, sebaiknya berjaga-jaga dengan mengatur alarm.

Di samping penjelasan di atas, menurut beberapa orang, ada cara yang bisa dilakukan untuk bisa bangun pagi tanpa alarm. Langkah awal yang perlu dicermati adalah memastikan berapa lama waktu tidur malam yang diperlukan. Setelah itu, pastikan jam tidur malam. Anda pun bisa perlahan mengubah kebiasaan tidur larut dengan memajukan jam tidur. Misalnya, Anda terbiasa tidur sekitar pukul 23.00, coba majukan 15 menit pada satu malam. Lalu memajukan lagi menjadi pukul 22.30 di minggu berikutnya. Perubahan perlahan ini memberi waktu bagi tubuh untuk membiasakan pada jadwal baru sehingga Anda tidak kesulitan untuk segera lelap di malam hari.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: