Bolehkah Memakai Tabir Surya yang Sudah Kedaluwarsa? Apa Dampaknya?

Tabir Surya untuk Menjaga Kulit Tabir Surya untuk Menjaga Kulit

Liburan semakin dekat! Sudahkah Anda memikirkan destinasi wisata yang hendak dituju pada momen liburan tahun ini? Jika sudah, seperti apa persiapan yang Anda lakukan? Apabila tiket transportasi sudah di tangan dan urusan reservasi hotel sudah beres, Anda tentunya wajib mengecek lagi satu per satu barang bawaan Anda.

Apabila Anda berencana untuk bepergian ke pantai atau alam terbuka, tentunya sunscreen atau tabir surya menjadi barang bawaan yang tak boleh Anda tinggalnya. Sesuai namanya, sunblock adalah produk kecantikan yang digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Bukan sekadar menjaga kulit agar tidak terlihat menghitam atau ‘gosong’ saja, tabir surya juga dikenal mampu menapis pengaruh buruk sinar ultraviolet agar kulit Anda tidak bermasalah di kemudian hari.

Tabir surya biasanya digunakan di wajah maupun sekujur tubuh sehingga kulit benar-benar terlindungi dari sinar matahari yang menyengat. Namun karena tekstur produk tabir surya sering kali terlalu berat dan cenderung lengket, lebih banyak orang yang memutuskan menggunakan produk hand & body lotion atau pelembap yang mengandung SPF. Alhasil tabir surya yang sudah Anda beli pun terpaksa menganggur begitu saja di meja rias Anda. Apalagi jika Anda termasuk orang yang jarang berlibur, tentu penggunaan tabir surya benar-benar bisa dihitung dengan jari.

Lalu bagaimana jika tabir surya sudah kadaluarsa? Masih bisakah produk tersebut dipakai? Anda dan sebagian besar orang di luar sana mungkin termasuk seseorang yang ingin benar-benar berhemat saat liburan dan tidak ingin mengorbankan uang puluhan ribu rupiah hanya untuk membeli sebotol sunscreen yang baru. Terlebih jika Anda masih memiliki stok tabir surya di rumah meskipun sudah kedalurwarsa.

Memakai Tabir Surya

Memakai Tabir Surya

Namun perlu diketahui bahwa seperti halnya obat-obatan dan makanan, produk tabir surya yang sudah kedaluwarsa ternyata tidak dianjurkan untuk tetap dipakai. “Sunscreen benar-benar berakhir dan tidak boleh digunakan melampaui tanggal kedaluwarsa,” kata Shari Marchbein, dokter kulit bersertifikat di New York, seperti dilaporkan Allure.

“Seperti makanan, tabir surya bisa menjadi buruk dan bahan-bahannya dapat merusak, sehingga menghasilkan konsistensi berair. Tabir surya kedaluwarsa juga menjadi kurang efektif, yang berarti meningkatkan potensi ‘sunburn’, kerusakan kulit akibat sinar matahari, bintik-bintik cokelat, dan risiko berkembangnya kanker kulit,” imbuh Marchbein.

Seperti yang sudah sering Anda dengar, tanggal kedaluwarsa pada suatu produk telah diperhitungkan secara matang oleh setiap produsen. “Tabir surya diatur sebagai obat yang dijual bebas, telah diuji untuk memastikan apakah aman dan efektif sampai tanggal kadaluarsa di label,” ungkap ahli kimia kosmetik, Jim Hammer. Apabila telah melewati tanggal kedaluwarsa (expiry date), maka partikel kimia dalam tabir surya pun mulai berubah, sehingga tidak lagi efektif untuk melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Mengerikan sekali bukan?

Bayangkan saja jika Anda bakal melakukan hal yang sia-sia dan mengorbankan kulit mulus Anda hanya karena ingin berhemat demi sebotol tabir surya yang sudah kedaluwarsa. Padahal produk satu ini bukan hanya diaplikasikan di badan saja, tetapi juga diaplikasikan hingga ke kelopak mata.

Perry Romanowski, seorang ahli kimia kosmetik independen menjelaskan bahwa tabir surya yang mengandung bahan-bahan kimia seperti oxybenzone, avobenzone, dan homosalate justru dapat mengoksidasi kulit dan menjadi kurang efektif. Proses oksidasi dalam hal ini merujuk pada potensi bahwa sunscreen yang sudah kedaluwarsa justru akan membuat kulit Anda terlihat menghitam.

Memakai Tabir Surya Kedaluwarsa

Memakai Tabir Surya Kedaluwarsa

Lebih lanjut Romanowski menuturkan, tabir surya mineral yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide pada labelnya tidak memiliki permasalahan itu, namun tetap saja produk ini akan mengalami degradasi atau penurunan fungsi. Penurunan tersebut meliputi hancurnya pengawet, perubahan warna dan mungkin juga perubahan bau.

Tak hanya masalah kedaluwarsa, meski produk masih bagus secara teknis, menggunakan tabir surya dalam kondisi tangan yang kotor (apabila kemasan dalam bentuk jar) atau sering membuka-tutup kemasan juga berpotensi mengekspos tabir surya ke bakteri. Apabila bakteri tumbuh dalam tabung tabir surya, maka produk tersebut dapat menyebabkan jerawat.

Lalu kapan sebaiknya mengganti tabir surya Anda? Sebagian besar produk tabir surya biasanya dirancang bertahan selama 3 tahun. Hal pertama yang perlu Anda lakukan saat hendak membeli tabir surya tentu saja memeriksa tanggal kedaluwarsanya, pastikan jika tanggal expired-nya masih lama.

Pastikan untuk menyimpan tabir surya di suhu ruangan dan tidak terpapar langsung sinar matahari. Usahakan untuk tidak menyimpannya di dalam mobil, di tepi kolam renang, atau dalam tas dan dompet. Sebab tempat-tempat tersebut suhunya panas dan membuat tabir surya cepat rusak.

Sebelum menggunakan tabir surya, periksa terlebih dahulu konsentrasi atau tekstur tabir surya Anda untuk mengetahui adanya perubahan yang mencolok, seperti penggumpalan atau perubahan bau. Apabila tabir surya Anda mulai menunjukkan perubahan bau yang aneh, maka ini kemungkinan karena tabir surya telah terkontaminasi dengan bakteri. Pastikan produk tabir surya yang hendak Anda pakai memiliki tekstur dan aroma yang masih sama seperti pertama kali Anda beli.

Para ahli biasanya merekomendasikan Anda untuk mengganti tabir surya dengan yang baru setiap tahun. Jika ingin melindungi kulit dari paparan sinar matahari, Anda sebaiknya menggunakan tabir surya secukupnya di area tubuh yang terekspos seperti leher, tangan hingga lengan, kaki, wajah, dan sebagainya.

Anda juga bisa mengoleskan kembali tabir surya setiap 2 jam sekali agar perlindungannya lebih efektif. Penggunaan tabir surya sebaiknya dilakukan 30 menit sebelum bepergian atau terkena sinar matahari. Apabila terkena air atau berkeringat, keringkan dulu dengan handuk, lalu aplikasikan lagi tabir surya Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: