Bagaimana Cara Ampuh dan Efektif Mengobati Sunburn?

Ilustrasi: kulit merah karena berjemurIlustrasi: kulit merah karena berjemur

Bermain seharian di pantai atau berkendara tanpa memakai sunblock, seringkali membuat kulit kita terasa panas akibat terbakar matahari atau sunburn. Hasil akhir dari tersengat matahari biasanya adalah hiperpigmentasi kulit. Sehingga, tak jarang orang memiliki warna kulit yang belang, bahkan gosong. Lalu, bagaimana cara ampuh untuk mengobatinya?

Sebelum mengulas lebih dalam mengenai cara mengobati sunburn, Anda perlu mengetahui penyebab terbakarnya kulit akibat sinar matahari. Matahari memancarkan sinar yang mengandung radiasi UV (ultraviolet) yang tidak bisa dilihat secara kasat mata. Pada dasarnya, sinar UV tersebut memiliki manfaat yang baik untuk pembentukan vitamin D3 dalam tubuh. Meskipun demikian, radiasi sinar UV yang terlalu berlebihan dapat merugikan manusia.

Salah satu efek samping radiasi UV berlebihan yang sering terjadi adalah sunburn, yang membuat kulit menjadi lebih gelap.[1] Dilansir dari allure, selain dapat membuat kulit lebih gelap dan gosong, paparan sinar matahari yang berlebihan juga meningkatkan risiko kanker kulit, menyebabkan kulit keriput, dan menimbulkan flek. Untuk itu, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut jika Anda mendapati sunburn di kulit.

Menghidrasi Kulit

Cara efektif dan terbilang ampuh untuk menghilangkan efek sunburn, yaitu menghidrasi kulit. Sebaiknya, Anda memilih produk skincare berupa shooting gel agar sensasi panas akibat terbakar matahari segera hilang. Shooting gel yang biasanya berbahan dasar aloe vera atau lendir siput, memiliki sensasi dingin yang dapat menenangkan kulit akibat terbakar matahari.

Baca juga:  Update Rekomendasi Produk Foundation Viva Yang Bagus Untuk Kulit Berminyak

Sementara, jika Anda tidak memiliki shooting gel, Anda bisa menggunakan air bersuhu normal untuk membuat kulit menjadi lebih segar. Setelah Anda menghidrasi kulit, segera pakai skincare untuk memperbaiki kulit. Hal ini karena selain sensasi panas, sunburn juga dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit.

Ilustrasi: krim perawatan kulit (sumber: farmersalmanac.com)

Ilustrasi: krim perawatan kulit (sumber: farmersalmanac.com)

Minum Obat Antiinflamasi

Jika Anda mengalami sunburn yang sangat parah, mau tidak mau Anda harus minum pil anti-inflamasi. Hal ini karena salah satu gejala sunburn yaitu nyeri pada kulit. Biasanya, rasa nyeri akan datang saat kulit mulai berwarna kemerahan sebelum akhirnya berwarna kehitaman atau gosong.

Obat anti-inflamasi sangat ampuh mengatasi serta menghilangkan rasa nyeri pada kulit akibat tersengat sinar matahari. Selain itu, obat anti-inflamasi juga berperan untuk mengurangi dan mencegah pembengkakan di kulit. Contoh obat anti-inflamasi yang bisa Anda beli di apotek secara bebas adalah Advil.

Baca juga:  Rekomendasi Merk Minyak Zaitun untuk Kulit Wajah Kering

Gunakan Salep dari Dokter

Bagi Anda yang mengalami gejala kulit terbakar matahari parah hingga melepuh dan berair, sebaiknya segera menghubungi dokter dan minta resep obat steroid. Obat tersebut terbilang ampuh dan efektif untuk mengempeskan benjolan yang berair akibat sunburn. Selain itu, obat akan mencegah hiperpigmentasi pada kulit akibat bekasnya.

Untuk mencegah luka sunburn menjadi luka bakar tingkat dua ataupun infeksi pada kulit, sebaiknya Anda tidak memakai baju yang ketat atau menutupi luka. Gesekan yang disebabkan oleh kain pada kulit yang terbakar matahari dapat membuat luka menjadi lebih lebar dan meradang.

Ilustrasi: mengoleskan salep (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: mengoleskan salep (sumber: medicalnewstoday.com)

Konsumsi Vitamin C

Proses penyembuhan sunburn tidak hanya berlangsung dalam sehari, bahkan banyak yang membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mengembalikan kulitnya ke asal. Untuk mempercepat proses penyembuhan kulit yang tersengat atau terbakar sinar matahari, minumlah vitamin C setiap hari dengan dosis minimal 65 mg setiap hari.

Vitamin C akan membantu mempercepat regenerasi kulit dan membantu kulit menyembuhkan diri dengan baik. Selain itu, vitamin C konon baik untuk mencegah dan mengatasi hiperpigmentasi pada kulit. Sehingga, kulit Anda akan lebih cerah dan bersih.

Baca juga:  Sama-Sama Kolam, Apa Sih Beda Whirlpool dan Jacuzzi?

Kompres Kulit dengan Air Daun Mint

Dilansir dari merdeka.com, jika Anda merasakan sensasi panas yang terlalu menyengat akibat sinar matahari, kompres kulit Anda menggunakan air daun mint yang dicampur air mawar, apalagi jika itu terasa di kulit wajah. Segera ambil tisu atau handuk bersih dan celupkan ke dalam air daun mint dan mawar, lalu letakkan di kulit yang terasa panas.

Air daun mint dikatakan dapat menghilangkan sensasi panas di kulit karena sifatnya yang dapat menimbulkan efek dingin dan segar. Cara ini manfaatnya hampir sama ketika Anda memakai cooling gel atau shooting gel di kulit.

Itulah sejumlah cara efektif dan ampuh untuk mengatasi kulit yang terbakar akibat sinar matahari. Bagi Anda yang belum pernah mengalami sunburn, akan lebih baik untuk mencegahnya. Cara mencegah kulit gosong akibat sinar matahari juga tidak sulit, Anda hanya perlu mengoleskan tabir surya setiap akan keluar rumah.

[1] Pratiwi, Sheila & Patihul Husni. 2017. Artikel Tinjauan: Potensi Penggunaan Fitokonstituen Tanaman Indonesia Sebagai Bahan Aktif Tabir Surya. Farmaka, Vol. 15(4): 18-25.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: